Menko Yusril Jelaskan Tujuan RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing

Menurut Menko Yusril, penyusunan RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan nasional Indonesia. Menurut dia, kehadiran propaganda dan disinformasi dapat merugikan Indonesia, seperti dengan membuat produk unggulan nasional seperti kelapa sawit dan hasil perikanan terlihat berbahaya atau tidak sehat.

"Tujuan utama dari propagandanya adalah melemahkan daya saing Indonesia demi kepentingan ekonomi pihak lain," kata Yusril. Ia menekankan bahwa RUU tersebut bukan untuk membatasi kebebasan berekspresi, melainkan untuk meningkatkan kelembagaan dan mekanisme kontrapropaganda.

Menurut dia, ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi kepentingan nasional dari propaganda asing, serta memperkuat literasi dan kepercayaan diri bangsa. Proses penyusunan RUU ini dilakukan secara terbuka dan memberikan ruang partisipasi publik.

Yusril menekankan pentingnya memahami esensi persoalan ini secara utuh sebelum membuat kebijakan, bukan menolaknya secara apriori. Ia berharap semua pihak dapat memberikan masukan yang konstruktif dalam proses penyusunan RUU ini.
 
aku setuju dengan ide Menko Yusril nih, tapi aku masih ragu-ragu tentang bagaimana cara buatnya nggak terlalu ketat, ya? kita harus bisa membedakan antara informasi yang asli dan yang bermasalah. kalau diimplementasikan dengan benar, ini bisa membantu mencegah propaganda yang berpotensi merugikan kita. tapi aku masih khawatir kalau pihak lain akan menggunakan cara konyol untuk menghancurkan RUU ini, kan?
 
Aku pikir ini penjelasan dari Menko Yusril cukup jujur, tapi aku masih bingung apa benar-benarnya tujuannya nih. Aku rasa mereka tidak ingin membatasi kebebasan berekspresi sih, tapi lebih kepada mengatur cara bagaimana kita berinteraksi dengan informasi yang dikirim dari luar negeri. Tapi apa artinya jika kita terlalu banyak membatasi itu? Kita bisa jadi hanya menutup mata dan tidak ingin tahu tentang hal-hal baru di dunia ๐Ÿ˜. Aku rasa pentingnya adalah kita harus lebih bijak dalam mengatur informasi, bukan membatasi secara total ๐Ÿ’ก.
 
Pak Menko Yusril udah ngomong kalau mau banget melindungi kepentingan nasional Indonesia dari propaganda asing, tapi aku rasa ada sesuatu yang kurang. Apa benar-benar kita harus dipersensasi kalau propaganda asing itu bukan apa-apa? Tapi aku ragu-ragu, karena ini udah jadi bagian dari strategi politik, kan?

Aku pikir ini bisa jadi cara agar pemerintah bisa mengontrol informasi yang masuk ke publik. Jika kita tidak sadar kita udah dipersensasi, maka kita bisa terjebak dalam permainan propaganda asing itu sendiri. Dan apa kata kalau propaganda asing itu bukan hanya dari luar negeri, tapi juga dari dalam negeri? Tapi aku rasa ini masih tetap bagian dari strategi pemerintah yang ingin mengontrol informasi kita...
 
Aku pikir penting banget bikin disinformasi dan propaganda asing dihentikan, tapi aku juga khawatir kalau itu bisa menghambat kebebasan berekspresi ya... Mungkin kalau giliran kita berbicara lebih lanjut tentang cara mengatur ini, aku punya ide untuk membuat aplikasi yang bikin orang bisa memeriksa kelayakan sumber informasi di internet, seperti ada logo "verifikasi" ya?
 
ada kan apa yang terjadi dgn produksi kelapa sawit dan hasil perikanan nih? kalau tidak ada regulasi, propoganda asing pasti akan berekspansi dan rusak industri kita . menurut data dari BPS, padi dan tebu masih menjadi impot utama Indonesia, tapi kemungkinan besar propoganda asing akan membuat mereka jadi tidak populer lagi ๐Ÿค‘. dan lalu bagaimana caranya kita bisa melindungi kepentingan nasional? bisa kita lihat statistik propaganda asing vs propoganda lokal juga apa sih? ๐Ÿ“Š menurut saya, pemerintah harus lebih transparan dan buka tentang data propoganda asing & lokal. jadi kita bisa membandingkannya & melihat apa yang lebih banyak. misalnya, jika 70% kalau 80% dari propaganda asing itu trus membawa konsekuensi apapun? ๐Ÿค”
 
Aku pikir itu ide bagus kan ๐Ÿค”, tapi juga pikir gampang ngerugikin kebebasan berekspresi sih ๐Ÿ˜. Aku rasa kalau propaganda asing bisa diatasi dengan cara yang lebih baik dari membuat RUU, seperti melalui pendidikan dan literasi sejak dini ๐Ÿ“š. Tapi aku juga tahu bahwa itu tidak mungkin, karena pemerintah ingin memperkuat ketahanan nasional ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ. Aku ingin lihat bagaimana kontrapropaganda yang diatur oleh RUU ini akan berjalan sih ๐Ÿค”. Aku harap RUU ini bisa menjadi solusi yang tepat, tapi juga harus ada penyesuaian agar tidak melanggar kebebasan berekspresi ๐Ÿ‘
 
๐Ÿ“Š penasaran deh, bagaimana nanti aja RUU ini bakal berdampak? siapa tahu itu akan membuat kita lebih bijak dan tidak terjebak dengan propaganda yang salah ๐Ÿค”. tapi apa yang penting adalah semua pihak bisa memberikan masukan yang konstruktif, jadi nantinya kebijakan yang dihasilkan bakal lebih baik ya ๐Ÿ˜Š.
 
Saya pikir ini penting banget! Kami Indonesia harus bisa melindungi diri dari propaganda asing itu, terutama yang buat negara kita jadi target. Saya lihat penasaran banget dengan RUU ini, tapi saya harap pemerintah bisa melakukannya dengan benar. Jangan terlalu membatasi kebebasan berbicara ya, tapi pastikan semua orang bisa berbicara bebas tanpa harus takut propaganda asing itu. Ini penting banget untuk memperkuat kepercayaan diri bangsa kita juga.
 
Disepanjang discussion tentang RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing, aku pikir salah satu hal penting yang harus diingat adalah tidak ada kebebasan berekspresi tanpa kemampuan untuk mengkritik apa pun informasi. Jika kita bisa menerima kenyataan bahwa propaganda dan disinformasi dapat merugikan negara kita, maka itu adalah langkah besar terhadap memperkuat ketahanan nasional ๐Ÿ™Œ.
 
aku pikir ini masalah yang penting banget! propaganda asing dan disinformasi yang memangga kelapa sawit dan hasil perikanan nasional itu kayaknya harus diatasi dulu ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ! kalau tidak, aku rasa ekonomi kita akan terus tergantung pada ekspor dan tidak bisa berkembang. tapi siapa tahu RUU ini bisa membuat kita lebih literasi dan percaya diri, kalau ada yang salah atau tidak jelas, kita bisa memberanikan untuk berbicara ๐Ÿ—ฃ๏ธ! aku harap pemerintah bisa memasaknya dengan bijak dan tidak kehilangan fokus dari pendidikan dan peningkatan kemampuan. kita harus menjadi netizen yang cerdas dan peduli juga ya ๐Ÿ’ก
 
"Kemenangan adalah kalah sebelum pertama kali dimulai." ๐Ÿ†
Saya pikir penting banget buat kita memahami apa yang sedang terjadi sebelum kita membuat keputusan. Kalau tidak, kita bisa jadi salah pilih dan bukan memberikan hasil yang baik untuk negara kita ๐Ÿ˜Š.
 
aku rasa ini sangat penting banget, kalau kita nggak ada RUU ini, propaganda dan disinformasi pasti akan semakin kuat, makanya pemerintah harus segera menyelesaikan penyusunan ini, supaya kita tidak terjebak dalam hal ini, dan aku harap pemerintah bisa melakukan pembahas yang lebih luas dengan masyarakat, agar semua orang bisa memahami apa itu propaganda dan bagaimana cara mengatasiinya. ๐Ÿ™Œ๐Ÿ’ก
 
Makasih ya gue bisa dipikirin tentang pentingnya penanggulangan disinformasi dan propaganda asing ๐Ÿค. Gue rasa kalau pemerintah benar-benar ingin melindungi kepentingan nasional, maka harus ada langkah strategis seperti ini. Tapi, gue juga khawatir tentang efektivitas RUU ini, apakah benar-benar semua orang bisa memberikan masukan yang konstruktif dalam proses penyusunan? Gue harap pemerintah bisa memastikan agar kebebasan berekspresi tidak terganggu, dan semua pihak bisa bekerja sama untuk meningkatkan literasi dan kepercayaan diri bangsa ๐Ÿ™.
 
kembali
Top