Mendagri Ungkap Minat BUMD Manfaatkan Kayu Sisa Banjir Sumatra

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, meluncurkan inisiatif untuk mengubah kayu gelondongan yang tersisa di wilayah Sumatra setelah banjir menjadi sumber daya ekonomi. Pemerintah memanfaatkan kayu-kayu kecil itu sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau untuk industri lokal seperti pembuatan batu bata.

Banyak warga telah menggunakan kayu gelondongan besar untuk memperbaiki rumah dan jembatan mereka. Namun, masih banyak yang tersisa di daerah terdampak banjir. Kepala daerah kemudian mengusulkan agar pemerintah memberikan arahan untuk mengelola kayu-kayu kecil tersebut.

"Karena selama ini susah cari kayu. Boleh enggak ambil kayu?" kata Tito saat Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Jakarta. Ia juga menyebutkan bahwa pemanfaatan kayu tersebut telah mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat maupun penanganan bencana.

Gubernur Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat meminta sedapatnya dulu agar data perbaikan rumah warga dapat diverifikasi sebelum dibiayai. Pencairan diperbolehkan dilakukan setelah data yang telah diverifikasi dan diberikan kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan Kemenkeu (Kementerian Keuangan).

Tito menegaskan bahwa penanganan bencana di Sumatra memiliki tantangan tersendiri karena lokasi warga terdampak tersebar di wilayah pegunungan dan daerah terpencil.
 
Gue pikir kayak gue, pemerintah sudah lama ngawinya buat mengubah kayu gelondongan menjadi bahan bakar atau industri lokal. Sekarang aja pemerintah mulai lakukan. Tapi, apa yang pertama-tama harus dilakukan adalah konsultasi dengan warga terlebih dahulu. Jangan cuma paksa warga ambil kayu tanpa ada pilihan. Warga yang menggunakan kayu itu untuk memperbaiki rumah, jembatan, dan lain-lain sudah memiliki kebutuhan akan kayu. Maka dari itu, konsultasi itu penting sekali agar tidak ada kesalahpahaman.

Dan, apa yang pertama-tama harus dilakukan adalah mengumpulkan data terlebih dahulu sebelum membiayai proyek pengolahan kayu. Tidak bisa dipungut dana jika tidak ada pengetahuan apa yang harus dibuatkan dari data itu juga.
 
ini kayaknya kayaknya kayu gelondongan banjir jadi sumber daya, tapi aku rasa gokil banget kalau harus ambil dari warga, mau enggak ya, sih... aku lihat ini bukan mainan, tapi tapi gampang aja, kira aja kayaknya ada orang yang mau ambil kayu gelondongan itu, atau kira aya ada organisasi yang mau help bawa ke tempat warga.
 
Aku pikir kayak gue, pemerintah seharusnya lebih cepat sih dalam mengelola kayu gelondongan yang tersisa banjir. Saya tahu banyak warga masih perlu bantuan untuk memperbaiki rumah dan jembatan mereka. Tapi kalau pemerintah langsung memberikan arahan untuk mengelola kayu kecil, berarti bisa membantu warga lebih cepat sih dalam memulihkan hidup mereka.

Tapi aku juga tahu lokasi warga terdampak banjir di Sumatra tergolong sangat sulit. Jadi kalau pemerintah mau mengelola kayu kecil itu, harus ada rencana yang matang sih untuk memastikan bahwa bantuan tersebut bisa sampai ke tempat yang benar. Misalnya kayak gue, koordinasi dengan BNPB dan Kemenkeu sudah cukup buat nanti sih.
 
aku pikir ini gampang banget sih, kalau pemerintah mau ambil kayu kecil yang masih ada di daerah terdampak banjir. kalau warga sudah nggak punya aja, kayaknya pemerintah boleh ambil kayakannya. tapi, aku juga memahami bahwa ada yang harus diverifikasi dulu, kayaknya tidak usah nggak nanya kawasan terlebih dahulu. dan walaupun di Aceh dan Sumatera ada yang bilang kalau data harus diverifikasi dulu, tapi aku pikir itu karena bisa dipertimbangkan sih.
 
omg banget kan? kayaknya pemerintah udah bikin rencana yang bagus buat mengelola kayu gelondongan setelah banjir di Sumatra! kayaknya bisa menghemat biaya dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. saya rasa kalau data yang dihasilkan nanti akan lebih akurat dan lengkap, sehingga pencairan dana tidak salah. tapi sepertinya kabarku ada yang belum jelas sih, misalnya bagaimana proses pelibatan warga dalam pengelolaan kayu gelondongan itu? kayaknya perlu diatur dengan hati-hati agar tidak terjadi masalah sama sekali! 💚🌿
 
Gini kayaknya, kalau kayak kayu gelondongan punya nilai jual yang tinggi, kenapa pemerintah harus lakukan ini? Ada yang bilang kayak kayu kecil itu masih ada gunanya di alam, tapi kalau digunakan buat industri maka tidak masalah. Yang penting adalah kesejahteraan rakyat dan rehabilitasi daerah terdampak banjir 😊. Tapi mungkin pemerintah harus mempertimbangkan dampak jangka panjang kayaknya.
 
kembali
Top