Mendagri Tito Instruksikan Percepat Alokasi APBD Daerah Bencana

Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, menuntut pemerintah pusat untuk mempercepat penyaluran Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ke daerah-daerah yang terdampak bencana. Menurut Tito, penyaluran APBD yang cepat sangat penting agar daerah-daerah tersebut dapat memiliki modal sendiri untuk membeli peralatan di kantor-kantor dinas yang rusak akibat bencana.

"Kalau kita semua dari pusat, kita berikan dari apa, minta semua dari Satgas, minta dari kementerian, nggak. Mereka juga punya APBD," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Penanggulangan Pascabencana DPR RI dengan Pemerintah di Banda Aceh.

Tito menjelaskan bahwa persyaratan utama penyaluran APBD harus dipercepat, tidak hanya disebarkan tetapi juga segera dikirimkan. Dalam beberapa daerah sudah dilakukan pembersihan kantor-kantor dinas, namun masih memerlukan anggaran untuk pembelian mebeler dan perangkat elektronik.

"Mengapa kita harus menyulapnya? Karena stafnya semua nggak ada di sana," katanya.
 
Gue pikir ini penting banget, kalau APBD diteruskan cepat-cepat bisa membantu daerah yang terdampak bencana buat memperbaiki kantor-kantor dinasnya. Kalau tidak, gue takut kantor-kantor tersebut masih dalam keadaan rusak dan staf-stafnya harus terus bekerja di luar waktu. Gue juga khawatir kalau jika giliran daerah lain datang, mereka pasti akan meminta bantuan dari pusat, bukan? Jadi, perlu ada koordinasi yang tepat antara Satgas dan pemerintah pusat agar APBD bisa segera dikirimkan ke daerah-daerah yang membutuhkannya.
 
aku pikir itu wajar banget sih, gak bisa dipernahya kalau daerah-daerah yang terkena bencana ini masih terus-menerus harus mendapatkan bantuan dari pusat. kayaknya perlu ada batas waktu tertentu agar mereka bisa memiliki kekuatan sendiri untuk mengurus nyata-nyata. tapi ayo, jangan lupa kirim APBD segera aja, nggak perlu terlalu panjang lebar banget ya 🙄
 
Gue rasa kalau pemerintah harus mau mendesak penyaluran APBD ke daerah-daerah yang terdampak bencana, tapi gue juga rasa kalau mereka harus memastikan bahwa daerah-daerah tersebut memiliki budget sendiri sebelum mendesak. Kalau ada kesepakatan, mungkin pemerintah bisa memberikan bantuan untuk membantu daerah-daerah itu mempersiapkan APBD mereka sendiri.

Gue juga rasa kalau ini bukan soal siapa yang salah, tapi soal efisiensi dan koordinasi. Kalau semua orang di pusat dan Satgas berbicara satu-satu, mungkin tidak ada hasil yang maksimal. Gue berharap pemerintah bisa mau mendesak penyaluran APBD, tapi juga memastikan bahwa daerah-daerah tersebut memiliki kemampuan untuk mengelolanya sendiri nanti. 🤔
 
Masing-masing orang punya kebutuhan yang berbeda-beda, kayaknya pemerintah harus mendesak agar APBD bisa datang cepat, supaya daerah-daerah yang terkena bencana bisa memperbaiki kantor-kantor dinasnya sendiri. Tapi apa sih kecepatan itu? Apakah 1 minggu sudah cukup atau perlu lebih lama lagi? Saya rasa penting juga untuk mengevaluasi bagaimana penyaluran APBD digunakan di daerah-daerah yang terkena bencana, supaya tidak ada yang kehilangan daya saing.
 
Bisa dibilang kalau gini kebanyakan pejabat punya kebiasaan memanggil, tapi kalau mereka benar-benar serius, segera kirim APBD, nggak mau tunggu-lag. Banyak daerah yang sudah dikebasih kantor dinas-nya, tapi masih pending ada uang untuk mebel dan peralatan. Mungkin kalau sekarang banyak pejabat dari pusat, kabar baiknya adalah mereka tidak lupa kebutuhan daerah.
 
Gue pikir itu ide yang bagus banget, tapi juga kayak gue bilang kalau kita harus berhati-hati dulu, nggak ingin sembarangan aja. Kalau kita terlalu cepat, mungkin ada yang salah pula, kan? Tapi, kalau kita tidak cepat, maka tentu gue rasa tidak masuk akal juga, karena yang dibutuhkan itu uang, dan kalau tidak ada uang, maka bagaimana caranya. Gue punya ide banget, kita bisa membuat program pembangunan daerah yang jelas dan terstruktur, seperti bagaimana cara kerja APBD, dan bagaimana caranya mendistribusikan uang tersebut. Jadi, bukan cuma sembarangan aja, tapi ada strategi, kayaknya.
 
Bener-bener kan, semoga pemerintah bisa segera mempercepat penyaluran APBD ke daerah-daerah yang terdampak bencana 🤞. Kalau tidak, bagaimana mereka bisa melawan dampaknya? Tapi aksi nyata dari Satgas itu harus diteruskan oleh pemerintah pusat. Mereka juga harus memperhatikan keterampilan dan pengalaman dari para pekerja yang sudah ada di daerah tersebut. Jangan sampai semuanya terbuang sia-sia 🤦‍♂️.
 
gampang banget sih, pemerintah harus lebih cepat dalam memberikan APBD ke daerah yang terkena bencana... kalau tidak, gak bisa nyaman ya... mereka udah lama tidak bisa membeli peralatan apa pun karena kurang uang... segera dikirimkan aja itu yang penting, nggak perlu menunggu lama-lama...
 
Wah, kayaknya pemerintah punya kesempatan yang baik untuk mempercepat penyaluran APBD ke daerah-daerah yang terkena bencana. Tapi, apalagi kalau harus percaya pada kemampuan satgas dan kementerian, aku ragu-ragu banget 😒. Kalau sudah ada APBD, apa lagi yang dibutuhkan? Mungkin nanti pemerintah punya rencana untuk memindahkan staf-staf dari daerah lain ke daerah-daerah tersebut... tapi siapa tau nanti gak ada staf yang mau pindah 🤷‍♂️. Dan kalau tidak, maka bagaimana kalau gak ada uang untuk membeli mebeler dan perangkat elektronik? Aku rasa harusnya lebih cepat dan pasti dari awal 😡.
 
aku pikir kalau gini terjadi lagi, kayak banget sih, gila apa aja kita serius nggak... memang benar-benar penting sih penyaluran APBD, tapi nggak bisa juga kita tunggu sampai kapan? aku lupa siapa yang mau membantu siapa, tapi apa yang pasti, banyak orang di Aceh yang terjebak di dalam bencana itu, dan kayaknya kita harus buat cara yang lebih cepat aja agar mereka bisa melanjutkan kehidupan normalnya.

aku sendiri pernah melihat pengalaman serupa ketika gusik banget karena tanah longsor di kampungku, tapi malah siapa yang membantu aku cuma adik lama yang sibuk sama pekerjaannya, kan? jadi nggak terlalu berani ngejar aja siapa yang tidak mau membantu, kayaknya kita harus buat koordinasi yang lebih baik dulu.
 
aku bilang ya kan kalau gini terjadi, kita butuh cepat aja pengalaman ini jadi realitas ya. kalo tidak sih, gini terus terjadi dan daerah-daerah itu pasti paling kesepian dulu. aku rasa Mendagri Tito Karnavian sangat bijak banget. dia punya solusi yang bagus dan aku setuju dengan dia. kalau pemerintah pusat bisa segera menyalurkan APBD ke daerah-daerah itu, tentu aja proses rehabilitasi dan rekonstruksi bisa dilakukan lebih cepat dan efisien. aku harap pemerintah bisa mendengar pendapatnya dan segera bertindak.
 
Maksudnya sih apa yang dia maksud dengan itu... kalau APBD tidak cepat keluar, daerah-daerah terdampak bencana pasti malas memperbaiki kantor-kantor dinas yang rusak, kan? Mereka cuma nggak punya uang untuk membeli peralatan baru, aja. Dan kalau giliran mereka minta, apa lagi, sih? Kalau kita semua dari pusat, kita nggak bisa langsung berbagi keuntungan dari APBD yang kita keluarkan. Bayangkan nanti kantor dinas di daerah terdampak bencana itu malah menutup aja karena tidak ada dana untuk membeli peralatan...
 
"Yo, apa sih lama lagi gini? Kita sudah 2-3 minggu kemarin bencana itu terjadi dan masih nggak ada anggaran apa pun untuk daerah yang rusak? Kalau kita mau nyamanin pekerja mereka, kita harus segera. Bisa buat kita semua sedih jika staf-staf di kantor dinas harus jalan-jalan cari modal sendiri. Aku rasa pemerintah pusat harus lebih cepat nih, jangan hanya nggak ada apa-apa" 😒
 
aku rasa kalau gini sumber APBD tidak cukup banyak, tapi sih kita harus terus mendukung daerah yang terkena bencana, supaya mereka bisa segera memulihkan kondisi kantor-kantor dinasnya 😊. aku pikir itu penting juga untuk meningkatkan kemampuan masyarakat di daerah tersebut agar lebih siap menghadapi bencana lainnya di masa depan 💪.
 
Wah, gini juga kayaknya benar, kalau APBD diteruskan lama aja daerah-daerah yang terkena bencana pasti jadi makin kesusahan. Saya pikir pemerintah harus segera mempercepat penyaluran anggaran ke daerah-daerah tersebut, agar mereka bisa langsung membeli peralatan dan mebeler di kantor-kantor dinas yang rusak. Kalau tidak, pasti akan jadi makin sulit baginya untuk beroperasi, bukan?
 
Tapi kenapa jadi begitu lama sih, kabar baiknya dulu kalau ada anggaran yang dikirim, tapi kira-kira masih 1-2 minggu lagi kok 😐. Kalau daerah sudah bisa beli mebeler dan perangkat elektronik, aja mau buat kantor dinas itu nyaman juga nih 🤔. Tapi nggak jadi, kabar baiknya punya APBD juga, sih kayaknya bantuan dari pusat tidak cukup 😊.
 
kembali
Top