Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, menuntut pemerintah pusat untuk mempercepat penyaluran Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ke daerah-daerah yang terdampak bencana. Menurut Tito, penyaluran APBD yang cepat sangat penting agar daerah-daerah tersebut dapat memiliki modal sendiri untuk membeli peralatan di kantor-kantor dinas yang rusak akibat bencana.
"Kalau kita semua dari pusat, kita berikan dari apa, minta semua dari Satgas, minta dari kementerian, nggak. Mereka juga punya APBD," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Penanggulangan Pascabencana DPR RI dengan Pemerintah di Banda Aceh.
Tito menjelaskan bahwa persyaratan utama penyaluran APBD harus dipercepat, tidak hanya disebarkan tetapi juga segera dikirimkan. Dalam beberapa daerah sudah dilakukan pembersihan kantor-kantor dinas, namun masih memerlukan anggaran untuk pembelian mebeler dan perangkat elektronik.
"Mengapa kita harus menyulapnya? Karena stafnya semua nggak ada di sana," katanya.
"Kalau kita semua dari pusat, kita berikan dari apa, minta semua dari Satgas, minta dari kementerian, nggak. Mereka juga punya APBD," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Penanggulangan Pascabencana DPR RI dengan Pemerintah di Banda Aceh.
Tito menjelaskan bahwa persyaratan utama penyaluran APBD harus dipercepat, tidak hanya disebarkan tetapi juga segera dikirimkan. Dalam beberapa daerah sudah dilakukan pembersihan kantor-kantor dinas, namun masih memerlukan anggaran untuk pembelian mebeler dan perangkat elektronik.
"Mengapa kita harus menyulapnya? Karena stafnya semua nggak ada di sana," katanya.