Masuk Bursa sejak 2025, Danantara 'Spill' Ciri Saham yang Dibeli

Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, mengakui bahwa perusahaan lembaganya telah memasuki pasar modal dan mengoleksi saham. Namun, langkah tersebut tidak dilakukan dengan bersemangat untuk mencegah spekulasi yang menyesatkan pasar.

Menurut Pandu, Danantara telah berinvestasi setiap hari di pasar modal sejak akhir tahun lalu. Meski demikian, perusahaan tersebut tetap diam-diam mengenai kegiatan investasinya karena tidak ingin memicu spekulasi yang dapat merusak pasar.

Pandu menyatakan bahwa Danantara akan terus berinvestasi dengan strategi yang bijak dan mempertimbangkan tiga pilar utama, yaitu mencari saham dengan fundamental yang baik, likuiditas yang baik, dan nilai yang baik. "Jadi fundamental, liquidity and value," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa barometer pasar modal adalah kepercayaan investor. Selain itu, Pandu mengingatkan pentingnya komunikasi yang jelas dan tegas dari regulator untuk menenangkan pasar. Menurutnya, pasar modal adalah cara tercepat untuk mengekspresikan kepercayaan terhadap pasar.

Pandu juga menyangkal tuduhan adanya praktik menggoreng saham dan menyatakan bahwa masalah mendasarinya adalah aturan main yang tidak tepat. Ia mengatakan bahwa tanggung jawab untuk memperbaiki ekosistem pasar modal berada di tangan regulator.

Danantara hanya beroperasi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, menurut Pandu. Jika investor ingin perubahan aturan, maka mereka harus mengajukan pertanyaan kepada regulator, bukan menyalahin aturan tersebut. "Kami tidak dapat mencampuradukkan peran regulator dan pelaku pasar. Oleh karena itu, di sini kami mendorong regulator untuk dapat bersikap tegas dalam berkomunikasi," ucapnya.

Pandu berharap adanya pasar modal yang lebih dalam, sehat, dan baik. Ia menilai langkah MSCI tepat dan harus disikapi dengan bijak, bukan dengan defensif. "Menurut saya, apa yang MSCI lakukan pas, tepat. Saya serahkan balik ke regulator," katanya.

Dalam keseluruhan, Pandu Sjahrir menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dan tegas dari regulator untuk menenangkan pasar dan memperbaiki ekosistem pasar modal.
 
Gampang ngetik aja, tapi harus fokus banget. Masalah spekulasi di pasar modal sebenarnya masalah besar ya... 🤔 Kalau investor terlalu banyak menyesatkan diri sendiri, itu tidak baik. Danantara harus berinvestasi dengan bijak, jangan sampai merusak pasarmu. 📈 Pasti yang penting adalah komunikasi regulator yang tegas, kalau mereka bisa berkomunikasi yang jelas dan tegas, nanti pasar modal pasti stabil aja... 💪 Saya setuju dengan Pandu, MSCI langkah yang tepat, tapi harus disikapi dengan bijak juga... 🤝
 
Bisa dibilang kalau MSCI itu pas banget, tapi kita harus fokus untuk menjadi investor yang bijak juga, ya? Jangan sampai kita terjebak dalam spekulasi yang salah. Danantara yang punya strategi yang bijak ini pasti bisa jadi contoh bagus untuk investor lain, tapi kita harus berkomunikasi dengan regulator agar aturan mainnya benar-benar tepat dan tidak memicu spekulasi yang buruk lagi. Kalau regulator bisa bersikap tegas dan transparan, maka pasar modal ini bisa menjadi lebih baik, ya? 🤔💰
 
pasar modal di indonesia masih banyak yang nggak percaya dengan investor yang baru masuk 🤔. kalo mau terus maju, biar investor nggak jatuh dalam spekulasi yang menyesatkan lagi 😬. regulator harus berkomunikasi yang jelas dan tegas, nggak bisa cuma diam-diam🙅‍♂️. danantara juga bule-bule kalau nggak berinvestasi dengan strategi yang bijak 💸.
 
Gue pikir sih kalau si Danantara udah mulai nyaman banget di pasar modal, tapi gue rasa masih ada yang perlu ditekanin. Kalau investor udah terlalu percaya diri, toh si MSCI udah lama juga bisa melakukannya. Tapi jadi keberuntungannya, gue rasa regulator yang jujur banget, jadi jika ada kesalahan, mereka langsung berbicara dan memperbaiki. Sedang kalau di pasar modal, gue rasa banyak lagi yang perlu diperhatikan, misalnya sih apakah ada yang melakukan manipulasi harga? Gue tidak tahu apa-apa, tapi mungkin regulator bisa membuat aturan yang lebih ketat, jadi investor tidak bisa bermain-main.
 
Gue pikir kalau gue harus berinvestasi di pasar modal, pasti harusnya coba lihat fundamental terlebih dahulu. Apa aset itu penting buat perusahaan, kapan mau jual atau beli. Jangan sampai ikut main spekulasi ya, bisa jadi kekalahin investor lain. Danantara nggak salah, mereka cuma harus berkomunikasi dengan lebih jelas dulu, siapa tahu pasar modal jadi lebih stabil aja 😊
 
🤔 kalau ni sih, investor harus lebih bijak dan tidak terburu-buru aja kayak itu 🤑. perusahaan lembaga seperti Danantara harus berkomunikasi dengan jelas juga, biar investor nggak salah kesimpulan aja 😅. tapi sepertinya mereka sudah lakukan yang tepat, ya? 🤓 sekarang giliran regulator untuk bertindak 🙏.
 
kembali
Top