Masuk Bursa sejak 2025, Danantara 'Spill' Ciri Saham yang Dibeli

Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, mengatakan bahwa lembaganya telah memasuki pasar modal dan memperoleh beberapa saham. Namun, langkah ini tidak diumumkan secara agresif untuk mencegah spekulasi yang memdistorsi pasar. Menurutnya, perusahaan tersebut sudah mulai berinvestasi pada akhir tahun lalu dan telah berusaha untuk diam-diam dalam proses ini.

Meski mengakui adanya keruntahan di pasar modal dalam dua hari terakhir, Pandu menyatakan bahwa Danantara akan terus berinvestasi dengan strategi yang bijaksana. Keputusan investasi akan disesuaikan dengan kondisi pasar dan sangat mempertimbangkan tiga aspek utama yaitu fondasi, likuiditas, dan nilai.

Pandu menjelaskan bahwa barometer pasar modal adalah kepercayaan investor dan menyoroti pentingnya komunikasi yang jelas dari regulator untuk menenangkan pasar. Ia juga mengatakan bahwa perusahaan tersebut tidak dapat mencampur aduk peran regulator dan pelaku pasar.

Pada kesempatan Prasasti Economic Forum 2026 di Jakarta, Pandu menyambut langkah MSCI yang membekukan rebalancing indeks beberapa saham Indonesia. Ia menilai langkah ini tepat dan harus disikapi dengan bijak bukan dengan defensif. Menurutnya, pasar modal adalah cara tercepat untuk mengekspresikan kepercayaan investor.

Pandu juga mengingatkan bahwa tudingan adanya praktik menggoreng saham sering jadi sorotan para pelaku pasar modal. Namun, menurutnya, masalah mendasarinya terletak pada aturan main bukan pada pelaku yang beroperasi di dalamnya.

Dalam konteks ini, Pandu menyatakan bahwa tanggung jawab untuk memperbaiki ekosistem pasar modal berada di tangan regulator. Ia juga menegaskan bahwa perusahaan tersebut hanya memainkan aturan main yang ada dan jika investor tidak suka dengan aturan mainnya, maka harus disesuaikan.

Posisi Danantara di bursa hanya sebagai partisipan pasar yang tunduk pada regulasi yang ada. Pandu menggarisbawahi pemisahan peran yang jelas antara regulator sebagai penentu aturan dan pihaknya selaku investor.
 
Pasar modal Indonesia kayaknya butuh sedikit kebijakan lebih matang deh, nih 🤔. Jadi bukan cuma regulator yang membuat aturan main, tapi juga perusahaan-perusahaan seperti Danantara harus berperan dalam menjaga ekosistem pasar modal agar tetap stabil dan seimbang. Kalau gini langkah MSCI untuk membekukan rebalancing indeks beberapa saham Indonesia sebenarnya sangat tepat kok! 🙌
 
Saya pikir itu kunci dari masalah pasar modal, ya! Jangan buat spekulasi yang makin pasarnya distorsi, kan? Danantara gue lihat positif banget kalau mereka berinvestasi dengan bijaksana, tapi juga jangan lupa bahwa regulator harus ngerapati pasar dan menenangkan investor. Saya setuju kalau barometer pasar modal itu penting, tapi juga perlu komunikasi yang jelas dari pihak regulator. Danantara gue lihat mereka sudah ngerespons dengan bijak saat MSCI mengbekukan rebalancing indeks beberapa saham Indonesia. Saya rasa ini bisa mengekspresikan kepercayaan investor dengan cara yang cepat, kayaknya tidak akan ada spekulasi yang makin pasarnya distorsi. Dan saya setuju kalau aturan main bukan yang utama, tapi perusahaan seperti Danantara hanya memainkan aturan yang ada, kan?
 
🤔 Pasar modal Indonesia sedang seperti air di pagi hujan, tidak stabil sama sekali. Pertanyaannya, apa yang bisa dilakukan untuk membuatnya lebih stabil? Menurutku, perlu ada komunikasi yang jelas dari regulator tentang aturan mainnya. Jika investor tahu dengan pasti apa yang diperlukan dari mereka, maka spekulasi dapat menurun dan pasar menjadi lebih stabil.

Saya juga pikir perusahaan seperti Danantara harus memainkan peran yang jujur dalam menyampaikan strategi investasinya. Jangan sampai mereka mencampur aduk dengan informasi yang salah atau tidak akurat, karena itu akan membuat investor kehilangan kepercayaan. 📈

Tapi, apa yang paling penting adalah tanggung jawab regulator untuk memperbaiki ekosistem pasar modal. Mereka harus menyesuaikan aturan mainnya dengan perubahan pasar dan memastikan bahwa investor dapat beroperasi dengan stabil. Jika kita semua bekerja sama, maka pasar modal Indonesia akan menjadi lebih baik. 💼
 
Lagi-lagi masalah itu kayak gampang buat terjadi di pasar modal, kan? 🤦‍♂️ Saya pikir langkah MSCI untuk membekukan rebalancing indeks beberapa saham Indonesia adalah keputusan yang tepat, tapi juga harus disesuaikan dengan kondisi pasar. Tapi apa sih yang bikin investor asyik mencampur aduk? 🤔 Mungkin perlu regulator berbicara lebih jelas lagi agar investor tidak salah paham. Danantara juga kayaknya sudah melakukannya dengan bijaksana, tapi masih ada keruntahan di pasar modal, kan? 😬
 
Saya rasa kalau kamu lihat situasinya, pasaran itu seperti kawanan sapi yang sedang berlari... tapi siapa yang memimpin? 🐴📈 Kalau regulator mau nyaman banget dengan aturan main yang ada, maka perusahaan pun tidak bisa dipaksa untuk berubah. Tapi kalau kamu ingin pasar modal jadi lebih stabil dan terjamin, maka harus ada perubahan.
 
Saya pikir salah satu masalahnya adalah kita seringkali memikirkan pasar modal seperti laba atau kehilangan, tapi sebenarnya itu bukan hal apa-apa. Yang penting adalah bagaimana kita bisa saling menghormati dan saling memahami. Misalnya, jika ada perusahaan yang berinvestasi dengan bijaksana, kita harus mengakui itu dan tidak langsung menuduh mereka mencampur aduk peran regulator dan pelaku pasar.

Saya rasa itu sudah menjadi kebiasaan dalam industri ini. Kita seringkali membawa tuduhan tanpa memikirkan konsekuensinya. Mereka yang berinvestasi harus dipertanggungankan atas risiko mereka sendiri, tapi kita juga harus mengakui bahwa mereka tidak bisa menunda-nundanya dengan satu-satunya cara yaitu meningkatkan harga saham mereka.

Dan saya pikir itu juga masalah kita sebagai investor. Kita seringkali terlalu fokus pada bagaimana kita bisa memaksimalkan keuntungan kita, tapi sebenarnya itu bukan hal utama dalam investasi. Yang penting adalah bagaimana kita bisa memahami pasar dan membuat keputusan yang bijaksana.

Saya tidak percaya bahwa MSCI harus membekukan rebalancing indeks beberapa saham Indonesia. Mungkin itu langkah yang tepat bagi mereka, tapi saya juga pikir kita harus mempertimbangkan dampaknya pada perusahaan-perusahaan di Indonesia.
 
Wow 😮, kalau pas pembubaran pasar modal nanti siapa aja yang bakal mewarisi kekuasaannya? 🤔 Interesting 💸. Menurutku, langkah MSCI yang menghentikan rebalancing indeks beberapa saham Indonesia itu pasti tepat, tapi kita harus lihat bagaimana regulasi ini bisa diterapkan dengan baik di pasar modal yang banyak spekulasi 💡.
 
Pasar modal Indonesia kayaknya butuh lebih transparan lagi, ya 😊. Jika lembaga seperti Danantara mulai berinvestasi tanpa ngumumkan secara agresif, itu bisa jadi sumber spekulasi yang tidak baik. Maka dari itu, regulator harus lebih aktif dalam mengatur pasar dan memberikan informasi yang akurat kepada investor. Jangan biarkan pihaknya menjadi penentu aturan saja, tapi juga harus mendukung investor agar mereka bisa membuat keputusan yang bijak dengan informasi yang lengkap 💡.
 
Kalo kita lihat dari sudut pandang investasi, gini ya. Danantara memasuki pasar modal dan mendapatkan saham, tapi itu bukan berarti ada kebijakan yang salah. Mereka sudah mulai berinvestasi akhir tahun lalu dan berusaha diam-diam, jadi nggak bisa dipprediksi. Tapi aku pikir kalau mereka sudah masuk, harusnya juga diberitahu kepada masyarakat, biar tidak ada spekulasi yang mempolusi pasar.

Aku rasa langkah MSCI yang membekukan rebalancing indeks beberapa saham Indonesia itu tepat. Karena ini akan membuat pasar modal lebih stabil dan menenangkan kepercayaan investor. Dan sepertinya mereka punya strategi yang bijaksana dalam berinvestasi, karena tidak ada tanda-tanda bahwa mereka ingin mencampur aduk peran regulator dengan pelaku pasar.

Tapi aku pikir salah satu masalahnya adalah ketika ada tudingan adanya praktik menggoreng saham. Kalau kita lihat dari sudut pandang aturan main, itu gak terlalu berat. Karena yang harus diubah adalah aturan main bukan pelaku pasar itu sendiri. Dan aku pikir regulator harus bertanggung jawab untuk memperbaiki ekosistem pasar modal, bukan pihak investor seperti Danantara yang hanya memainkan aturan yang ada.
 
Sudah capek banget sama spekulasi di pasar modal, kan? Saya rasa harus ada komunikasi yang lebih jelas dari regulator tentang apa-apa yang terjadi. Kalau tidak, maka akan terus berdatangan spekulasi dan membuat pasar modal menjadi tidak stabil. Danantara juga perlu diingat bahwa mereka hanya memainkan aturan main yang ada, jadi kalau investor tidak suka dengan itu, maka harus disesuaikan juga. Yang penting adalah fondasi, likuiditas, dan nilai dari saham-saham yang dipilih. Saya harap regulator dapat mengatur pasar modal agar lebih stabil dan seimbang. 🤔💰
 
Pasar modal Indonesia ini terus berkelupas. Maksudnya, siapa pun yang mau ikut main di sini harus siap untuk menerima risiko yang besar. Tapi apakah kita benar-benar tahu apa yang sedang dilakukan oleh investor seperti Pandu Sjahrir dari Danantara? Kita tidak bisa dipastikan karena informasi ini selalu saling memengaruhi dan membuat spekulasi berlebihan.

Saya rasa langkah MSCI untuk membekukan rebalancing indeks beberapa saham Indonesia ini adalah langkah yang tepat. Karena, di sini ada perbedaan antara investor yang benar-benar menguasai pasar dan yang hanya ingin memainkan peran yang tidak sepenuhnya mereka pahami. Yang jelas adalah pasar modal adalah cara tercepat untuk mengekspresikan kepercayaan investor, tapi apakah kita benar-benar siap untuk menanggung risiko tersebut?

Pandu Sjahrir juga benar-benar ingin mengingatkan agar tidak ada praktik yang salah di pasar ini. Tapi, saya rasa kunci dari masalah ini bukan hanya pada pelaku pasar, tapi juga regulator yang harus memastikan aturan main yang tepat untuk berlaku. Karena, jika kita semua bisa memahami dan menerima aturan main yang ada, maka kita bisa menikmati keuntungan dari pasar modal ini. 💡
 
Gue tidak biasa komentar ini, tapi aku pikir perlu dibicarakan... Aku bingung kenapa pasar modal Indonesia masih jadi seperti ini 😕. Jadi ada yang dikatakan bahwa langkah MSCI membekukan rebalancing indeks beberapa saham Indonesia tepat, tapi apa yang terjadi dengan mereka yang berinvestasi di pasar modal? Gue rasa perlu komunikasi yang lebih baik dari regulator agar investor tidak jadi khawatir. Dan aku pikir perusahaan-perusahaan seperti Danantara harus lebih transparan dalam kegiatan mereka 🤔. Aku juga pikir ada kesempatan bagi kami untuk belajar dari kesalahan-kesalahan di pasar modal, tapi gue rasa masih banyak yang belum dipahami. Aku harap bisa melihat perubahan yang positif di masa depan 🤞
 
Pasar modal Indonesia terus bergerak dengan cepat, tapi kadang-kadang seperti tidak ada atap untuk menenangkan kepanikan para investor 🤯. Saya pikir kalau perusahaan harus berinvestasi di pasar modal itu bukanlah masalah, tapi bagaimana caranya kita bisa melakukan investasi dengan bijaksana dan memahami kondisi pasar yang sebenarnya 💡.

Tapi, sayangnya ada banyak orang yang hanya tertarik untuk mendapatkan keuntungan tanpa perlu memahami keragaman dalam pasar ini 🤑. Itu membutuhkan kesadaran dan komunikasi yang baik dari regulator agar investor tidak terjebak dalam spekulasi yang tidak masuk akal 💬.

Saya setuju dengan Pandu Sjahrir, CIO Danantara, bahwa perusahaan harus berinvestasi dengan strategi yang bijaksana dan mempertimbangkan kondisi pasar sebenarnya 📈. Tapi, saya pikir ada satu hal lagi yang perlu kita perhatikan yaitu kesadaran akan pentingnya komunikasi yang jelas dari regulator agar pasar modal dapat menenangkan dan menjadi tempat yang aman untuk berinvestasi 🤝.

Jangan lupa, pasar modal adalah cara tercepat untuk mengekspresikan kepercayaan investor, tapi kita juga harus ingat bahwa itu bukanlah satu-satunya cara untuk mendapatkan keuntungan 💸.
 
kembali
Top