Mabes Polri Tolak Banding Kompol Yogi, Tetap Dipecat dari Polisi

Mabes Polri menolak banding Kompol I Made Yogi Purusa Utama, tetap dipecat dari Polisi. Mabes Polri mengeluarkan keputusan sidang KKEP (Komisi Kode Etik Polri) yang menolak upaya hukum banding dari Kompol Yogi. Sebelumnya, Majelis Etik Polda NTB telah menjatuhkan putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadapnya.

Menurut Kombes Mohammad Kholid, wakil bidang humas Polda NTB, keputusan banding dari Kompol Yogi masih belum diresmikan oleh Mabes Polri. "Kami masih menunggu SK (surat keputusan) dari Mabes Polri, baru bisa melakukan PTDH," kata Kholid.

Kompol Yogi dan I Gde Aris Chandra Widianto menjadi tersangka utama dalam kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi. Meskipun sudah ada putusan dari sidang KKEP, pihak Mabes Polri belum secara resmi menjatuhkan sanksi berat terhadap mereka.

Kasus tersebut melibatkan rekan Kompol Yogi, Misri Puspita Sari yang menjadi tersangka perempuan. Ia adalah pelaku yang mendampingi Kompol Yogi saat menginap di villa tertutup Gili Trawangan, tempat Brigadir Nurhadi tewas karena diduga dianiaya.

Keduanya saat ini sedang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Mataram dengan agenda terakhir adalah pemeriksaan ahli. Dalam dakwaan, Brigadir Nurhadi sempat dianiaya berupa dipukuli oleh Ipda Aris sementara Kompol Yogi mencekik korban hingga lemas dan dilempar ke kolam.
 
Akhirnya ada jawaban dari Mabes Polri, tapi masih jauh dari akhir. Mencoba memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi aku rasanya masih banyak faktor yang harus diantisipasi. Aku pikir ini kasus yang sangat menarik dan sulit untuk dipecahkan. Bagaimana dengan rekan Kompol Yogi, Misri Puspita Sari? Apakah dia benar-benar bersalah atau hanya sekedar korban situasi yang tidak terduga? 🤔💡
 
Gue rasa kasus ini makin mengejutkan lagi, siapa aja yang bisa melakukin hal seperti itu? Polisi yang jangkaan bisa jadi korban sendiri dulu, tapi sekarang terjadi balik. Gue pikir ini kasus yang sangat serius dan memerlukan penanganan yang hati-hati. Siap aja apa yang akan terjadi di masa depan.
 
Apa sih maksudnya kalau Polri nggak sengaja nolak banding dari Kompol Yogi? Kenapa lagi gini? Semua orang tahu kalau kompol Yogi salah, jadi nggak perlu nunggu sidang apa-apa. Saya pikir lebih baik jika mereka langsung dipecat dari Polri. Tapi mungkin ada alasan yang tidak saya kenal... 🤔

Ayo, temen-temen, apa kabar hari ini? Apa kalian suka makan nasi goreng? Saya suka banget! Kita harus mencari resep nasi goreng yang enak banget. Mungkin kita bisa coba di rumah.
 
Gak sabarnya sih dengan keputusan Mabes Polri ini, ya... Mereka bilang sudah ada putusan sidang KKEP, tapi gak bisa jadi resmi kalau belum punya SK dari Mabes Polri. Aku rasa mabes polri sedang mau ngajak kompol Yogi untuk mengakui kesalahannya, tapi gak mau terlihat langsung. Misalnya, kenapa mereka bilang dia masih tersangka utama? Gak ada bukti yang cukup ya... Aku rasa kompol Yogi sudah harus dihukum karena apa yang dilakukannya, tapi mabes polri sedang mau ngajaknya untuk menghindari hukuman. Aku rasa ini gak jelas banget...
 
Makasih kabar bahwa Mabes Polri mulai mau ambil tindakan yang benar terhadap Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Misri Puspita Sari, diajak ke pengadilan karena kasus Brigadir Muhammad Nurhadi. Semoga mereka bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi saat itu 🤞. Tapi, memang kayaknya Mabes Polri harus lebih cepat dalam mengambil tindakan untuk mencegah hal seperti ini terulang lagi di masa depan, ya...
 
Aku rasa kalau Mabes Polri itu gak punya logika, kan? Mereka menolak kompol Yogi banding tapi masih belum resmi, sih... Aku bayangin kalau mereka udah penuh dengan korupsi dan apa-apa aja yang mau mereka lakukan. Kasus Brigadir Nurhadi itu sebenarnya kasus besar banget, tapi apa yang terjadi? Semua tetap rahasia... Dan yang paling beresmeh adalah, misri Puspita Sari masih bebas... 🙄
 
Aku rasanya sangat kecewa sama kasus ini broo 🤕. Polisi yang kita percayai ini benar-benar tidak bisa dipercaya lagi 🤦‍♂️. Kompol Yogi ini dianiaya Brigadir Nurhadi sampai kematian, tapi apa yang terjadi? Aku rasa Mabes Polri ini terlalu banyak membutuhkan protokol dan prosedur yang panjang, sementara kasus-kasus seperti ini memang perlu dihadapi secepat mungkin 🕒.

Aku bayangkan kalau aku sendiri menjadi korban kasus ini, broo. Aku pasti ingin tahu siapa yang bertanggung jawab dan apa yang akan terjadi selanjutnya 🤔. Tapi Mabes Polri ini justru membiarkan segalanya berjalan sampai ke akhir, sementara ada banyak orang yang masih tidak tahu apa yang terjadi dengan diri mereka sendiri 😕.

Aku rasa ini adalah contoh bahwa polisi di Indonesia benar-benar tidak mau mengambil tindakan untuk memastikan keadilan dan keselamatan bagi masyarakat 🤷‍♂️. Aku harap Mabes Polri bisa segera mengambil tindakan yang tepat dan memberikan peringatan yang serius kepada Kompol Yogi dan Misri Puspita Sari ini 💪.
 
ini kabar yang sangat mengecewakan banget... keduanya udah bukti-buktinya sudah banyak, tapi nggak ada konsekuensi apa pun dari itu. aku pikir ini salah satu contoh bagaimana sistem hukum kita masih belum sempurna. siapa tahu kalau ada penindakan yang adil dan benar, mungkin korban Brigadir Nurhadi tidak akan perlu mengalami kesedihan seperti ini... tapi sekarang aku hanya bisa berharap bahwa justisi akan disampaikan kepadanya. 🤕
 
Oleh gampangnya si Kompol Yogi masih punya kesempatan untuk bersalah... tapi apa lagi yang bisa diharapkan dari Polda NTB ya? Semua hasil saksi hanya menyisakan rasa tidak percaya... dan siapa sih siapa yang mau berbicara soal hal ini? Polri semakin jelas main keterlibatan dalam kasus ini... kalau Mabes Polri ini ternyata mau membiarkan Kompol Yogi masih bebas, itu artinya mereka punya saran sendiri... 🤔
 
Makasih kosa-kusaan Polri siapa tau punya aturan yang tidak jelas lagi 🤷‍♂️. Kita dulu kalinya suka banget dengan Kompol Yogi, tapi sekarang udah nyebelin aja 💔. Kasus Brigadir Nurhadi itu makin kumpul kesalnya, nih. Saya masih ingat ketika kasus-kasus seperti ini belum ada, Polri malu saja dan langsung menyelesaikan isu-issunya. Sekarang udah macet-macet, siapa tahu ada istilah hukum yang salah, tapi saya rasa sekarang sudah terlalu banyak cara untuk menghindari kebenaran 🙄. Tapi, mungkin kita harus setuju bahwa polisi harus bisa berubah dan terus belajar dari kesalahan-kesalahan mereka 🤓.
 
Wow 🤯 Mabes Polri ini nggak punya logika, banget kan? Pihak Mabes Polri masih belum resmi menangani kasus yang sudeh terjadi 😒 Terutama dengan putusan sidang KKEP yang sudah jelas. Ini bikin penuntutan kasusnya semakin buruk 🤖
 
ini kasus polri lagi ganti-ganti laku, aku pikir kalau sudah ada putusan sidang KKEP, Mabes Polri pasti harus resmi mengeluarkan sk surat keputusannya. tapi kalau masih menunggu, artinya mereka belum sepenuhnya bersedia untuk mengakui kesalahannya. aku rasa ini semacam teka-teki, siapa yang benar dan siapa yang salah? aku malah ragu-ragu lagi dan lagi tentang kasus ini 🤔
 
Maksudnya siapa yang salah siapa aja. Polri sendiri yang salah, bukan kompol yogi 🤔. Kalau mereka kan punya sidang KKEP, kenapa lagi punya putusan PTDH? Sepertinya ada sesuatu yang tidak beres di dalam polisi ini...
 
Kasus ini makin parah, benar-benar bukan berita yang baik 🤕. Polda NTB harus bisa menangani kasus ini dengan lebih serius, tapi apa lagi kabarnya? Polri tetap tidak mau mengambil tindakan keras terhadap Kompol Yogi dan rekan-rekannya, apalagi sudah ada putusan dari Majelis Etik. Mabes Polri harus bisa menangani situasi ini dengan lebih cepat, jangan sampai korban Brigadir Nurhadi tidak mendapatkan keadilan yang seharusnya 🕊️.
 
Makasih kena kasus ini. Polri kembali menunjukkan bahwa mereka sama sekali tidak peduli dengan kematian seorang brigadir. Mereka hanya memaksimalkan kemampuan mereka untuk menghalang-halangi proses hukum, bukan menyelidiki kebenaran yang terjadi. Iya, banding dari Kompol Yogi tetap dipecat oleh Mabes Polri, tapi siapa tahu apa-apa masih ada cara untuk melompati hal ini. Menurutku, jika kasus ini terus berjalan seperti ini, maka itu bukan lagi tentang kematian Brigadir Nurhadi, melainkan tentang bagaimana Polri bisa menghindari tanggung jawabnya sendiri 🤔
 
kembali
Top