Luhut Binsar Pandjaitan Geram Dituding Punya Saham PT Toba Pulp Lestari

Tudingan Luhut Punya Saham PT Toba Pulp Lestari Bikin Jengkel, Dia Menantang Menuduhnya

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEBN) Luhut Binsar Pandjaitan membantah tudingan yang menyebut dirinya memiliki keterlibatan dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL), perusahaan yang dituduh punya saham dari Luhut sendiri. Luhut melakukannya secara langsung melalui video di Instagram, bahkan menantang pihak yang menuduhnya untuk membuktikan klaim tersebut.

"Kalau orang nuduh saya punya saham, saham mana? Tunjukin! Saya tidak pernah punya saham kecuali di perusahaan saya yaitu PT Toba Sejahtera yang saya buat sendiri. Di situ ada Kutai Energi satu-satunya yang punya IUP yang saya dapat tahun 2003 atau 2004. Saya tidak punya IUP nikel, saya tidak punya saham di Morowali yang dituduhkan oleh yang tidak jelas itu. Saya punya saham katanya di sana tidak punya," ujar Luhut dikutip dari akun Instagramnya.

Luhut merasa kesal dengan tuduhan tersebut karena sudah menyangkut harga dirinya. Dia sendiri juga tidak pernah tertarik memiliki saham-saham IUP nikel terutama saat dirinya menjabat sebagai menko marves. Luhut mengaku bahwa dia tidak mau memiliki saham-saham IUP nikel yang semua di bawah kekuasaan dia saat menjadi menko marves.

"Saya sarankan kepada presiden untuk dicabut izin TPL. Masa kita dikontrol oleh satu orang saja yang mengontrol hampir 200 ribu hektar tanah di sana, nggak benarlah. Saya setuju banget dengan presiden itu orang-orang kaya yang menikmati hasil bumi kita bawa duitnya keluar lalu apa yang kita dapat? Ya kerusakan ini yang kita dapat," kata Luhut.

Luhut juga mengungkap bahwa sejak tahun 2001 sempat menyaksikan langsung protest masyarakat terkait dengan kegiatan perusahaan Indorayon (nama TPL sebelumnya) yang berdampak langsung pada lingkungan. Dia pun mengajukan kepada Presiden Gus Dur agar menutup pabrik tersebut.

"‘Ini merusak lingkungan pak, airnya ke Danau Toba juga kemudian bau juga, potongan kayu juga’ dan sebagainya. Jadi bayangkan tahun 2001 saja rakyat itu sudah paham soal lingkungan. Waktu zamannya Gus Dur itu saya usulkan langsung setelah pulang dari situ kita suspend saja, kita tutup aja," kata Luhut.

Namun sayangnya, izin operasional TPL kembali dibuka.
 
wah, luhut itu malah bikin kasus ini semakin panas🤯. tapi aku pikir dia harus berbicara dengan lebih santai, nggak perlu menantang orang yang menuduhnya😒. kalau benar-benar tidak punya saham, dia bisa langsung bilang dong, jangan perlu menantang siapa-siapa🤔. dan aku pikir pahamannya di sana juga malah bikin kasus ini semakin komplis🙄.
 
Pernah nggak pikir siapa yang suka banget mengatur lingkungan? Luhut jelas nggak suka dituduh punya saham di PT Toba Pulp Lestari, tapi apa yang dia suka buat kembali bicara tentang masalah lingkungan! Dia bilang sejak tahun 2001 sudah ada protest masyarakat terkait dengan kegiatan perusahaan Indorayon (nama TPL sebelumnya) yang berdampak langsung pada lingkungan. Dia pun mengajukan kepada Presiden Gus Dur agar menutup pabrik tersebut, tapi apa yang terjadi? Izin operasional kembali dibuka! Kenapa sih harus begitu? Maksudnya apa lagi? 🤔🌳
 
Gue seneng banget denger kalau luhut bilang kanan dari presiden itu. Nih, kalau udah punya kuasa, kenapa nggak jadi apa yang kan banter? Udah lama kejadian ini, tapi masih banyak yang penasaran apa benar bukannya luhut punya saham di tpl? Mungkin karena luhut bilang siapa yang punya saham, saham mana? Udah nggak percaya kalau udah kaya kayak gini.
 
Kalau siapa tahu benar dia punya saham, dia harus jujur, tapi tidak ada bukti apa-apa. Dia kayaknya sedang jengkel karena tuduhan yang tidak berdasar. Saya rasa kalau memang dia punya saham, dia tidak perlu bersikap seperti itu. Yang penting dia minta maaf jika benar-benarnya punya saham, tapi sekarang dia menantang siapa saja yang menuduhnya...
 
Saya sengaja nonton video Luhut di Instagram dan aku rasa dia sedang jengkel 🤦‍♂️. Kalau dia tidak punya saham dari PT Toba Pulp Lestari, kenapa dia langsung menantang orang yang menuduhnya? Aku rasa dia malah jujur kalau dia pernah memiliki keterlibatan dengan perusahaan tersebut. Dia juga sangat kasar dengan orang lain, aku rasa dia tidak perlu begitu keras 🤔.

Saya setuju dengan Luhut bahwa PT Toba Pulp Lestari memang harus diawasi lebih ketat karena dampaknya yang besar terhadap lingkungan dan masyarakat. Saya harap pemerintah dapat melakukan investigasi yang serius dan tidak membiarkan perusahaan tersebut terus beroperasi dengan cara-cara yang tidak bertanggung jawab 💪.
 
Aku pikir ini semacam permainan udara. Kalau Luhut benar-benar tidak punya saham di PT Toba Pulp Lestari, maka kenapa dia punya sinyal yang tahu-tahu dia punya? Aku rasa ada sesuatu yang tidak beres di balik ini, mungkin ada konspirasi yang ingin menyingkap kebenaran tentang TPL. Luhut sendiri juga tahu banyak sekali tentang perusahaan itu, tapi dia tidak mau memperbanyak bicara tentang itu. Mungkin karena dia sendiri benar-benar tidak ingin dijadikan tuduhan? Aku akan terus memantau situasi ini, mungkin ada sesuatu yang tidak kita lihat dari sini... 🤔
 
Maksud luhut siapa yang punya saham katanya di sana? kayaknya dia bilang-bilangkan sendiri. tapi aku pikir ada yang jujur lagi, ya... apa yang lu hanyakan punya di tahun 2003 atau 2004 itu? kalau lu tidak pernah punya saham di IUP nikel, maka kenapa lu masih bilang-bilangkan kalau kamu tidak punya saham katanya? kayaknya ada konflik antara lu dan orang yang menuduh lu.
 
aya penasaran siapa yang ngerasa kesal dan mau menantang si Luhut... mungkin dia yang punya saham di PT Toba Pulp Lestari ? 🤔😒 apa bener sih kalau Luhut tidak punya saham, tapi dia sendiri yang sering akrab dengan perusahaan yang dituduhnya itu. sayangnya kalau ada penyelesaian yang jujur dan transparan, tapi aku rasa kalau semua orang mulai bercanda dan menuduh satu sama lain hanya akan membuat masalah semakin panas.
 
kembali
Top