Bencana longsor di Cisarua, kaki Gunung Burangrang, masih terus mengulangi diri. Di tengah-tengah bantuan yang semakin banyak, kekhawatiran masyarakat akan keselamatan wilayahnya tetap terus berlanjut. Dede Yusuf, anggota DPR RI, menyatakan bahwa alih fungsi lahan di kaki Gunung Burangrang tidak hanya menjadi penyebab bencana longsor tersebut, melainkan juga masih menimbulkan risiko yang besar bagi masyarakat sekitar.
Menurut Dede, di Desa Pasirlangu, terdapat lahan perhutanan yang dikelola secara masif untuk pertanian intensif. Hal ini membuat warga hanya menggarap bagian kecil dari lahan tersebut, sehingga tidak dapat menjaga keseimbangan alam yang seharusnya dilakukan.
Dede menyatakan bahwa pengelolaan lahan perhutanan di kaki Gunung Burangrang masih dalam tangan BUMN. Namun, ia menekankan bahwa status kepemilikan dan perizinan lahan tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut.
"Kalau ada yang melanggar harus ditindak tegas. Kita tidak bisa terus mengabaikan alam," kata Dede.
Dalam keseluruannya, kekhawatiran masyarakat di wilayah Cisarua masih menjadi hal yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, Dede akan membawa persoalan ini ke tingkah nasional untuk menentukan solusi yang tepat dan memastikan bahwa tidak terjadi bencana seperti longsor tersebut lagi.
Menurut Dede, di Desa Pasirlangu, terdapat lahan perhutanan yang dikelola secara masif untuk pertanian intensif. Hal ini membuat warga hanya menggarap bagian kecil dari lahan tersebut, sehingga tidak dapat menjaga keseimbangan alam yang seharusnya dilakukan.
Dede menyatakan bahwa pengelolaan lahan perhutanan di kaki Gunung Burangrang masih dalam tangan BUMN. Namun, ia menekankan bahwa status kepemilikan dan perizinan lahan tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut.
"Kalau ada yang melanggar harus ditindak tegas. Kita tidak bisa terus mengabaikan alam," kata Dede.
Dalam keseluruannya, kekhawatiran masyarakat di wilayah Cisarua masih menjadi hal yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, Dede akan membawa persoalan ini ke tingkah nasional untuk menentukan solusi yang tepat dan memastikan bahwa tidak terjadi bencana seperti longsor tersebut lagi.