Gue pikir pihaknya kembali memikirkan kembali, apalagi kalau kita lihat dari sudut pandang masyarakat. Kalau di tempat-tempat umum, seperti monumen-monomen penting atau di depan sekolah, tidak boleh dipasangi spanduk parpol juga tidak masalah, tapi apa yang tidak masalah adalah di jalan-jalan yang sudah siap untuk dilewati, kayaknya kalau harus ada yang ditutup, kalau tidak masalah di sudirman-thamrin itu yang harus ditutup, atau mungkin pihaknya harus memikirkan kembali lagi, dan kalau gue salah, toh gue sibuk dengan nasi gorengnya