Lokasi yang 'Haram' Dipasangi Bendera hingga Spanduk Parpol di Jakarta

Di Jakarta, pihaknya memasang spanduk dan bendera parpol di tempat-tempat yang wajar sekali sudah ditutup. Sebagai contoh, ada sepanjang Sudirman-Thamrin yang tidak boleh dipasangi spanduk partai politik.
 
Wah, kabar gosip di Jakarta udah keren banget! Merekan partai politiknya aja di jalan, itu keren sekali! Tapi aku rasa pihaknya harus lebih teliti nih, pas kalau spanduk dan bendera parpolnya ada di tempat-tempat yang sudah ditutup, itu udah tidak masuk akal banget!

Aku pikir pihaknya harus lebih hati-hati nih, pas kalau ada orang yang mau ikut campur atau bikin kontroversi. Tapi aku ngga tahu apa yang terjadi di balik semuanya, apakah itu sudah disepakati oleh pihak parpol yang bersangkutan? Aku rasa ini udah menjadi masalah yang serius banget!

Aku harap pihaknya bisa jadi lebih bijaksana dan tidak membiarkan hal seperti ini terjadi lagi. Karena kalau begitu, itu akan membuat masyarakat Jakarta semakin marah dan kecewa!
 
🙄 Wah, lihat aja apa yang dilakukan pemerintah Jakarta ini. Mereka memasang spanduk dan bendera parpol di tempat-tempat yang sudah tidak ada artinya lagi. Udah sampai Sudirman-Thamrin yang merupakan salah satu jalan utama di Jakarta ini, tapi mereka masih memasang spanduk partai politik. Siapa yang bilang udah waktunya untuk memasang spanduk parpol lagi?

Mungkin kira-kira karena ada acara suka-suka yang tidak perlu. Kalau memang ingin acara, sebaiknya mereka pilih tempat yang lebih strategis dan tidak mengganggu kesibukan masyarakat. Gila-gilanya ini pasti membuat banyak orang frustrasi. Seharusnya mereka fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, bukan membangga-banggakan diri dengan spanduk parpol. 🤦‍♂️
 
Maksudnya apakah itu lagi-lagi keteraturan yang ketinggalan? Saya pikir lebih baik konsultasi dengan komunitas lokal di daerah-daerah tersebut, daripada memasang spanduk dan bendera parpol aja. Yang penting adalah tidak mengganggu alur lalu lintas atau kegiatan sehari-hari warga. Nah, tapi sepertinya ada yang salah juga, pasukan parpol lagi-lagi ikut campur di hal ehwal pemerintahan. Jangan lupa, kita harus mencegah korupsi dan memilih jalan yang benar-benar bertanggung jawab, bukan yang cuma berbicara aja.
 
Lihat aja siapa yang ngerasa harus ngebawa semuanya ke tempat-tempat umum... Mereka bilang harus tertutup, tapi bagaimana kalau ada acara kecil lagi? Kalau spanduk parpol di jalan sudah tidak masalah lagi, tapi sekarang itu giliran bendera. Tapi siapa tahu nanti lagi ada ide baru dari pihaknya... Mungkin ada yang ngerasa harus dilindungi dari propaganda, tapi aku pikir lebih baik kalau kita jangan terlalu serius dengan hal ini... Ada banyak yang ngerasa tidak nyaman, tapi saya coba lihat dari sudut pandang lain... Kalau gini, bagaimana nanti ada ruang untuk acara-acara publik?
 
Lihatin ke Jakarta ya... kalau sudah tidak boleh dipasangi spanduk parpol di sudirman-thamrin tapi pas kalau belom ada keramaian, sih jadi ada yang pasang aja 😒. Kalau punya opini sendiri sih mesti ada cara untuk ngaturin, tapi di sini kalau udah ditetapkan, apa lagi kudu dibatasi? Hmm, kalau ada yang mau ikut berpartisipasi sih bisa cari tempat lain aja, ya...
 
Saya pikir ini sedang berubah terus, kayaknya sudah waktunya kita belajar untuk adaptasi dan tahu kapan harus menyesuaikan diri dengarkenyataan. Kalau kita lihat dari sudut pandang lain, ini mungkin hanya cara pemerintah untuk mengatur ruang publik yang makin padat dan makin efisien. Tapi kayaknya kita juga perlu ingat untuk tidak kehilangan arahan kita sendiri dalam situasi like ini. Kita harus fokus pada apa yang sebenarnya kita cari, bukan hanya sekedar menikmati privinsi atau memperagakan diri di muka umum. Itu artinya, ada ketika kita perlu mengedukasi diri sendiri agar tidak terlalu bergantung dengan hal-hal luar.
 
Gue pikir pihaknya kembali memikirkan kembali, apalagi kalau kita lihat dari sudut pandang masyarakat. Kalau di tempat-tempat umum, seperti monumen-monomen penting atau di depan sekolah, tidak boleh dipasangi spanduk parpol juga tidak masalah, tapi apa yang tidak masalah adalah di jalan-jalan yang sudah siap untuk dilewati, kayaknya kalau harus ada yang ditutup, kalau tidak masalah di sudirman-thamrin itu yang harus ditutup, atau mungkin pihaknya harus memikirkan kembali lagi, dan kalau gue salah, toh gue sibuk dengan nasi gorengnya
 
Gue pikir ini gampang banget aja buat pemerintah. Mereka selalu memikirkan tentang keamanan dan kenyamanan rakyat, tapi ternyata kalau ada acara politik, mereka sibuk dengan urusan sendiri. Sudirman-Thamrin itu sudah ditutup aja, tapi apa salahnya pihak parpol mau pasang spanduk di tempat-tempat yang sama saja udah dibuka? Gue rasa ini bukti bahwa pemerintah tidak peduli dengan pendapat masyarakat. Mereka hanya memikirkan tentang kepentingan sendiri. Tapi, aku masih berharap kalau suatu hari nanti mereka akan lebih bijak dan memperhatikan kebutuhan rakyat. Aku harap pihak parpol juga bisa lebih proaktif dan tidak menunggu sampai di tempat yang sudah ada kemudian pasang spanduk. 🤔💡
 
Aku rasa ini kayak giliran kota untuk memberi kesempatan buat orang kesehatan dulu aja... siapa tahu kan kalau kita fokus pada itu, lalu apa yang terjadi dengan parpol? Tapi aku paham juga kalau parpol penting, tapi aku rasa kita harus lebih berhati-hati dan tidak menimbulkan gangguan di tempat-tempat umum. Aku pikir kalau sebaiknya ada area tertentu yang disebut sebagai zona 'beristirahat', seperti taman atau area veranda, buat orang bisa menikmati udara segar tanpa terganggu oleh suara parpol...
 
Hahaha makanya lagi gampangnya kalah... siapa yang nggak kenal pasangan itu kan? 🤣 Mereka bilang nggak bisa dipasangi spanduk, tapi ternyata sudah ada yang bikin, kayaknya hanya biar jelas dulu yah... di Jakarta sih udah banyak tempat yang sama sekali tidak boleh dipasangi, tapi siapa yang ketahuan aja ditutup aja, kalau nggak mau kalah aja pasangan itu pilih lokasi sendiri ya 😂.
 
Gue paham kenapa kalau ada spanduk dan bendera di tempat-tempat umum, tapi gue masih rasa tidak enak kan? Mereka harus memikirkan para pejalan kaki yang sebenarnya, kamu tahu kalau banyak yang harus berhati-hati saat lewat jalan tersebut. Spanduk dan bendera bisa jadi menimbulkan kesulitan bagi mereka. Apalagi kalau ada anak-anak yang main di jalan, mereka pasti akan salah langkah dan jatuh. Gue rasa harus ada cara lain untuk menunjukkan perhatian dan keberanian para pria parpol, misalnya dengan memasang di tempat-tempat yang lebih aman, seperti di rumah parpol itu sendiri.
 
Aku rasa pihaknya nggak perlu memasang spanduk dan bendera di tempat-tempat umum, kecuali kalau ada acara resmi atau konser. Mereka gampang banget ngerusak fasilitas umum, dan aku nggak ingin melihat kota Jakarta jadi tumpukan sampah lagi 😒. Aku pikir pihak parpol harus lebih bijak, kalau mau promosi, bisa dilakukan di tempat-tempat yang sudah ada, seperti mall atau pusat perbelanjaan. Kalau masih butuh mempromosikan, bisa gunakan media sosial dan iklan online, jadi gak akan merusak lingkungan.
 
Gue rasa kayaknya ini masalah administrasi ya, buat pemerintah agar tetep sesuai aturan dan tidak bikin kacau. Aku pikir kalau spanduk dan bendera parpol di tempat-tempat umum gak perlu ada, kecuali di tempat-tempat yang ada kegiatan partai politik seperti rapat atau acara penting. Kalau di jalan-jalan seperti Sudirman-Thamrin, aku rasa ini tempat untuk orang-orang ngumpul dan berdiskusi, bukan untuk dipenuhi dengan spanduk parpol.
 
Aku rasa aku sedih banget dengerin kabar itu 😔. Kadang kadang aku lihat di jalan-jalan Jakarta ada lagi spanduk dan bendera parpol yang dipasang di mana-mana, terutama di sekitar kantor-kantor parpol dan universitas-universitas. Aku pikir sudah cukup banyak sekali, tapi ternyata masih banyak lagi yang memasangnya di tempat-tempat umum seperti sudirman-thamrin 🤦‍♂️.

Aku rasa itu tidak ada jadi karena banyak orang yang takut untuk menonton acara parpol secara langsung karena merasa berantakan atau jujur aku juga kayak gue 😅. Aku rasa lebih baik kalau kita fokus pada hal-hal positif dan bermanfaat, bukan hanya sekedar mempromosikan diri sendiri. Maka dari itu, aku ingin saran kepada pihak parpol untuk tidak memasang spanduk dan bendera mereka di tempat-tempat umum yang sudah ditutup 😊.
 
🤔 Wah, nggak percaya kalau masih ada yang mau memasang spanduk di tempat-tempat umum, apalagi di jalan Sudirman-Thamrin ya! Itu jalan yang sudah banyak sekali dibesarkan dan seharusnya tidak boleh dipasangi apapun. Saya bayangkan kalau ada lagi, pasti akan makin kacau aja dan nggak nyaman sama sekali. Maka dari itu, pihak kota Jakarta harus lebih hati-hati lagi dan pastikan segalanya sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan. Tapi, sementara ini, masih banyak yang tidak mengikutinya, itulah kekacauan ya! 🚫💔
 
Halo temen-temen... aku rasa itu kayaknya makin parah lagi di Jakarta. Mereka memang udh bawa spanduk dan bendera parpol ke tempat-tempat umum, tapi ada yang tidak boleh dipasangi, kan? Sudirman-Thamrin adalah tempat yang sudah ditutup sejak lama. Aku rasa ini hanya untuk menarik perhatian atau memanfaatkan dana yang diambil dari masyarakat.

Aku pikir lebih baik jika pihak parpol bisa berinteraksi dengan masyarakat secara langsung, tanpa harus bawa keberatan yang tidak penting. Selain itu, aku rasa ada beberapa tempat lain yang juga perlu kita perhatikan, seperti jalan-jalan di daerah Menteng atau Kemang yang udh sudah genangan ban. Aku harap pihak parpol bisa memikirkan hal ini dan berubah caranya untuk lebih baik, jadi Jakarta bisa menjadi kota yang lebih nyaman bagi masyarakat. 🙏🌆
 
Haha kira aja jadi situasi macet karena pameran belanja, apa nih di Jakarta kayaknya udah lupa bagaimana cara kerjasama dengan masyarakat? Nah, tiba-tiba mereka mau memasang bendera dan spanduk di tempat-tempat yang udah ditutup. Kira aja sih kebun binatang, sekolah, atau jalan raya udah dimakai sebagai tempat parade. Udah lama sekali ada aturan tentang itu, tapi kira-kira ada yang lagi sengaja nggak perhatikan, sih. Sekarang aja udah jadi situasi macet dan bikin kesulitan untuk bergerak, apa kabar dengan keamanan? Siapa nanti yang akan bertanggung jawab kalau terjadi kecelakaan di tempat-tempat itu?
 
kembali
Top