Kuasa Hukum Nadiem Bantah Aset Sitaan Terkait Kasus Chromebook

Pengakuan Terkait Chromebook, Dodi: Tidak Ada Hubungan dengan Pengadaan Chromebook

Seorang anggota tim penasihat hukum Nadiem Makarim, Dodi S. Abdulkadir, menegaskan bahwa aset milik Nadiem yang dimohonkan untuk disita Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak berkaitan dengan perkara dugaan pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Menurut Dodi, seluruh aset itu diperoleh eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) dari hasil kerja kerasnya sendiri, bukan dari perkara pengadaan Chromebook.

Dodi menilai bahwa publik perlu mengetahui asal-usul kepemilikan aset tersebut. Ia mengatakan, "Jadi perlu diketahui oleh publik bahwa aset tersebut dibeli dari jerih payah Pak Nadiem, Pak Nadiem bekerja dari satu sen, dua sen tidak ada hubungan dengan perkara ini." Dodi juga menilai tindakan jaksa yang dinilai berusaha memperburuk citra Nadiem, sangat manipulatif. Padahal, jaksa disebut tak bisa menunjukkan bukti yang meyakinkan terkait aliran dana dari kasus itu ke kantong Nadiem.

Dodi juga menjelaskan bahwa aset yang ingin disita jaksa berupa tempat tinggal itu dimiliki Nadiem jauh sebelum pengadaan Chromebook dilakukan. Menurut Dodi, di dalam dakwaan tidak pernah diuraikan alat bukti mana ada uang yang masuk ke Pak Nadiem. Tidak pernah ada alat bukti bahwa Pak Nadiem mendapatkan keuntungan yang kemudian dibelanjakan untuk aset tersebut.

Dodi juga menegaskan, aset yang dimohonkan untuk disita jaksa ini bertolak belakang dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, karena belum ada bukti yang meyakinkan kebenaran atas tindakan terdakwa.
 
Gue pikir jaksa ini kurang jujur kayaknya πŸ€”. Aset milik Nadiem siapa tahu asalnya dari tempat kerja atau project sama Mendikbudristek, tapi ada bukti yang cukup kan? Jaksa malah menuduh pak Nadiem curangi uang dengan chromebook ini, tapi buktinya siapa? πŸ™„

Gue juga pikir aset yang dimohonkan untuk disita jaksa ini, sih tidak perlu diisita. Asalkan ada bukti yang cukup, gue rasa pak Nadiem sudah bisa menjelaskannya sendiri πŸ€·β€β™‚οΈ. Tapi gue juga setuju bahwa publik harus tahu asal-usul kepemilikan aset tersebut agar tidak ada kecurangan lagi πŸ˜’.
 
omong omangan aja di sini πŸ€”. kalau jaksa ini udah tahu kalau pak nadiem tidak punya hubungan dengan pengadaan chromebook, kenapa dia masih meminta jaksa untuk disita asetnya? itu bikin pak nadiem merasa terjebak dan tidak adil. aku pikir aset yang dimiliki oleh pak nadiem bukan dari uang kasus, tapi dari kerja kerasnya sendiri. dan kalau jaksa ini mau tahu benar-benar apa yang terjadi dengan uang kasus itu, mungkin dia harus melakukan penelitian yang lebih mendalam, gak cuma meminta jaksa untuk disita asetnya aja 😐
 
Bisa-bisa nih kalau Jaksa Penuntut Umum (JPU) nyamukin dada dengan Nadiem Makarim. Saya penasaran siapa yang mau mengatakan bahwa aset milik Nadiem itu hasil kerja kerasnya sendiri? Kalau benar, maka apa kegunaan adanya Jaksa Penuntut Umum ini? Justru ada kesan seperti Jaksa Penuntut Umum ini hanya mencari cara untuk memerlukkan citra JPU, tapi sepertinya mereka gini lho.
 
Gue rasa nggak masuk akal sih. Kenapa jaksa harus meminta sita aset yang dibeli oleh Nadiem sendiri? Gue pikir itu seperti mencari pasien yang memiliki penyakit sendiri untuk diobatinya. Tapi apa kalau pasien tersebut juga memiliki obat yang bagus untuk penyakit itu? Ngga bisa disita aja.

Gue rasa jaksa harus fokus pada bukti-bukti yang nyata dan tidak harus mencari alasan untuk menuduh orang lain. Nadiem jelas tidak ada hubungan dengan pengadaan Chromebook, jadi kenapa gak boleh?
 
Gue penasaran apa yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ini, meminta untuk disita aset Nadiem Makarim tanpa ada bukti yang jelas... πŸ€” apa keinginannya? siapa yang bilang JPU punya akun dari aset itu? akses google, ada banyaknya informasi tentang bagaimana Nadiem bekerja keras untuk mendapatkan uang sendiri... tapi JPU malah mengatakan bahwa bukti ada di mana? gue tidak percaya sama sekali, ini seperti bermain fantasi korupsi... πŸ€‘
 
Gue pikir jaksa justru bikin kesalahan lagi. Mereka ini bilang adanya hubungan antara Chromebook dan aset Nadiem, tapi gue tidak percaya. Aset itu dibeli oleh Pak Nadiem sendiri, dari kerja kerasnya, bukan dari uang kasus Chromebook. Jaksa punya alat bukti apa? Tidak ada! Mereka hanya mencoba memperburuk citra Pak Nadiem, tapi gagal lagi πŸ˜’. Gue rasa publik harus tahu asal-usul kepemilikan aset itu, supaya tidak ada yang salah. Jadi, paksa jaksa menunjukkan bukti yang jelas, bukan hanya bermain-main dengan hukum πŸ™„.
 
Aku rasa gini juga terjadi di Indonesia, kalau ada orang punya harta banyak, langsung aja disita jaksa, tapi siapa tahu asal usulnya apa? Dodi bilang bahwa Nadiem bekerja keras untuk memperoleh harta itu sendiri, jadi kenapa jaksa harus mencoba menangkapnya? Aku pikir jaksa yang salah, karena tidak bisa menunjukkan bukti yang akurat. Dan kalau aset itu dimiliki sebelum Chromebook dilakukan, berarti ada kesalahpahaman tentang waktu. Aku rasa kita perlu lebih teliti dalam memahami kasus ini sebelum membuat keputusan.
 
omong omongan yang serius banget ya... pengadaan Chromebook dan apa lagi itu kayak gini sih? asal-asa dari mana dulu ayo jangan sampai kena jebakan jaksa, siapa tahu ada korupsi yang tersembunyi di baliknya. saya rasa Nadiem bukan orang pintar-bintang, tapi dia punya hati yang baik dan tidak pernah berbohong, kayaknya jangan terburu-buru menilai. toh yang penting adalah ada bukti yang cukup, kalau belum ada, maka tidak perlu disitajaksa ayo. aku juga pikir jaksa ini sedang mencari cara untuk memperbanyak reputasinya, tapi sayangnya itu bukan cara yang baik... πŸ€”πŸ‘Ž
 
omg kaya nih! aku pikir jaksa Penuntut Umum itu apa sih? serius seringkali korban penipuan korupsi ini. kenapa mereka saja yang selalu memburuk citra korban, tapi tidak pernah ada bukti yang jelas. dan sekarang lagi pengakuan dari anggota tim Nadiem yang mengatakan bahwa aset milik Nadiem itu dibeli dengan sendirinya, aku pikir ini serius! rasanya korupsi di Indonesia makin gila :((
 
Gue penasaran sih kisah ini... apa benar kalau aset yang dimaksudkan itu asli dipegang oleh Nadiem sejak lama dan tidak ada hubungannya dengan Chromebook? Gue pikir jaksa penuntut umum itu justru yang salah, karena belum bisa menunjukkan bukti yang pasti sih... kalau gak benar, apa sih tujuan dari tindakan tersebut?
 
Gue pikir nih, apa sih tujuan jaksa ini? Mereka cuma memburu citra Pak Nadiem aja, tapi tidak ada bukti nyata. Chromebook itu gede dan mahal, pasti pakai uang dari mana? Jaksa justru yang berpotensi korup, karena belum ada bukti apa-apa. Sementara Pak Nadiem, dia bekerja keras sama sendiri untuk mendapatkan aset itu, tapi jaksa malah bilang dia korup. Itu tidak adil, harus ada bukti yang jelas sebelum kita bisa menghakimi seseorang. πŸ€”
 
ini kasusnya makin serius 🀯. aset yang dimohonkan untuk disita jaksa sebenarnya dipikir bahwa nadiem gampang-bagian dari uang kasus chromebook ini πŸ˜’. tapi justru tidak ada bukti yang cukup, lagi-lagi jaksa belum bisa menunjukkan alat bukti yang meyakinkan tentang aliran dana dari kasus itu ke kantong nadiem πŸ€‘. kalau benar-benar ada hubungan, maka ada bukti-bukti yang bisa dihadirkan, tapi sekarang jaksa hanya berusaha memperburuk citra nadiem πŸ€₯. kita harus lebih bijak dalam membaca kasus ini πŸ€“
 
Maksudnya, apa yang dibawa Jaksa Penuntut Umum ini? Hanya membuat Nadiem Makarim kaget aja, nggak ada bukti yang tulus. Chromebook ini apa yang sama dengan itu kayak? Tidak ada hubungan sama sekali! Pak Nadiem bekerja keras untuk aset itu, nggak ada pakai uang bocor-bocoran. Jaksa ini coba memperburuk citra Pak Nadiem, tapi gagal banget. Aset yang diminta disita sih tidak berkaitan sama sekali dengan Chromebook...πŸ€”πŸ’Έ
 
aku rasa jaksa penuntut umum (jpu) malah yang salah, bukan pak nadiem πŸ€·β€β™‚οΈ. apa yang jpu cari buat? bukti-bukti yang tidak ada! jadi kenapa pak nadiem punya aset-aset itu jika tidak ada hubungannnya dgn kasus chromebook? aku rasa itu seperti kejahatan yang lagi-m lagi dipadukan dengan kriminalan korupsi. toh apa yang harus dilakukan adalah buktikan dahulu, jangan biarin pak nadiem jadi korban sendiri karena kesalahpahaman. dan aku juga pikir aset-aset itu tidak perlu disita lagi πŸ™…β€β™‚οΈ.
 
gak percaya banget kalau jaksa ini memilih untuk tidak membuka sumber asal dana yang dimanfaatkan Nadiem. kenapa lagi, Nadiem sendiri sudah banyak berbicara tentang bagaimana dia bekerja keras dan tidak pernah menerima uang dari kasus Chromebook... padahal itu kalimat yang sama-sama aja kan? πŸ€”

dan apa itu strategi jaksa untuk memperburuk citra Nadiem? bukanlah strategi yang bijak, tapi lebih seperti strategi manipulatif. dan apa hasilnya? hanya membuat publik semakin curiga dan tidak percaya dengan tindakan jaksa. 🚫

dan kalau diangkat kembali undang-undang tindak pidana korupsi, apakah itu untuk melindungi hak-hak Nadiem yang sah atau untuk membiarkan jaksa terus melakukan manipulasi? perlu dijadikan perhatian publik agar tidak hanya menutup mata dan terus mengikuti ceritaJaksa tanpa mempertimbangkan kebenaran. 🚨
 
[GIF: Pengacara menggenggam kepala dengan ekspresi "gila"] πŸ’₯πŸ‘€πŸ˜‚

[Image: Aset milik Nadiem dihancurkan seperti kartu kredit yang dibocorkan] πŸ€―πŸ’ΈπŸ˜‘

[GIF: Jaksa berdiri di depan jakobat, tangan menggenggam bukti "tiada" dan menunjukkan ekspresi "belum tentu"] πŸ™…β€β™‚οΈπŸ”πŸ‘€

[Image: Nadiem berlari dengan cepat, sambil melarikan diri dari jaksa yang berusaha menangkapnya] πŸƒβ€β™‚οΈπŸ’¨πŸ˜‚
 
hehhe πŸ˜‚ kalau lagi bermasalah tentang Chromebook, gini aja ya... siapa tahu dulu Pak Nadiem beli Chromebook dengan uang sendiri, tapi nggak ada bukti, jadi jaksa mau disita asetnya, apa kan? 🀣 padahal aset itu dibeli dari jerih payah beliau sendiri, sih... kayaknya jaksa ganti-canti, "Pak Nadiem korup" deh, tapi kalo nggak ada bukti, kapan aja kita bisa mengakuinya? πŸ€”
 
Saya pikir gini, jaksa benar-benar memaksa untuk mencita-citakan hal negatif dari Nadiem. Mau tidak mau, Chromebook itu toh jadi korban dari semuanya. Saya rasa Jaksa Penuntut Umum (JPU) harus lebih bijaksana dalam mengelola kasus ini dan fokus pada bukti-bukti yang sebenarnya ada πŸ€”. Kenapa kita tidak bisa melihat apa-apa di balikChromebook itu? Mungkin karena Chromebook itu baru satu alat yang tepat untuk meningkatkan efisiensi belajar anak-anak di Indonesia πŸ“š.
 
Danggung banget sih, jaksa Penuntut Umum (JPU) ini kayak gak ngertian apa yang mereka lakukan πŸ€¦β€β™‚οΈ. Aset yang dimohonkan untuk disita jaksa itu hasil dari kerja keras Nadiem Makarim sendiri, bukan dari pengadaan Chromebook yang semuanya punya hubungan sama-sama salah 🚫. Jaksa ini kayaknya lebih fokus pada menjebak Nadiem daripada mencari benar-benar kebenaran di balik kasus ini πŸ˜”. Aset itu dimiliki sebelum Chromebook dilakukan, jadi apa yang jaksa lamarin? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
kembali
Top