Prajurit TNI, Ternak Asing?
Banyak warga negara Indonesia (WNI) yang beranggapan bahwa menjadi prajurit TNI tidak dibayar. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menilai fenomena ini sebagai hal biasa. Ia mengatakan minat masyarakat Indonesia untuk menjadi prajurit TNI masih tinggi.
Ketika ditanya apakah ada masalah dengan banyak WNI yang bergabung dengan militer asing, KSAD Maruli menjawab tidak ada persoalan. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hak pribadi masing-masing individu dan tidak menjadi persoalan bagi TNI.
"Di kita seleksinya lebih ketat. Tapi bukan karena bayar. Kita cek semua kesehatannya, kemampuannya," kata Maruli. Proses seleksi prajurit TNI dilakukan secara ketat tanpa dipungut biaya. Terkait status kewarganegaraan WNI yang bergabung dengan militer asing, dia menyarankan agar hal tersebut ditanyakan kepada instansi terkait.
KSAD Maruli juga memastikan bahwa TNI selalu melakukan pengawasan terhadap proses seleksi prajurit. "Selalu, kita selalu ada tim pemeriksa untuk itu," katanya lagi. Sebagai contoh, seorang WNI bernama Kezia Syifa resmi bergabung dengan Maryland Army National Guard, posisi yang menjaga alur pasokan militer.
Banyak warga negara Indonesia (WNI) yang beranggapan bahwa menjadi prajurit TNI tidak dibayar. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menilai fenomena ini sebagai hal biasa. Ia mengatakan minat masyarakat Indonesia untuk menjadi prajurit TNI masih tinggi.
Ketika ditanya apakah ada masalah dengan banyak WNI yang bergabung dengan militer asing, KSAD Maruli menjawab tidak ada persoalan. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hak pribadi masing-masing individu dan tidak menjadi persoalan bagi TNI.
"Di kita seleksinya lebih ketat. Tapi bukan karena bayar. Kita cek semua kesehatannya, kemampuannya," kata Maruli. Proses seleksi prajurit TNI dilakukan secara ketat tanpa dipungut biaya. Terkait status kewarganegaraan WNI yang bergabung dengan militer asing, dia menyarankan agar hal tersebut ditanyakan kepada instansi terkait.
KSAD Maruli juga memastikan bahwa TNI selalu melakukan pengawasan terhadap proses seleksi prajurit. "Selalu, kita selalu ada tim pemeriksa untuk itu," katanya lagi. Sebagai contoh, seorang WNI bernama Kezia Syifa resmi bergabung dengan Maryland Army National Guard, posisi yang menjaga alur pasokan militer.