KSAD soal WNI Gabung Militer Asing: Banyak yang Mau Jadi TNI

Prajurit TNI, Ternak Asing?

Banyak warga negara Indonesia (WNI) yang beranggapan bahwa menjadi prajurit TNI tidak dibayar. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menilai fenomena ini sebagai hal biasa. Ia mengatakan minat masyarakat Indonesia untuk menjadi prajurit TNI masih tinggi.

Ketika ditanya apakah ada masalah dengan banyak WNI yang bergabung dengan militer asing, KSAD Maruli menjawab tidak ada persoalan. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hak pribadi masing-masing individu dan tidak menjadi persoalan bagi TNI.

"Di kita seleksinya lebih ketat. Tapi bukan karena bayar. Kita cek semua kesehatannya, kemampuannya," kata Maruli. Proses seleksi prajurit TNI dilakukan secara ketat tanpa dipungut biaya. Terkait status kewarganegaraan WNI yang bergabung dengan militer asing, dia menyarankan agar hal tersebut ditanyakan kepada instansi terkait.

KSAD Maruli juga memastikan bahwa TNI selalu melakukan pengawasan terhadap proses seleksi prajurit. "Selalu, kita selalu ada tim pemeriksa untuk itu," katanya lagi. Sebagai contoh, seorang WNI bernama Kezia Syifa resmi bergabung dengan Maryland Army National Guard, posisi yang menjaga alur pasokan militer.
 
ya aku pikir ini masalah besar banget sih... kalau banyak warga negara kita bergabung dengan militer asing, kira-kira apa yang akan terjadi? kami sudah harus mempertimbangkan apakah kita harus mengambil alih pekerjaan mereka atau tidak. aku khawatir kalau ini bisa jadi masalah besar dalam masa depan
 
Hmm, gue rasa ini sedang terjadi di kantor kosong aja... siapa yang bilang kalau nggak dibayar? Gue pikir kalo ada WNI yang lulus seleksi TNI, itu berarti mereka udah punya kemampuan dan kesehatan yang pas untuk menjadi prajurit. Jadi, siapa yang bilang kalau tidak dibayar? Mungkin karena gue masih pemula aja...

Tapi, sepertinya KSAD Maruli udah nggak masalah sama sekali dengan hal ini. Gue rasa itu kayak banget kalau kamu bilang "hak pribadi" dan "tidak persoalan". WNI yang bergabung dengan militer asing itu kayaknya udah ada proses seleksi sendiri, yaitu... tidak dipungut biaya 😂.
 
Wah, ini kabar nyaman banget! Kenapa banyak orang Indonesia yang ikut prajurit asing? Kalau tidak ada masalah, tapi ada cara untuk tahu siapa yang terdaftar dan siapa yang tidak? Mereka katakan lebih ketat seleksi, tapi aku nggak percaya. Apakah mereka memang benar-benar memeriksa kesehatan dan kemampuan? Aku penasaran, sih...
 
Lihat aja dia katakan kebebasan itu apa lagi ya... banyak orang milih pilih kan? Jadi bukannya bayar punya masalah aja, tapi karena bayaran sudah di tempat, jadi yang harus dipertanggungkan siapa sih? Kita nggak bisa beritahu siapa ada di luar negeri, tapi kita nggak bisa juga membatasi kebebasan orang lain kan? Selama proses seleksi di lakukan dengan benar dan ketat, itu tidak apa-apa kan? Yang penting adalah keamanan negara, tapi jangan sampe kita nggak pertimbangkan hak-hak individu aja...
 
Wah, apa sih keputusan orang-orang nih? Kalau serius, aku tahu ada banyak orang Indonesia yang mau bergabung dengan prajurit asing, tapi aku tidak paham kenapa. Aku pikir kayaknya harus ada masalah banget ya. Mungkin karena biayanya terlalu mahal atau apa?

Aku juga lihat keputusan dari KSAD Maruli, dia bilang ada proses seleksi yang ketat, tapi aku masih ragu-ragu. Kalau di Indonesia kita punya banyak seleksi yang ketat untuk masuk ke TNI, tapi kamu mau bergabung dengan militer asing apa keuntungannya? Aku pikir kayaknya harus ada cara lain nih...

Aku juga penasaran tentang Kezia Syifa, dia mana lagi yang bisa bergabung dengan Maryland Army National Guard? Aku tahu mereka memiliki posisi yang spesifik, tapi aku tidak paham kenapa orang Indonesia mau pergi ke luar negeri untuk bekerja.
 
Gue pikir kayaknya gue harus sibuk banget sekarang karenanya banyak orang Indonesia yang mau jadi prajurit TNI. Mereka terlalu fokus dengan pendapatan dan biaya pengisian biaya sih, tapi apa bawaan yang dia punya? Kita harus fokus pada kemampuan sih bukan biaya sih. Jika dia masih punya kemampuan, kenapa gue tidak bisa diterima? Kenapa ada banyak orang yang mau pindah negara dan bergabung dengan militer asing tapi kita lagi memerlukan prajurit TNI? 🤔
 
kembali
Top