KPK Ungkap Modus 'All In', Pajak Rp75 M Dipangkas Jadi Rp15,7 M

KPK mengungkap modus pembayaran pajak "All in", pelaku suap bisa saja dari konsultan. Kasus ini diawali oleh tim Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara yang menemukan potensi kekurangan pembayaran PBB sekitar Rp75 miliar oleh PT Wanatiara Persada (PT WP).

Ternyata, pelaku suap bukan saja dari pengelola perusahaan, tapi juga para konsultan pajak. Hal ini disebut "All in" yang dimaksudkan, bahwa dari angka Rp23 miliar, sebesar Rp8 miliar untuk diberikan kepada Saudara AGS dan dibagikan ke berbagai pihak di lingkungan Ditjen Pajak.

Namun, pihak PT WP merasa tidak sengaja. Setelah proses negosiasi panjang, disepakati "fee" sebesar Rp4 miliar. Ini kemudian berujung pada diterbitkannya Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) dengan nilai pajak yang harus dibayar perusahaan hanya Rp15,7 miliar.

Kasus ini diduga dilakukan oleh PT Niogayo Bisnis Konsultan (NBK), dimana para konsultan pajak menggunakan uang tunai untuk membawa dana ke dalam mata uang Dolar Singapura.
 
Gue pikir kalau ini kasus yang agak susah banget, kpknya ada banyak orang yang terlibat. Kadang juga gue rasa kbpri sih sedang berlari di balik, tapi sepertinya ini kasus kebocoran pajak yang luas. Kalau konsultan pajak bisa suap juga, itu sama-sama parah banget. Biar-biar biaya Rp4 miliar itu sudah wajar, tapi jika ada uang tunai yang dibawa keluar negeri, itu sama sekali tidak sah! Gue rasa pihak kbpri harus lebih ketat lagi, dan siapa tahu gue juga bisa mendapatkan info lebih lanjut dari sumber-sumber yang dekat, 🤫
 
aku pikir ini kasus yang cukup besar, banyak orang yang penasaran tentang cara kerja di KPK ini... tapi apa yang terjadi dengan uang yang dicuri? Rp75 miliar itu seperti uang raya, siapa yang tahu keberadaannya? dan ini juga membuat aku curigai, apakah ada yang salah di dalam sistem pajak kita sendiri? misalnya ada keraguan dari konsultan pajak tentang pembayaran PBB, tapi apa itu bisa jadi masalah karena tidak ada transparansi yang cukup? 🤔
 
Wah, kasus ini banget luar biasa! KPK jadi gak bisa dibela lagi kalau gak ada yang suap-siap... Ahem, serius aja, siapa tahu konsultan pajak punya hubungan dekat sama perusahaan itu, tapi apa sih arti di balik semuanya? Tapi, aku ngerasa KPK gak bisa keberatan lagi kalau mereka udah menangkap kasus ini, karena kalau nggak, apa lagi yang bisa dilakukan? 🤔 Aku rasa ini adalah contoh bagaimana pentingnya koordinasi antara pihak KPK dan perusahaan, jadi aku harap mereka bisa terus bekerja sama untuk mencegah kasus-kasus seperti ini di masa depan! 😊
 
wahhh, kasus suap ini nggak bisa dibayangkan ya... semuanya bikin kita jujur dan tidak pernah ngerasa suap sama sekali. tapi siapa tahu gini punya pelaku juga di kalangan konsultan pajak, mesti ada yang terlibat dengan korupsi deh. tapi aku pikir ini kasus yang cukup parah banget, apa sih yang terjadi di PT Wanatiara Persada sih? mereka nggak bisa percaya bahwa ada suap seperti ini di dalam perusahaan mereka sendiri...
 
Pagi-nya kasus suap di Pajak... aku pikir ini juga bagus sekali dari KPK yang mematikan modus "All in" pembayaran pajak, kalau tidak bisa, perusahaan akan tertebasari dengan banyak uang 🤯. Tapi apa salahnya juga konsultan pajak yang menerima uang tunai? Atau apakah ada yang salah aku? Aku rasa ini juga penting banget untuk di ketahui sehingga masyarakat tidak jatuh ke dalam suap ya...
 
Aku pikir ni kasus suap di perusahaan yang serius banget! Siapa tahu ada yang lain juga, tapi ini kayaknya sudah terbongkar leluasa 🤔👀. Dari apa yang dibaca, aku pikir konsultan pajak ini kalau benar-benar "All in", itu tidak masuk akal ya... Rp8 miliar untuk saudara dan sahabatnya? Biar-biarnya apa lagi? 🤑🤦‍♂️
 
yaudah ni, kalau bisa ngomong tentang kasus ini apa sih? kenapa ada suap ini? dan siapa yang bikin seperti ini? siapa yang dipaksa membayar biaya "All in" itu? kalau gini kayaknya kasus pajak udah jadi permainan kelabu aja, siapa punya uang sama-sama bisa ngambil keuntungan. tapi apa artinya kita semua tidak sengaja ikut mainin?
 
Wahhh omong gampang aja, kalau gini nggak terjadi siapa tahu semua orang di Indonesia nanti harus bayar pajak sama-sama 🤯. Makanya aku pikir KPK harus lebih cepat beraksi lagi, kayaknya kejahatan ini tidak akan selesai dulu loh 😅. Aku rasa para konsultan pajak yang ikut terlibat ini, apa mungkin ada hubungan dengan mereka yang punya kontak dengan PBB itu? 🤔
 
Gini ya kalau kasus suap begitu mudah dilakukan, semua orang sudah luntur sama-sama mau 'all in' juga 🤦‍♂️. Maksudnya apa sih kalau kita bayar pajak yang banyak dan gak bisa menanggung biaya yang gede? Ada yang bertanggung jawab atau tidak kayak aja...
 
Saya penasaran nih, bagaimana reaksi masyarakat Indonesia tentang kasus ini 🤔. Apakah kita akan tetap percaya dengan sistem pajak yang sudah ada atau kita butuh perubahan lagi? Saya pikir ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti bagaimana pemerintah dapat meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan pajak dan bagaimana konsultan pajak dapat dilindungi dari tindakan korupsi. Tapi saya juga penasaran, apa reaksi masyarakat Indonesia tentang kasus ini? Apakah kita akan terlalu marah atau kita akan mencoba memahami bagaimana hal ini terjadi 🤷‍♂️.
 
Gini ceritanya, "All in" itu bukan mainan, tapi apa yang terjadi di baliknya? Kalau kita lihat, PT WP baru bayar Rp15,7 miliar, tapi ada Rp8 miliar lagi yang dibagi antara saudara dan konsultan. Artinya, ada sesuatu yang tidak beres di sini... Mungkin kita perlu ngobrol lebih lanjut tentang ini...
 
Mana cewek ini? 75 miliar rupiah yang hilang karena ada orang suap? tapi konsultan bisa buat suap juga banget, nggak hanya pengelola perusahaan aja! apalagi kalau mereka bisa buat semua masuk ke dalam mata uang singapura? itu serius ngga, siapa yang bisa bikin hal ini dan bagaimana caranya? saya ingin tahu lebih banyak lagi tentang kasus ini 🤔
 
Gue rasa ini masalahnya sangat parah, banyak korupsi yang terjadi di bidang pajak tapi masih belum ada yang tuntas. Kadang gue pikir, mengapa konsultan pajak yang suka bermain-main dengan uang negara? Mereka seperti berpura-pura tidak sadar akan peraturan yang sudah jelas. Gue rasa ini perlu diperhatikan oleh KPK dan OESD, agar kasus-kasus korupsi seperti ini tidak terulang kembali lagi 😊.
 
[Image of a person with a surprised expression, with a thought bubble showing a money bag]

Rp 75 miliar? Wah itu banyak banget! [Image of a piggy bank with a shocked face]

Konsultan pajak bisa suap juga? Makanya harusnya ada monitoring yang ketat [GIF of a pair of eyes watching]

Maksudnya "All in"? Gini kayaknya korupsi yang serius [Image of a red flag with a warning sign]

Saudara AGS?
Siapa itu?
Tapi siapa pun, harus diinvestigasi [GIF of a magnifying glass]

Rp 15,7 miliar? Itu masih banyak banget! Perusahaan masih harus membayar pajak [Image of a calendar with a sad face]
 
Gue pikir ini kayak banget, semua orang mau korupsi tapi nggak sengaja! Mau bayar Rp4 miliar aja, tapi masih ada yang tawarkan "All in" dengan harga Rp8 miliar. Kenapa mustahil banget bisa jadi seperti ini, semua orang tahu bayar pajak punya hukuman, tapi masih banyak yang mau ikut main. Gue rasa ini bukan tentang korupsi, tapi tentang siapa yang mau main-main dulu 🤔💸
 
Paham banget sih kasus ini, kPKnya serius sekali buat mengungkap penipuan "All in" yang dilakukan oleh konsultan pajak, tapi kalau coba tonton prosesnya, gak jelas juga sih bagaimana mereka bisa terima Rp8 miliar dari PT WP setelah sudah sesuai dengan "fee" Rp4 miliar. Maksudnya apa lagi sih?
 
Cara mereka bikin kasus suap itu, kayaknya kayak banget... siapa yang bilang bisa mendapatkan Rp8 miliar dengan cara "All in"? Kalau bukannya semua orang tahu, apa yang salah dengan ini? Nah, ternyata ada yang jujur, sih... mereka yang bilang bisa mendapatkannya, padahal semua hasilnya dikirim ke Singapura, gak terkecuali uang tunjangan. Siapa nih yang suka membawa uang ke luar negeri? Sama-sama, mending bawanya di sini ya...
 
Gue rasa modus "All in" ini bikin kerugian negara lebih dari sekedar Rp75 miliar, tapi masih nggak tahu totalnya. Gue pikir para konsultan pajak yang suap-siapin ini, gue ragu-ragu aja. Mereka siapa? Gua tahu kalau di balik perusahaan kecil-kecilan, ada orang-orang besar yang mengelolanya. Itu juga bikin curiga lagi. Nah, gue setuju dengan KPK, harus diinvestigasi lebih lanjut sebelum punya jawaban yang pasti.
 
kembali
Top