KPK: Pemanggilan Jokowi di Kasus Kuota Haji Tergantung Penyidik

Juri KPK: Pemanggilan Jokowi ke Arab Saudi Tergantung Penyidik, Budi Prasetyo: Asal Usul Kuota Haji 2024 Dijelaskan.
Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 20.000 kuota haji tambahan untuk tahun ini, dan asal usul pemberiannya telah dijelaskan oleh mantan menteri pemuda dan olahraga Dito Ariotedjo. Kuota haji tersebut diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk mengurangi antrean haji di Indonesia yang mencapai 30-40 tahun.

Ternyata, asal usul kuota haji tambahan tersebut dipertanyakan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Namun, setelah diperiksa mantan menpora Dito Ariotedjo sebagai saksi dalam kasus tersebut, terungkap bahwa pemberian kuota ini sebenarnya dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk memangkas panjangnya antrean ibadah haji di Indonesia. Kuota tambahan itu dibagi dalam dua bagian: 10.000 untuk reguler dan 10.000 untuk khusus atau 50 persen untuk masing-masing.

Juri KPK, Budi Prasetyo juga mengatakan bahwa penyidik akan fokus mendalami soal pembagian kuota haji tambahan tersebut. Dia menegaskan bahwa motif dari diskresi itu apa? Itu yang kemudian didalami oleh penyidik.

Kasus ini bermula dari adanya pemberian kuota haji tambahan dari Pemerintah Arab Saudi untuk Indonesia sebanyak 20.000 kuota. Kuota tersebut didapatkan usai kunjungan ke Arab Saudi pada 2023. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua orang tersangka mantan menteri agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dan mantan staf khusus Menag era Yaqut, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex.

Kemungkinan pemanggilan presiden Jokowi terkait kasus dugaan korupsi kuota haji di Kemenag 2023-2024 akan disesuaikan dengan kebutuhan penyidik, kata Budi Prasetyo.
 
Maksudnya, kalau asal usul pemberian kuota haji itu benar-benar karena Arab Saudi mau memangkas antrean, kayaknya kita tidak perlu khawatir tentang korupsi lagi, tapi yang penting di dalam prosesnya ada transparansi dan semua orang tahu apa-apa yang terjadi. Tapi kalau dia kata motif dari diskresi itu apanya, mungkin masih ada sesuatu yang tidak jelas, kayaknya harus terus diperiksa dan dibahas lebih lanjut.
 
aku rasa ini jadi bukti lagi kalau pemerintah kapanpun memanggil presiden, pasti ada ujaran atau tindakan yang salah dari kalangan yang berwenang ya πŸ˜’ 20.000 kuota haji tambahan itu apa kegunaannya? dan siapa yang benar-benar mendapatkan kuota haji itu? toh ini jadi soal yang sulit untuk dipecahkan aja πŸ€”
 
ku ini penasaran apa yang terjadi sebenarnya. kalau asal usul kuota haji itu jadi makin serius dan ada motif apa sih? kalau Pemerintah Arab Saudi hanya ingin memangkas panjang antrean ibadah haji di Indonesia bukan, tapi bagaimana caranya diakibatkan korupsi? aku pikir ini kasus yang cukup penting dan perlu dilajukan lebih lanjut.
 
Pemerintah Indonesia memang serius banget dalam mendapatkan kuota haji tambahan dari Arab Saudi 🀝. Tapi yang perlu kita tanyakan adalah, apa itu asal usulnya? Kenapa Pemerintah Arab Saudi memberikan kuota tambahan kepada Indonesia? Apa motif dari diskresi itu? πŸ€”

Saya pikir ini bukan hanya tentang korupsi, tapi juga tentang bagaimana kerjasama antara Indonesia dan Arab Saudi. Jika asal usulnya benar-benar tentang memangkas panjangnya antrean ibadah haji di Indonesia, maka itu adalah contoh positif dari kerja sama internasional 🌎.

Tapi, kita harus tetap hati-hati dan tidak terburu-buru dalam menyelesaikan kasus ini. Kita harus memastikan bahwa ada bukti yang cukup untuk membuktikan motif sebenarnya dari diskresi kuota haji tersebut πŸ’‘.
 
aku pikir kalau pemberian kuota haji tambahan itu sebenarnya untuk mengurangi antrean haji di Indonesia, bukan untuk korupsi. tapi siapa tahu nanti hasil penyelidikan KPK akan menjawab pertanyaan kita semua πŸ€”πŸ‘€. aku juga penasaran bagaimana motif dari diskresi itu apa? misalnya apakah ada kepentingan lain yang tidak terletak di luar kuota haji tambahan itu? πŸ’ΈπŸš¨. saya harap penyidik KPK bisa menjawab pertanyaan kita semua dengan jujur dan terbuka πŸ“πŸ’―.
 
Wahhhhh, aku pikir ini kasus korupsi yang serius banget! Maka, kalau Jokowi di panggil, mesti karena ada bukti-bukti yang kuat ya? Aku pikir motif dari diskresi itu apa? Kita harus tahu juga siapa yang salah dan siapa yang tidak salah. Aku malah curu-curu banget ingin tahu lebih banyak tentang kasus ini πŸ€”πŸ’­
 
Aku pikir kalau asal usul kuota haji tambahan itu benar-benar mau jelas, aku senang banget! Sebenarnya motif dari pemberian kuota tambahan itu adalah untuk mengurangi antrean haji di Indonesia yang sangat panjang. Aku setuju dengan Budi Prasetyo bahwa penyidik harus fokus mendalami asal usul pembagian kuota haji tersebut. Aku harap penyidikan ini bisa selesai dengan cepat dan tidak ada yang salah lagi, biar bisa dilanjutkan tahun depan. Kita perlu ingat bahwa penggunaan kuota haji di Indonesia harus untuk kebaikan umum, bukan hanya untuk keuntungan pribadi 🀝
 
Maksudnya apa sih cuaca Jakarta ini? Selalu asam-amanis dan membuat aku pingsan πŸ˜‚. Tapi serius, kuota haji itu keren banget! Aku suka banget berpuasa di bulan Ramadan, tapi aku juga punya temen yang selalu memanggil aku dari Arab Saudi 🀣. Aku tahu mereka memiliki banyak masalah ekonomi, tapi mereka juga sangat baik dan ramah. Mau tahu kenapa? Karena mereka suka menonton film-film Indonesia seperti "Laskar Pelangi" πŸŽ₯.
 
Makanya cuaca panas ini lagi-lagi bikin korupsi semakin seru banget! Kuota haji 20.000 tambahan itu pasti ada alasan dari belakang, tapi apa motifnya sih? Kalau benar-benar untuk mengurangi antrean haji di Indonesia, kenapa harus dibagikan dalam dua bagian aja? Apa ada yang salah dengan sistem ini? Dan kalau korupsi memang terjadi, itu artinya kita harus lebih berhati-hati dalam pemberian kuota seperti ini. Tapi aku masih curiga dengan asal usulnya, apakah benar-benar hanya untuk mengurangi antrean atau ada yang lain di baliknya? πŸ€”πŸ‘€
 
Maksudnya sih, kalau asal usul pemberian kuota haji itu benar-benar karena Pemerintah Arab Saudi ingin mengurangi antrean di Indonesia, toh keren deh! Tapi, sih, apa yang bikin aku ragu-ragu adalah kalau bagaimana asli nanti dia diajukan dulu sih. Kalau asal usulnya udah jelas, maka kenapa ada penyelidikan lagi? Hmm, itu cuma perasaanku saja πŸ€”
 
gak paham kenapa kantor kPK kayak gini... asal usul kuota haji itu sih udah dijelaskan oleh Dito Ariotedjo tapi lagi-lagi ada pertanyaan dari Juri KPK Budi Prasyto apa yang bedanya lagi? kalau udah dijelaskan kemudian mengapa masih ada pertanyaan? πŸ€”
 
aku pikir pemberian kuota haji tambahan itu memang benar-benar dilakukan oleh Arab Saudi untuk mengurangi antrean di indonesia, tapi aku masih ragu-ragu tentang motifnya apa? apakah bukan hanya sekedar pemberian bantuan kepada kemenag tanpa adanya pengecekan yang cermat? aku harap penyidik KPK bisa menyelidiki lebih lanjut dan menemukan kebenaran di balik kasus ini 😊
 
Makasih kan, tapi aku pikir itu galat banget. Jadi Pemerintah Arab Saudi memangkas panjang antrean ibadah haji di Indonesia, maka kenapa harus ada dugaan korupsi? Aku rasa ini seperti cerita yang sama, ya? Dulu ada cerita tentang penyaluran biaya proyek ini, dan sekarang ada kembali cerita tentang kuota haji. Apa yang salah dengan sistem itu?
 
Ada yang curiga, bro πŸ€”. Mau apalagi Pemerintah Arab Saudi memberi kuota tambahan haji buat Indonesia? Tampak seperti ada sesuatu yang tidak jelas di baliknya. Kalau asal usulnya sudah dijelaskan oleh Dito Ariotedjo, tapi kemudian Juri KPK Budi Prasetyo masih ragu-ragu. Apakah ada yang lain yang tidak tertera di luar sana? Kita harus berhati-hati, bro 😬. Mungkin ada sesuatu yang bukan seperti yang kita dengar...
 
aku pikir kuota haji lagi gajiban, siapa yang nontunjuh siapa yang mau bukti, tapi asal usulnya jelas, Arab Saudi punya alasan kan? 20.000 orang bisa pergi ibadah haji, itu nggak mainan, tapi di balik itu mungkin ada sesuatu yang jadi sumber kecurian...
 
Gak paham sih apa yang dibicarakan hari ini tentang kuota haji πŸ€”. Tapi kayaknya asal usulnya sebenarnya karena Pemerintah Arab Saudi ingin mengurangi panjang antrean ibadah haji di Indonesia, kan? Jadi, bukan ada hal yang salah dengan pemberian kuota tambahan itu 😊. Yang penting adalah agar kita semua bisa beribadah haji dengan aman dan cepat πŸ™. Tapi, kasus ini masih terus dipertanyakan oleh Juri KPK, kan? Mungkin ada yang ingin dibongkar lebih lanjut tentang motif dari diskresi itu πŸ˜ƒ.
 
ku kira kalau asal usul kuota haji 2024 sebenarnya sederhana aja, tapi ternyata ada banyak cerita yang terliput. aku pikir budi prasetyo harus lebih teliti dalam penginvestigasi kaseus ini. siapa tahu apa yang benar-benar dilakukan oleh pemerintah arab saudi dan kuota haji yang dibagikan kepada indonesia. aku rasa kasus ini perlu dijawab dengan jujur dan terbuka, agar publik tidak lagi curiga.
 
aku rasa asal usul cuota haji tambahan itu tergantung dari siapa yang ngerasa bingung πŸ€”. kalau yaudah dipertanyakan oleh KPK, berarti ada algo yang tidak jelas lagi, kayaknya harus nyaris pasti ada korupsi di balik itu. aku pikir asal usul cuota haji itu benar-benar digunakan untuk memangkas panjang antrean ibadah haji, tapi aku juga penasaran, mengapa sih kalau Pemerintah Arab Saudi punya kuota tambahan itu? apakah mereka buat sendiri atau ada yang bantuanya? aku harap penyidik bisa menemukan jawabannya, toh kita semua tidak ingin korupsi lagi terjadi di cuaca haji πŸ’―.
 
kembali
Top