Korban Pencabulan Guru SD di Tangsel Jadi 25 Siswa

Dua puluh lima siswa SDN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) ternyata menjadi korban pencabulan yang sama dilakukan oleh oknum guru berinisial YP. Pelaku berinisial YP ditahan polisi dan menghadapi 12 tahun penjara karena dugaan melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Ternyata, pelaku ini telah menangkap korban dengan memberi uang jajan dan membelikan mainan. Penyelidikan sudah menunjukkan siasat pelaku yang menggunakan metode iming-imingan untuk mendapatkan korban. Setelah diinterogasi, oknum YP kemudian ditahan oleh polisi.

Saat ini, kasat reskrim Polres Metro Tangerang Selatan AKP Wira telah mengumumkan bahwa pelaku telah dijerat dengan Pasal 418 KUHP baru dan Pasal 6 Undang-Undang TPKS. "Dijerat dengan Pasal berlapis itu, pelaku menghadapi ancaman hukumannya adalah 12 tahun penjara," kata AKP Wira.

Ternyata, kasus ini sudah menunjukkan jejak yang parah dalam pencegahan kekerasan seksual terhadap anak-anak. Saya berharap agar para orang tua dapat menjadi lebih waspada dan mengawasi anak-anak mereka lebih ketat.
 
Maaf kalau aku sibuk juga nih, tapi kasus ini yang paling seru sih bagaimana cara pelaku bisa menangkap korban dengan memberi uang jajan dan mainan. Kalau bukan karena polisi sudah terlambat, gak tau apa yang terjadi dengar korban. Dan sekarangnya, 12 tahun penjara untuk oknum YP ini? Gampang banget deh dia harus dihukum seperti itu. Yang paling penting sih adalah korban aman dan anak-anak kita tidak pernah menjadi korban kekerasan seksual lagi.
 
ini kaseh yang bikin hati gila, tapi aku rasa sudah pasti ada yang akan bertanggung jawab atas kesebenaran kasus ini. saya harap semua yang terlibat dalam kasus ini bisa mendapatkan hukuman yang tepat dan tidak ada yang melarikan diri. kami harus lebih waspada dan teliti saat kita mengakses teknologi, karena itu bisa jadi menjadi alat bagi pelaku kejahatan untuk menangkap korban.
 
Pagi-pagi kawan, aku senang bisa ngobrol tentang hal ini. Jadi, ya cuman 12 tahun penjara kalau korban kekerasan seksual itu terjadi. Saya rasa ini masih belum cukup. Aku pikir biar lebih serius, harusnya 20 tahun penjara atau lebih. Jangan lupa, anak-anak kita itu sangat berharga, kita harus pelihara mereka dengan baik. Jangan sabar-sabar aja, kamu pasti ingat saat-saat kecil kamu sendiri di balik pintu. Bayangkan saja kalau kamu masih kecil dan ada orang yang mau melakukan hal-hal buruk padamu. Itu perasaan sangat tidak nyaman. Jadi, kita harus lebih waspada dan mengawasi anak-anak kita lebih ketat. Tapi juga kita harus memberikan kesempatan mereka untuk belajar dan tumbuh secara positif.
 
Waaahhh, casus ini trus makin serius banget! 12 tahun penjara itu sudah cukup parah, apa lagi sih ya? Saya rasa harus ada langkah yang lebih matang dari pemerintah dan sekolah untuk mencegah hal seperti ini terjadi lagi. Maka dari itu, saya berharap semua orang tua dapat menjadi lebih waspada dan mengawasi anak-anak mereka lebih ketat, apa tidak! Saya juga rasa harus ada edukasi yang lebih baik tentang kekerasan seksual terhadap anak-anak di sekolah-sekolah ini. Dan, ughh... aku bilang sih, apakah pelaku ini sudah cukup banyak yang dipenjara?
 
Gue rasa kalau kasus ini nanti akan membuat banyak orang terkejut, apa bukan kalau korban bisa jadi siapa sapa pun yang dikasih uang jajan dan mainan? Saya rasanya perlu konsultasi dengan ahli untuk memahami sebenarnya bagaimana metode iming-imingan itu berbeda dari iming-imingan lain.
 
Gue jangan sabar lho dengan kasus ini 🤯. Apalagi akses ke internet makin mudah, tapi polisi masih nggak bisa langsung menangkap pelaku 🕵️‍♂️. Kenapa mau belom ditembakin terlebih dahulu kan? 🤔

Tapi yang penting kayaknya pelaku sudah ditangkap dan akan dihukum sesuai hukum 💪. Saya harap hal ini bisa jadi contoh bagi orang tua untuk lebih berhati-hati dalam mengawasi anak-anak mereka 👍. Dan juga kasus ini membuat kita semakin waspada terhadap kekerasan seksual terhadap anak-anak 🚨.
 
Maafnya, aku sibuk banget nonton TV lalu aku melihat acara komedi yang lucu banget! 🤣 Mau tahu siapa? Seperti aku tahu aku lupa lagi... tapi aku inget aku suka makan martabak manis, gak ada salahnya kalau aku mulai membuat resepnya sendiri di rumah. Aku suka ditambahkan keju cheddar dan sisa ikan yang aku simpan di lemari es... apa kabar kamu?
 
😔 Oh iya, ini kasus yang benar-benar parah banget... 25 anak SDN yang terluka oleh guru yang sama, ini kriminalitas yang harus dihentikan segera! 🚫 Saya sangat berterima kasih bagi polisi yang sudah berhasil menangkap pelaku dan menghadapkannya ke hukum. 12 tahun penjara itu tidak cukup untuk melawan kejahatan seperti ini... kita harus lebih waspada dan wasiati dalam melindungi anak-anak kita dari kekerasan dan penipuan! 🙏
 
ini kabar buruk banget, kalau oknum guru bisa bunuh korban dengan cara tersebut. aku rasa ini harusnya dihentikan sekarang juga, tapi sepertinya masih banyak orang yang tidak peduli dengan hal ini. aku khawatir kalau ada anak lain lagi yang terluka seperti korban ini. dan apa yang bisa dilakukan para orang tua sekarang? mereka hanya bisa berharap agar anak-anak mereka aman di sekolah. kalau mau benar-benar aman, maka harusnya ada langkah yang lebih serius dari pihak sekolah dan pemerintah.
 
Gue rasa kasus ini memang sangat serius banget, penggunaan metode iming-imingan untuk mendapatkan korban itu kayak gini jadi sangat parah! Gue harap semoga ada rencana yang baik untuk mengatasi masalah ini dan mencegah hal seperti ini terjadi lagi di masa depan. Dan saya rasa AKP Wira ini benar-benar luar biasa, dia harus dihargai oleh masyarakat khususnya orang tua! 🙌
 
Ini cerita yang sangat memarahkan! Bagaimana bisa oknum guru bisa begitu buruk? Mereka harus dibawa ke dalam penjara untuk waktu 12 tahun, itu benar-benar adil. Tapi apa ini bisa terjadi? Bagaimana pelaku bisa begitu berbahaya? Saya pikir sangat penting bagi kita semua perlu waspada dan memantau anak-anak kita, khususnya di sekolah. Mereka harus menjadi lebih hati-hati dengan orang-orang yang akan mempengaruhi mereka. Dan saya berharap pihak sekolah juga bisa melakukan pengecekan yang lebih baik terhadap guru-guru dan stafnya. Saya tidak ingin ada lagi kasus seperti ini, tapi saya tahu bahwa kekerasan seksual terhadap anak-anak sangat sering terjadi di Indonesia... 🤯😡
 
Eh kaya gini, gue rasa kasus ini sangat parah banget, tapi apa yang bisa kita lakukan sih? Gue sendiri punya adik yang masih kecil, sih, dan gue selalu waspada ketika nonton video anak-anak online. Saya rasa ini bukan masalah sekolah aja, tapi peran orang tua juga penting banget, kita harus lebih teliti dalam mengawasi anak-anak kita. Gue sendiri suka posting foto-foto anak-anak di media sosial, tapi gue jarang memikirkan tentang keselamatan mereka. Saya akan berusaha untuk lebih waspada di masa depan 🤔💡
 
kembali
Top