KontraS Pertanyakan Kelayakan Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB

Indonesia, Tidak Punya Kelayakan Menjadi Presiden Dewan HAM PBB

Tirto.id - Dimas Bagus Arya, koordinator KontraS, berpendapat bahwa penetapan Indonesia sebagai presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini menimbulkan keraguan serius. Menurutnya, pemerintah harus memastikan praktik kebijakan hukum dan perlindungan HAM di dalam negeri tidak berkonflik dengan sumpah sebagai presiden Dewan HAM PBB.

"Lebih dari sekedar prestise, jabatan Presiden Dewan HAM PBB memiliki mandat substansif seperti upaya fasilitasi dialog HAM yang terbuka, menjamin partisipasi bermakna masyarakat sipil, serta mendorong perlindungan terhadap pembela HAM. Dalam konteks ini, pertanyaan mendasar muncul: apakah Indonesia telah menunjukkan praktik yang sejalan dengan mandat tersebut di dalam negerinya sendiri?" - kata Dimas.

Di samping itu, KontraS juga menyoroti lemahnya perlindungan negara terhadap pembela HAM. Menurut mereka, pemerintah harus lebih berhati-hati dalam menghadapi tindakan kekerasan terhadap aktivis dan jurnalis yang berjuang untuk melindungi hak asasi manusia.

"Kondisi ini menimbulkan keraguan serius atas kelayakan Indonesia menyandang posisi sebagai Presiden Dewan HAM PBB. Seperti saat ini, Indonesia harus menunjukkan praktik yang sejalan dengan prinsip-prinsip HAM yang dipegang oleh organisasi internasional," tambah Dimas.

KontraS juga menolak berpendapat bahwa hubungan diplomatik Indonesia-Israel tidak memiliki dampak besar terhadap kebijakan pemerintah. Menurut mereka, pemerintah harus lebih berhati-hati dalam mengelola hubungan dengan negara-negara yang dinyatakan sebagai lawan.

"Hubungan diplomatik Indonesia-Israel buktikan bahwa kepentingan ekonomi selalu diprioritaskan," kata Dimas.
 
apa yang terjadi di sini? indonesia dipilih menjadi presiden dewan hham pbb tapi tapi kenapa kita belum bisa menerapkan prinsip-prinsip hham di dalam negeri sendiri? siapa yang bilang bahwa praktik kebijakan hukum dan perlindungan ham di indonesia tidak berkonflik dengan sumpah sebagai presiden dewan hham pbb? padahal hampir seluruh aktivis hama ini masih di tangkap atau disibukkan karena kekerasan yang dilakukan oleh pihak berwenang. itu bukanlah contoh cinta dan kepedulian terhadap hak asasi manusia.
 
Gue pikir kalau Indonesia masih punya banyak keterangkana di luar negeri, gue rasa sebaiknya kita harus lebih teliti lagi terutama dengan posisi Dewan HAM PBB ini. Kalau memang kita tidak memiliki praktik yang sejalan dengan prinsip-prinsip HAM, maka gue pikir kita harus menyesuaikan dulu sebelum dipercaya untuk mengambil alih posisi seperti itu.

Dan soal hubungan diplomatik Indonesia-Israel, aku rasa kalau pemerintah ini terlalu cepat memilih side. Kita harus lebih bijak dalam pengelolaan hubungan dengan negara-negara yang kita percayai. Kalau tidak, kita akan jadi korban dari kepentingan ekonomi saja. 🤔
 
Gue pikir kayaknya pemerintah Indonesia harus lebih teliti dalam memilih posisi mana yang harus diambil, terutama kalau itu berkaitan dengan hak asasi manusia. Kalau mereka mau menjadi presiden Dewan HAM PBB, mereka harus pastikan bahwa prinsip-prinsip itu sejalan dengan kebijakan-kebijakannya sendiri di negri. Misalnya, apakah mereka benar-benar peduli dengan perlindungan aktivis hak asasi manusia atau tidak? Kalau tidak, maka menjadi presiden Dewan HAM PBB cuma ngeluar-ngeluar aja. 🤔
 
Kalau benar kalau kita tidak punya kelayakan untuk jadi presiden Dewan HAM PBB, itu artinya kita belum bisa menjaga hak asasi manusia di dalam negeri. Lihat aja kasus aktivis yang terkena tindakan kekerasan, apa yang dilakukan pemerintah? Sepertinya masih banyak keraguan serius kalau kita mau jadi presiden Dewan HAM PBB.
 
Gue rasa ini tidak pas banget, apa lagi kalau kita harus memastikan praktik kebijakan hukum dan perlindungan HAM di dalam negeri tidak berkonflik dengan sumpah sebagai presiden Dewan HAM PBB. Gue pikir ini bukan soal prestise, tapi serious banget! Kita harus tahu apakah kita sudah bisa melindungi hak asasi manusia di Indonesia sendiri sebelum kita bisa jadi presiden Dewan HAM PBB 🤔👎
 
gak bisa percaya sih, pemerintah kita sudah di ajang menjadi presiden dewan ham pbb tapi gak punya kelayakan yang nyata? kayaknya hanya sekedar prestise aja, tidak ada hasil yang signifikan. dan masih banyak hal yang perlu diperbaiki seperti perlindungan terhadap aktivis dan jurnalis yang berjuang untuk melindungi hak asasi manusia. gak bisa dipungut nara-nara sih, pemerintah harus menunjukkan praktik yang sejalan dengan prinsip-prinsip HAM. apa kebaikan kirimin? 🤔
 
gak nyaman banget sih kalau president Dewan HAM PBBnya orang Indonesia. mesti ada bukti-bukti yang jelas kalau pemerintah bisa melindungi hak asasi manusia di sini sendiri dulu. apa kalahnya kalau harus nggak jujur, pemerintah gak tahu bagaimana cara melindungi hak asasi manusia? 🤔

dan apa sih dengan hubungan diplomatik Indonesia-Israel? nggak ada bukti bahwa hubungan itu bukan mempengaruhi kebijakan pemerintah. mesti ada sumber yang tepercaya kalau ingin dipercaya. 📰
 
aku pikir kalau pemerintah harus lebih teliti dalam memilih anggota tim di luar negeri, jangan cuma karena prestise aja 🤔. sebaiknya mereka cek terlebih dahulu apakah praktik kebijakan hukum dan perlindungan HAM di Indonesia sudah lengkap sih. karena kalau tidak, maka itu gak masuk akal untuk dipilih sebagai presiden Dewan HAM PBB 🙅‍♂️.
 
Gue pikir kalau Indonesia masuk Dewan HAM PBB gak bisa dipertanggungarkan, kabar baiknya masih punya kemajuan di bidang perlindungan hak asasi manusia, tapi gini aja, pemerintah masih banyak yang salah! 🤔 Masih banyak kasus kekerasan terhadap aktivis dan jurnalis, belum ada solusi yang efektif. Gue ragu-ragu kalau Indonesia mau benar-benar menangani masalah ini sebelum tiba-tiba aja jadi presiden Dewan HAM PBB, gak bisa dipercaya 😒
 
heya, aku pikir kalau gak masuk akal banget nih kalau Indonesia bisa jadi presiden Dewan HAM PBB. kiri dan kanan ada yang bilang kita sudah nggak mampu melindungi hak asasi manusia sendiri, nggak malah kasus di luar negeri? kita harus lebih berhati-hati nggak? 🤔

aku rasa pentingnya buat kita memperkuat prinsip-prinsip HAM di dalam negeri dulu sebelum nggak bantah-bantahan di dunia. dan kalau pemerintah belum siap, nggak masuk akal nih kalau Indonesia jadi presiden Dewan HAM PBB. kita harus lebih bijak nih 🤓
 
kembali
Top