Komisioner OJK Dapat Banyak SMS Penipuan saat Nataru: Modus Baru

Menurut keterangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada periode Nataru 2025 dan Tahun Baru 2026, penipuan justru menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, modus penipuan baru yang muncul selama periode tersebut juga banyak. Salah satunya adalah modus transaksi atau jual beli daring menggunakan iklan diskon tiket untuk Nataru.

Selain itu, terdapat pula modus penipuan melalui teknik phishing yang dilakukan secara daring melalui pesan singkat (SMS). Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengakui banyak modus penipuan baru yang muncul selama periode tersebut. "Kami sendiri juga banyak menerima SMS-SMS penipuan yang saya yakin juga teman-teman juga mungkin banyak yang menerima juga itu," ujarnya.

Peningkatan laporan aksi penipuan terjadi sepanjang 2025. Pada periode Januari-November, ada 373.129 laporan aksi penipuan yang disampaikan ke OJK, kemudian pada periode 1-23 November 2025, terdapat tambahan 37.900 laporan aksi penipuan atau rata-rata 1.600 laporan per hari.

Dengan demikian, total laporan penipuan yang masuk ke OJK mencapai 418.462 laporan pada akhir 2025. Pada periode 24 sampai dengan 31 Desember terdapat penambahan sekitar 7.407 laporan atau rata-rata 1.900 laporan per hari.

Menurut data tersebut, meski penipuan selama Nataru menurun, namun OJK masih menerima banyak laporan aksi penipuan dari konsumen. Oleh karena itu, OJK sangat meminta agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati saat melakukan transaksi atau menggunakan layanan jasa keuangan daring selama periode Nataru.
 
Modus transaksi online selalu bikin aku khawatir banget 🤯! Iklan diskon tiket untuk Nataru yang populer itu sebenarnya juga modus penipuan yang bikin konsumen kecanduan dan kemudian dicuri uang 😡. Dan modus phishing via SMS? Terlalu gampang di coba oleh penipu, tapi bagaimana kalau kita tidak terlalu mudah untuk tertipu? 🤔 Selain itu, perlu ngecek juga apakah website atau aplikasi yang kita gunakan benar-benar aman dan resmi. Aku senang OJK menerbitkan kesadaran tentang modus penipuan ini, tapi aku harap masyarakat bisa lebih waspada dan tidak tertipu lagi 🙏.
 
Kalau gini terjadi, siapa yang nanggung ya? Masyarakat, konsumen, atau OJK sendiri? Penipuan selama Nataru menurun, tapi masih banyak laporan aksi penipuan dari konsumen. Artinya konsumen masih kurang waspada dan berhati-hati saat melakukan transaksi online. OJK pasti already gali dan analisis, tapi siapa yang akan bertanggung jawab jika ada korban? Kalau masyarakat tidak waspada, maka konsumen itu sendiri yang nanggung. Jadi, OJK harus lebih proaktif dalam edukasi dan informasi tentang penipuan online, bukan hanya mengekspos masalahnya saja 🤔💡
 
OH IYA, AKAN NYA PENIPUAN JASAKAN SEMUA ORANG YANG BEBERAPA BANYAK SELAMA Nataru 2025 DAN TAHUN BARU 2026!!! PADAHAL MODUS PENUAN BARU UDAH BANYAK LAH! contohnya adalah iklan diskon tiket untuk Nataru yang pasti palsu biar orang semakin gencar belanja. dan lalu ada lagi modus phishing yang banyak sekali muncul juga, bahkan Kepala OJK sendiri punnah mengaku menerima SMS penipuan itu juga! ITU TAMPILNYA PENIPUAN JASAKAN SEMUA ORANG!!!
 
aya pikir modus phishing yang banyak keluar di tahun ini harus diwaspadikan banget 💡, aku sendiri pun menerima SMS penipuan yang asyik dan aku pikir banyak temen-temen juga mungkin menerima ya? 🤔 selain itu, aku rasa pemerintah kita harus lebih proaktif dalam mengantisipasi modus-modus penipuan baru yang muncul, seperti menggunakan teknologi seperti AIE atau lainnya untuk memantau aktivitas online dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan online 😊.
 
😒 Wah, masih banyak modus penipuan baru yang muncul di tahun 2025 nih 🤦‍♂️. Seperti aja, iklan diskon tiket untuk Nataru di media sosial, sih 📱. Saya sendiri udah menerima SMS penipuan sebelumnya dari temen-temen juga 😳. Dan kalau laporan aksi penipuan yang banyak, itu berarti konsumen masih belum terlalu waspada 😅. OJK pasti harus konsisten dalam pengawasan dan edukasi masyarakat tentang penipuan online 📈. Tapi, sepertinya masih perlu usaha lebih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penipuan online 💡.
 
Hmm.. keren banget nggak sih kalau kita bisa tetap aman saat transaksi online di tahun 2026 nih 🤔. OJK bilang penipuan justru menurun, tapi ada modus baru yang muncul, misalnya iklan diskon tiket Nataru, dan phishing via SMS 😳. Gampang banget untuk jatuh ke penipuan, karena kita semua sibuk nggak waktu nih 🕰️. OJK bilang mereka juga menerima banyak SMS penipuan, yang artinya sudah ada yang coba trickster ini 😂.

Pada 2025, laporan aksi penipuan meningkat, tapi masih bisa diatasi dengan waspada dan berhati-hati saat transaksi online. OJK bilang kita harus lebih berhati-hati, karena ada banyak modus baru yang muncul. Semoga tahun 2026 nanti kita semua bisa tetap aman dan tidak jatuh ke penipuan 😊.
 
aku pikir yang makin penting banget sih adalah kita harus selalu waspada ketika nge-transaction online, terutama saat Nataru ini! aku liat banyak modus penipuan baru muncul, seperti iklan diskon tiket untuk Nataru yang jelas bikin penasaran. tapi jangan lupa sih kita harus berhati-hati dan cek kesabaran kita sebelum melakukan transaksi. tidak ada hal apa pun yang gratis kan?
 
kembali
Top