Komisi V Nilai Pemerintah Gelagapan dalam Menangani Bencana

Negara masih banyak yang membutuhkan bimbingan di bidang pengelolaan bencana. Menurut Lasarus, ketua Komisi V DPR RI, Indonesia adalah negara yang rawan akan terjadi bencana. Sehingga, penting bagi kita untuk memiliki mekanisme yang kuat dalam menghadapi bencana.

Bisnis Indonesia telah memperkenalkan bahwa pemerintah telah menganggap letusan gunung berapi sebagai bencana nasional. Sedangkan banjir bandang di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh masih tidak diterima sebagai bencana nasional.

Lasarus menolak pernyataan tersebut dan mengatakan bahwa Indonesia harus memiliki mekanisme yang mapan dalam menghadapi bencana. Namun, ia juga menyebutkan bahwa keputusan pemerintah untuk tidak menetapkan banjir bandang sebagai bencana nasional patut didukung, tetapi harus diimbangi dengan kecepatan dan kesiapan sistem.

Pemerintah memilih menangani bencana dengan kekuatan sendiri. Hal ini juga diterima oleh Lasarus, namun ia juga menyebutkan bahwa masih ada persoalan mendasar yang perlu diatasi. Salah satunya adalah keterbatasan air bersih. "Masih di lokasi itu, persoalan air bersih di pengungsian itu masih jadi persoalan," kata Lasarus.

Lasarus juga menolak pendekatan teknis yang terlalu kaku dalam menghadapi bencana. Ia menyebutkan bahwa dalam kondisi darurat, penting ada usul kemarin, yaitu sumur bor harus segera dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Lasarus juga menyoroti tidak adanya struktur khusus di Kementerian Pekerjaan Umum yang menangani bencana secara permanen. Ia menyebutkan bahwa meskipun infrastruktur rusak saat bencana ditangani oleh kementerian tersebut, namun masih tidak memiliki anggaran khusus pascabencana yang disepakati bersama DPR.

Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk membenahi regulasi dan struktur kelembagaan agar penanganan bencana tidak selalu dilakukan secara ad hoc. "Jangan ini berulang. Nanti ada bencana gelagapan lagi kita," kata Lasarus.
 
Gue pikir pemerintah harus lebih teliti dalam menentukan apa yang dianggap sebagai bencana nasional. Mereka harus mempertimbangkan potensi dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan πŸŒͺ️. Saya setuju bahwa Indonesia masih banyak yang membutuhkan bimbingan di bidang pengelolaan bencana, jadi penting juga untuk memiliki mekanisme yang kuat dalam menghadapi bencana 🀝.

Tapi, sepertinya pemerintah masih banyak lagi yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan penanganan bencana. Mereka harus memperhatikan keterbatasan air bersih di lokasi-lokasi terpencil seperti yang disebutkan oleh Lasarus πŸ’§. Dan, tentu saja, struktur khusus di Kementerian Pekerjaan Umum yang menangani bencana secara permanen sangat penting untuk mencegah bencana gelagapan lagi 🚧.

Gue harap pemerintah dapat memperhatikan saran Lasarus dan membuat perubahan yang benar-benar signifikan dalam penanganan bencana. Jadi, kita semua dapat hidup dengan lebih aman dan nyaman πŸ™ #BencanaNasional #PengelolaanBencana #KemampuanPenanganan
 
Gue pikir pemerintah harus lebih hati-hati dalam menangani bencana, jangan hanya tergantung pada kekuatan sendiri. Gue rasa masih banyak yang salah di sini, seperti banjir bandang tidak diterima sebagai bencana nasional, itu mempor eloh nggak masyarakat.
 
Wah, rasanya masih banyak yang perlu diperhatikan tentang pengelolaan bencana di Indonesia 🀯. Saya pikir keputusan pemerintah untuk tidak menetapkan banjir bandang sebagai bencana nasional memang benar, tapi kita harus makin cepat dalam menghadapi banjir bandang dan memberikan dukungan yang lebih baik kepada masyarakat yang terkena dampaknya πŸ’§. Saya rasa ini adalah kesempatan bagi kita untuk memperbaiki regulasi dan struktur kelembagaan agar penanganan bencana tidak selalu dilakukan secara ad hoc πŸ”„. Kita harus membuat sistem yang lebih mapan dan terkoordinasikan, misalnya dengan membuat anggaran khusus pascabencana yang disepakati bersama DPR 😊.
 
Gak percaya banjir bandang di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh tidak diterima sebagai bencana nasional. Kenapa gini? Bisa jadi pemerintah cengengongan aja kayaknya karena nggak ada korban yang luas. Tapi, Lasarus bilang kalau mekanisme penanganan bencana masih rawan, kayaknya penting banget untuk ngatur regulasi dan struktur kelembagaan yang tepat. Jangan lupa, keterbatasan air bersih di lokasi pengungsian itu masalah besar!
 
Sekarang kalau lihat, pemerintah punya kebijakan untuk mengatasi banjir bandang tapi masih banyak yang jadi masalah, kayaknya pemerintah harus makin serius dalam membantu masyarakat yang terkena bencana, aku pikir apa yang dibutuhkan adalah sistem yang lebih baik dan lebih cepat dalam menangani bencana. πŸ€”πŸ’‘
 
rasanya ngga masuk akal banget kalau pemerintah ga mengakui banjir bandang sebagai bencana nasional, tapi kan nggak cuma bisa terjadi di daerah yang terpencil aja. gimana caranya nanti kl banjir bandang datang ke kota besar? kita butuh mekanisme yang kuat dan cepat sekali agar bisa menghadapi bencana, tapi pemerintah masih ga punya rencana yang jelas πŸ€”
 
Kalau sengaja banjir bandang di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh diterima sebagai bencana nasional, makanya kinerja pemerintah harus lebih baik lagi. Tapi kalau tidak, pasti masih banyak yang membutuhkan bimbingan di bidang pengelolaan bencana. Saya rasa perlu ada perubahan dalam regulasi dan struktur kelembagaan agar penanganan bencana bisa lebih efisien. Jangan sekedar ad hoc, tapi memiliki mekanisme yang kuat untuk menghadapi bencana. Kita harus siap-siap aja sih πŸ€”
 
Mas bro, makin keren sih bahwa pemerintah benar-benar memperhatikan pentingnya pengelolaan bencana πŸ™. Tapi, gampang banget pemerintah nanti nggak bisa mengelolanya karena kurang infrastruktur dan anggaran yang tepat πŸ˜”. Banjir bandang di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara masih jadi masalah, bro πŸŒͺ️. Jangan sampai kita nggak siap ketika terjadi bencana besar di masa depan, yah πŸ€¦β€β™‚οΈ.
 
ada kalanya aku pikir pemerintah justru perlu menetapkan banjir bandang sebagai bencana nasional, karena banyak yang mengalami kesulitan saat harus kembali ke rumah setelah banjir. tapi apa juga bisa jadi ada alasan lain yang tidak kita ketahui. apa yang penting adalah pemerintah harus memperhatikan kebutuhan masyarakat dan memiliki rencana yang matang untuk menghadapi bencana tersebut. aku juga setuju dengan Lasarus bahwa ada keterbatasan air bersih yang perlu diatasi, sehingga kita harus terus berusaha untuk meningkatkan akses air bersih bagi semua orang 🌊
 
aku pikir pemerintah itu kayak gak peduli sama banjir bandang di Sumatra Utara, kalau tidak diakui sebagai bencana nasional, bagaimana kita bisa mengantisipasi dan siapkan diri? tapi jadi aku pikir itu salah juga, karena banjir bandang itu cuma bisa datang tiba-tiba dan buat banyak korban. apalagi kalau tidak ada akses air bersih di pengungsian, itu bikin masalahnya semakin parah. aku ingin pemerintah siapkan strategi yang lebih matang, misalnya dengan membuat sumur bor segera di lokasi yang terkena bencana. dan aku pikir kalau ada struktur khusus di Kementerian Pekerjaan Umum untuk menangani bencana secara permanen itu baik-baik saja. jadi biar tidak perlu ad-hoc lagi.
 
Aku pikir banjir bandang di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh seharusnya diterima sebagai bencana nasional. Mungkin karena masih banyak sekolah dan rumah yang rusak akibat banjir. Jika pemerintah tidak menganggapnya sebagai bencana nasional, maka pasti akses kementerian pekerjaan umum dan lain-lain akan jadi sulit. Aku juga setuju dengan Lasarus bahwa infrastruktur yang rusak harus dibawa ke pascabencana untuk bisa lebih cepat memulihkan.
 
Gue rasa pemerintah harus makin serius dalam menghadapi bencana, bukan hanya sekedar menangani saja πŸ˜’. Mereka harus memiliki rencana dan infrastruktur yang cukup untuk membantu masyarakat setelah bencana terjadi. Misalnya, gue ingat ketika banjir bandang terjadi di Aceh, banyak sekali warga yang harus dipindahkan ke pengungsian tapi masih belum ada sumur bor yang cukup untuk memenuhi kebutuhan air minum 😨.

Gue rasa pemerintah harus membuat regulasi dan struktur kelembagaan yang lebih baik agar penanganan bencana tidak selalu dilakukan secara ad hoc. Dan juga, gue rasa kementerian pekerjaan umum harus memiliki anggaran khusus pascabencana yang disepakati bersama DPR πŸ€”. Jadi, jangan biarkan lagi bencana terjadi dan merusak infrastruktur yang sudah ada πŸ˜•.
 
Gue pikir pemerintah harus lebih serius dalam menghadapi bencana. Mereka cuma menangani dengan kekuatan sendiri, tapi gak memikirkan tentang sumber daya yang dibutuhin masyarakat setelah bencana terjadi. Misalnya, air bersih di pengungsian itu masih jadi persoalan! Bagaimana caranya mereka bisa asyik banget dan tidak mau mendengar kebutuhan masyarakat? πŸ€¦β€β™‚οΈ
 
kalo banjir bandang di sumatera sekarang udah diterima sebagai bencana nasional, kemudian kira kira nanti udah apa? kalau tidak sudah siap untuk menghadapi banjir bandang seperti banjir bandang di sumatra utara yang udah terjadi beberapa kali sebelumnya. gimana kalau kita fokus utamanya pada keterbatasan air bersih, misalnya di pengungsian-pengungsian yang dibuat setelah banjir bandang? kayaknya perlu kita ubah strategi penanganan bencana agar tidak hanya tentang teknis-technis saja tapi juga tentang kebutuhan masyarakat.
 
πŸ€” kalau ngerasa pemerintah nggak serius dengan banjir bandang, mending buat sistem yang lebih baik dari dulu. aku rasa pemerintah harus nggabungkan kecepatan dengan kesiapan, jadi kalau ada bencana, kita bisa langsung siap dan berani bertindak. tapi perlu diingat juga bahwa ada persoalan air bersih yang masih banyak terjadi. kita harus fokus pada itu dulu sebelum ngerasa punya sistem yang tepat untuk menghadapi bencana πŸŒŠπŸ‘
 
gak ngerti banget sih, apa arti pemerintahnya menetapkan banjir bandang sebagai bencana nasional tapi masih belum siap untuk menghadapi? ini kayaknya seperti siapa yang dipilih untuk bermain 'sumber daya' ya? jangan biarkan semuanya terus berulang seperti halnya banjir di Aceh tahun 2004 πŸ€¦β€β™‚οΈ. apa yang perlu dilakukan adalah membuat sistem yang kuat dan terstruktur, gak perlu dipaksakan kepolisian, kependudukan, atau apa lagi πŸ™„.
 
Gue pikir pemerintah harus lebih jujur dalam menyampaikan informasi tentang banjir bandang. Jika gak ada, kemudian bagaimana kita tahu apa yang seharusnya dilakukan? πŸ€” Selain itu, gue rasa mekanisme bencana di Indonesia masih kurang optimal. Kita harus bisa bekerja sama dengan lebih baik agar tidak terjadi bencana lagi. Misalnya, kita harus memiliki rencana yang jelas dan strategi yang kuat untuk menghadapi banjir bandang atau letusan gunung berapi. Jangan biarkan situasi semakin parah sebelum kita lakukan sesuatu! πŸ’ͺ
 
kembali
Top