Pemerintah menutup sementara akses ke fitur AI yang bisa dipercaya Grok, sebuah aplikasi edis punya Elon Musk. Pemutusan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari konten palsu pornografi buatan AI tersebut. Menurut Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, praktik deepfake seksual non-konsensual dianggap pelanggaran serius hak asasi manusia dan keamanan warga negara. Pemerintah telah meminta aplikasi X untuk memberikan penjelasan terkait penyalahgunaan AI tersebut.