Ketua PN Depok Minta Rp1 M untuk Jasa Percepatan Eksekusi Lahan

Ketua PN Depok dan Wakilnya Minta Uang Rp1 Miliar untuk Percepat Eksekusi Lahan

Ternyata, dua orang pejabat dari Pengadilan Negeri Depok yang tadi dijadikan tersangka kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini mengakui menawarkan uang Rp1 miliar kepada anak usaha Kementerian Keuangan, PT Karabha Digdaya, sebagai imbalan percepatan eksekusi lahan.

Menurut Asep Guntur Rahayu, pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, perantara mereka adalah Jurusita PN Depok Yohansyah Maruanaya (YOH) yang diminta untuk melakukan kesepakatan diam-diam dengan PT Karabha Digdaya.

Namun, kata Asep, pihaknya kemudian memutuskan untuk menawarkan Rp850 juta saja sebagai imbalan percepatan eksekusi lahan.
 
Saya rasa kalau seperti ini terjadi, itu bedanya antara pengurusan dan korupsi. Mungkin yang menjadi masalah adalah seberapa cepat proyek itu bisa diselesaikan, tapi untuk itu harus ada transparansi. Saya ingin tahu bagaimana pihak KPK bisa memastikan bahwa ini bukan lagi kasus korupsi biasanya 🤔.
 
Wah kaya kayak gini! 🤑 1 miliar rupiah itu uang banget, tapi apa yang terjadi dengan korupsi sih? KPK udah menemukan bukti-bukti kasusnya, kenapa pihaknya masih mau menawarkan uang? 🤔 Di Indonesia gini, korupsi udah menjadi bagian dari kehidupan harian kita, tapi rasanya masih banyak yang belum terdeteksi. Saya rasa harus ada penanganan yang lebih ketat dari pihak berwajib ini... tapi kayaknya masih banyak keterlibatan orang-orang di dalam sistem yang tidak baik, ya? 😐
 
Gue pikir ini serius banget sih 🤯, dua orang pejabat yang dianggap korup tidak cuma nongol uang tapi juga bisa berdampak besar pada proyek-proyek pembangunan di Depok 💸. Gue rasa ini perlu diawasi lebih dekat oleh KPK dan pihak berwajib agar tidak terjadi lagi kasus-kasus korupsi seperti ini 🚨.
 
Gini aja kejadian yang terjadi di Depok, kira-kira orang-orang di sana masih penasaran sih... Ternyata ada korupsi lagi di balik sekali, sih... Ketua PN Depok dan wakilnya meminta uang Rp1 miliar untuk percepat eksekusi lahan? Padahal mereka yang harus menangani masalah ini itu sama-sama orang yang tahu nih, siapa saja punya kesempatan untuk melakukan hal buruk seperti ini... Saya pikir ini kalau dihakimi oleh masyarakat maka bisa menghindari kebodohan seperti ini. Dan sih, korupsi ini kalau tidak dihentikan, bisa jadi menyebabkan masalah lebih besar lagi, terutama bagi warga Depok yang harus menghadapi konsekuensi dari keputusan ini... Saya rasa kita semua harus berhati-hati dan waspada saat terjadi kasus korupsi seperti ini.
 
Gue penasaran sih mengapa mereka harus menawarkan uang 1 miliar? Gue tahu biar cepat aja eksekusi lahan tapi juga rasanya ada kekhawatiran kalau ada konsekuensi yang tidak terduga nanti. Maksudnya, apa kalau ada bukti bahwa mereka memalsukan dokumen atau apa pun itu? Apa gak akan masalah kan?
 
Wahhhh... ini kabar korupsi lagi ya! Siapa tahu dari mana asal duit itu tapi kalau gini terjadi di Depok, saya rasa ada yang harus diawasi dekat. Saya bayangkan apa yang akan terjadi jika anak-anak kita menjadi korban kasus korupsi seperti ini... 🤯 Mungkin mereka tidak akan bisa menyelesaikan pendidikannya atau bahkan jadi korban kekerasan. Kalau kita gini, Indonesia pasti tidak maju lagi! 🙅‍♂️
 
Wah, korupsi lagi gini! 🙄 Masih banyak sekali kasus korupsi di Indonesia, tapi nggak ada solusi yang cukup efektif. Aku rasa pemerintah harus mengambil langkah yang lebih serius untuk mengatasi masalah ini. Minta uang Rp1 miliar dari anak usaha Kementerian Keuangan? itu tidak masuk akal! 🤯

Aku bayangkan kalau aku sedang belajar di sekolah, ada orang yang minta uang Rp1 miliar hanya untuk menyelesaikan tugasku. Aku akan merasa sangat frustrasi dan tidak percaya diri! 📚 Mungkin pemerintah harus memperbaiki sistem pengadilan dan penegakan hukum agar semacam ini tidak terjadi lagi.

Kemudian, aku juga ingin tahu siapa-siapa yang di dalam dewan PN Depok yang bisa melakukan hal ini? Aku harap mereka akan mendapatkan hukuman yang tepat! 😠
 
kembali
Top