Kerugian Masyarakat Imbas Scam Capai Rp9,1 T sejak November 2024

Kerugian Masyarakat Imbas Scam Capai Rp9,1 Triliun di Indonesia

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kerugian masyarakat imbas penipuan atau scam mulai 22 November 2024 hingga 14 Januari 2026 mencapai Rp9,1 triliun. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi menyatakan bahwa ada Rp9,1 triliun dana yang dilaporkan hilang terkena scam.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Indonesia Anti Scam Center (IASC), kerugian tersebut merupakan laporan yang masuk ke IASC. Pada periode yang sama, OJK-IASC telah memblokir sekitar 397 ribu rekening yang terindikasi terlibat dalam praktik scam. Selama periode tersebut, mereka berhasil menyelamatkan dana sekitar Rp432 miliar.

Jika melihat dari geografis, Pulau Jawa mendominasi laporan scam tertinggi, sebanyak 303 ribu laporan lebih. Hal ini juga menunjukkan bahwa aktivitas keuangan ilegal di Pulau Jawa sangat banyak dan paling berat. Bahkan, masyarakat yang terlibat dalam pinjol maupun investasi ilegal di Pulau Jawa juga sebagian besar.

Modus keuangan ilegal seperti pinjol dan investasi ilegal telah merambat di Tanah Air sejak beberapa tahun lalu. Sementara itu, modus keuangan ilegal berupa scam muncul belakangan ini secara global. Peningkatan pelindungan konsumen melalui pemberantasan scam tersebut sangat penting dan patut diperhatikan oleh regulator dunia.

Dengan demikian, perlu dilakukan upaya yang lebih serius untuk menangani praktik scam di Indonesia. OJK-IASC harus bekerja sama dengan lembaga keuangan lainnya serta pemerintah untuk meningkatkan pelindungan konsumen dan mencegah kerugian masyarakat terkena penipuan.
 
Scam di Indonesia sangat banyak banget ๐Ÿคฏ! Sampai Rp9,1 triliun dana yang hilang karenanya... kayaknya perlu dilakukan upaya yang lebih serius untuk menangani praktik scam ini ๐Ÿ’ช. OJK-IASC harus bekerja sama dengan lembaga keuangan lainnya serta pemerintah untuk meningkatkan pelindungan konsumen dan mencegah kerugian masyarakat terkena penipuan ๐Ÿšซ.

![satu rekening yang di Blokir](https://www.google.com/search?q=block+rekening&tbm=isch)

Pulau Jawa menjadi lokasi dengan laporan scam tertinggi, ini menunjukkan bahwa aktivitas keuangan ilegal di Pulau Jawa sangat banyak dan paling berat ๐ŸŒด. Sementara itu, modus keuangan ilegal seperti pinjol dan investasi ilegal telah merambat di Tanah Air sejak beberapa tahun lalu... perlu dilakukan upaya yang lebih serius untuk menangani praktik scam ini! ๐Ÿ’ธ

![skema pinjol](https://www.google.com/search?q=pinjol+skema&tbm=isch)
 
Aku pikir memang keterampilan hacking yang semakin baik membuat sistem keamanan lebih sulit dicor, tapi kita harus ingat bahwa itu bukan alasan untuk menjadi korban. Scam memang semakin canggih, tapi kita bisa tetap waspada dan jangan terburu-buru. Kita harus belajar dari masing-masing penipuan dan tidak membiarkan kebiasaan buruk ini berulang. ๐Ÿšซ๐Ÿ’ก
 
Scam yang banyak melanda tanah air ini benar-benar membuat saya bingung. Rp9,1 triliun yang hilang karena penipuan itu bisa dibayangkan apa tidak. Mungkin kalau kita kerjasama dengan lembaga keuangan lainnya dan pemerintah, kita bisa menangani masalah ini lebih baik. Kita harus lebih berhati-hati dalam mengelola uang kita agar tidak terjebak dalam praktik scam seperti itu ๐Ÿ˜Š.
 
Scam ini gak sengaja, tapi kita harus ingat bahwa kita masih banyak yang belum bisa menangkap penipu ๐Ÿ˜”. Perlu diusahakan agar sistem pelindungan konsumen semakin baik, biar tidak ada lagi korban yang terkena kerugian besar ๐Ÿ™. Pulau Jawa gak cuma memiliki masalah ini aja, tapi juga harus diperhatikan bagaimana cara mencegah penularan scam ke daerah-daerah lain seperti Sumatera dan Kalimantan โš ๏ธ. Kita harus lebih waspada dan tidak terlalu cepat percaya diri dengan tawaran yang terlalu baik ๐Ÿค‘, jadi kita bisa menghindari masalah ini di masa depan ๐Ÿ’ฏ.
 
Scam nih, keren banget scam-nya bisa mencapai Rp9,1 triliun! Udah bayangin siapa yang akan merasa kecewa kalau dia kehilangan uang itu ๐Ÿค‘. Pulau Jawa sih mandu-mandu banget, banyak laporan scam di sana ๐Ÿคฆโ€โ™€๏ธ. Saya rasa perlu kita kasi lebih banyak edukasi tentang bagaimana cara tidak terkena scam, supaya orang-orang bisa lebih waspada dan jujur ๐Ÿ’ก.
 
Wah kental banget ya penipu di Indonesia ๐Ÿ˜‚. Rp9,1 triliun itu banyak sekali, gak ada salahnya kita coba paham bagaimana cara tidak jatuh menjadi korban scam nanti. Saya rasa perlu kita buat edukasi yang lebih baik agar masyarakat bisa tahu bagaimana cara mengenali penipu dan bagaimana cara melindungi diri sendiri dari penipuan.

Saya curiga juga kalau OJK-IASC tidak harus bekerja sama dengan lembaga keuangan lainnya dan pemerintah juga kurang serius dalam menangani praktik scam ini. Mereka harus ada jawaban yang pasti atas kerugian masyarakat, bukan hanya berbicara-bicara aja ๐Ÿค”.
 
Scam ini nggak sabet, kan? Masyarakat kita udh kuyup Rp9,1 triliun! ๐Ÿคฏ Puluh ribu rekening juga diblokir, tapi apa rasanya kalau tidak ada penyelesaian untuk korban? ๐Ÿค‘ Scam ini banyak terjadi di Pulau Jawa, kayaknya kenyamanan online yang kita pakai udh menjadi sumber kerugian. ๐Ÿ’ป Saya ingat, pinjol dan investasi ilegal sudah ada sejak lama, tapi scam ini baru-baru kalau muncul. ๐Ÿ•ฐ๏ธ Yang penting, pemerintah dan lembaga keuangan harus bekerja sama untuk meningkatkan pelindungan konsumen dan mencegah kerugian lagi. ๐Ÿ’ช Data yang dipublikasikan OJK dan IASC udh cukup banyak, tapi perlu diawasi agar tidak ada penipuan baru lagi! ๐Ÿšจ

Sekarang, aku lihat chart dari data yang dikeluarkan OJK dan IASC. ๐Ÿ“Š

Berikut adalah rumus untuk menentukan kerugian yang dilaporkan:

Kerugian = (Jumlah laporan scam x Jumlah rupiah yang hilang) / Jumlah total laporan scam
= (303 ribu + 94 ribu + ... ) x Rp1.000.000 - Rp9.100.000.000.000
= Rp9.115.419.444.000

Dengan demikian, kerugian masyarakat imbas scam mencapai Rp9,1 triliun! ๐Ÿค‘
Jumlah rupiah yang hilang:
Rp1.500.000.000.000 (Puluh ribu laporan)
x Rp1.000.000 - Rp9.100.000.000.000
= Rp9.115.419.444.000

Sekarang, aku lihat grafik dari jumlah rupiah yang hilang:
๐Ÿ“ˆ 303 ribu (Puluh ribu laporan)
๐Ÿ“‰ Rp1.500.000.000.000 (Puluh ribu laporan)
๐Ÿ“ˆ Rp2.300.000.000.000 (Dua puluh ribu laporan)
๐Ÿ“Š ... dan seterusnya ๐Ÿคฏ
 
Scam di Indonesia ini makin serius banget, nih ๐Ÿคฏ. Seperti aku tahu sejak 90-an, scam udah ada di Indonesia, tapi sekarang cakapnya makin besar dan lebih cerdas. Tapi apa yang salah dengan masyarakat kita kalau mau terjebak dalam pinjol atau investasi ilegal? Kita bisa belajar dari kesalahan orang lain, nggak? ๐Ÿค”

Aku ingat saat itu, koneksi internet masih kecil banget dan tidak banyak orang yang tahu cara melindungi diri dari scam. Sekarang, koneksi internet udah makin canggih dan lebih banyak orang yang terkena scam. Maka dari itu, perlu dilakukan upaya yang lebih serius untuk menangani praktik scam ini. OJK-IASC harus bekerja sama dengan lembaga keuangan lainnya serta pemerintah untuk meningkatkan pelindungan konsumen dan mencegah kerugian masyarakat terkena penipuan. Kita tidak boleh terlalu percaya diri karena scam ini masih bisa menyerang kapan saja. ๐Ÿšจ
 
Scam di Indonesia itu begitu serius, ya... 9,1 triliun dana yang hilang karena penipuannya ini. Saya tidak percaya apakah benar-benar ada orang yang tidak tahu tentang scam atau penipuan? Semua orang pasti sudah sengaja menghindari itu, tapi masih banyak yang terluka. Pulau Jawa yang paling banyak terkena ini, aku rasa itu karena ada banyak orang di sana yang tidak berpikir jernih. Pinjol dan investasi ilegal itu semakin populer, tapi memang tidak baik. Mungkin perlu ada peningkatan kesadaran tentang scam dan penipuan dari pemerintah atau OJK, agar masyarakat bisa lebih waspada terhadap hal ini...
 
Scam di Indonesia itu udah lama banget, tapi giliran kita harus ambil tindakan yang lebih serius lagi! ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ Rp9,1 triliun dana yang hilang karena scam ini benar-benar sangat berat. Masyarakat imbas juga harus waspada dan tidak tergiur dengan promosi-promosi yang terlalu mudah. Kita harus belajar untuk memeriksa keselamatan investasi sebelum melakukan keputusan besar. Pulau Jawa sih jadi sentra scam, itu penting kita pahamilah! ๐ŸŒณ Mungkin saja ada perubahan aturan atau regulasi yang bisa membantu mengurangi kerugian masyarakat ini. Kita harus bekerja sama dengan OJK-IASC dan lembaga keuangan lainnya untuk meningkatkan pelindungan konsumen. ๐Ÿ’ผ Dan kita juga harus waspada, jangan tergiur dengan promosi-promosi yang asal-asalan! ๐Ÿšจ
 
Wah, Rp9,1 triliun kena hilang karena scam! Sepertinya banyak banget masyarakat yang jatuh ke dalam puncak di gunung pinjol ๐Ÿ˜‚. Mungkin perlu dilakukan kampanye edukasi agar orang-orang tidak terlalu mudah tergoda oleh penipuan. Tapi, sepertinya sudah ada beberapa langkah yang diambil oleh OJK-IASC untuk mengatasi masalah ini. Mari kita allih susah sedikit lebih banyak lagi untuk mencegah scam di masa depan ๐Ÿ’ธ๐Ÿ‘.
 
Scam yang merambat di Indonesia ini sangat berat, sih... Rp9,1 triliun dana yang hilang karena penipuannya ๐Ÿคฏ. Itu seperti banjir emas yang jatuh dari langit ke tanah ๐Ÿ˜ฉ. Masyarakat harus lebih waspada dan tidak tergoda dengan promosi yang terlalu mengesankan atau menjanjikan hasil yang cepat ๐Ÿ’ธ. Sementara itu, OJK-IASC harus bekerja sama dengan lembaga keuangan lainnya serta pemerintah untuk meningkatkan pelindungan konsumen ๐Ÿšซ. Kita harus lebih bijak dan tidak terlalu percaya diri saat berinvestasi atau melakukan transaksi keuangan ๐Ÿ’ญ.
 
Scam di Indonesia banget, gini aja Rp9,1 triliun! Nah, saya pikir perlu diwaspadai ya, karena kalau tidak sengaja kamu tertipu dengan scam, kamu bisa kehilangan banyak uang. Saya rasa harus ada lebih banyak edukasi tentang bagaimana cara menghindari penipuan dan bagaimana cara melaporkan jika sudah terjadi penipuan. Dan OJK-IASC harus bekerja sama dengan lebih baik lagi ya, karena kalau tidak kita semua bisa siap-siap untuk menghadapi scam di Indonesia ๐Ÿ˜Š
 
Scam udah jadi masalah besar di Indonesia, ngga? Rp9,1 triliun yang hilang karena penipuannya, itu bisa bikin banyak orang kesal. Masyarakatnya harus lebih berhati-hati saat melakukan transaksi keuangan, ya. Pulau Jawa dominasi laporan scam tertinggi, itu harus diwaspadikan oleh regulator. Pinjol dan investasi ilegal juga seharusnya diburu dengan serius. OJK-IASC harus bekerja sama dengan lembaga keuangan lainnya untuk meningkatkan pelindungan konsumen dan mencegah kerugian masyarakat terkena penipuan. Saya harap mereka bisa menangani masalah ini dengan cepat dan efektif. ๐Ÿ˜’
 
Scam yang dialami masyarakat ini makin besar, tapi aku pikir pihak OJK-IASC sudah lama berusaha mencegah hal ini. Tapi kalau mau tahu jujur, aku masih bingung bagaimana scam bisa semakin banyak dan kompleks. Mungkin karena masih banyak orang yang tidak terbiasa dengan teknologi atau kurang berpengalaman dalam keuangan, sehingga mudah termanipulasi oleh penipu.

Aku pikir perlu dilakukan upaya pendidikan lebih lanjut bagi masyarakat, terutama kalau mereka baru saja memulai kegiatan ekonomi. Maka dari itu, aku sarankan OJK-IASC dan lembaga keuangan lainnya untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam mengadakan program pendidikan yang menargetkan peningkatan kesadaran akan bahaya scam.

Selain itu, aku juga pikir penting bagi kita semua untuk selalu berhati-hati saat melakukan transaksi keuangan. Jangan terburu-buru untuk menerima tawaran yang terlalu baik dan jangan sampai membiarkan orang lain mengontrol rekening bank Anda. Semua ini bisa dilakukan dengan mudah, tapi akan sangat menguntungkan jika kita semua bisa menjadi lebih bijak dalam mengelola keuangan kita ๐Ÿค”๐Ÿ’ก
 
Scam itu bikin gak enak banget di Indonesia, kan? Masing-masing orang yang jatuh ke dalam scam itu bakal kehilangan banyak uang, tapi apa yang bisa kita lakukan? ๐Ÿ˜• Kita harus lebih berhati-hati saat menggunakan internet dan tidak pernah memberikan informasi pribadi atau uang kepada orang yang kita tidak kenal. Saya sendiri punya cara untuk menghindari scam itu, yaitu dengan membuat alamat email dan nomor HP yang beda-beda untuk setiap kegiatan online. Kita juga harus lebih sadar saat berinvestasi, jangan pernah tergoda oleh promosi yang terlalu menjanjikan. ๐Ÿค‘
 
Scam itu super bikin masyarakat kehabisan uang, gini aja kira-kira Rp9,1 triliun hilang? Siapa yang mau ngewalang dana orang lain? Pulau Jawa malah jadi sentra scam, aku pikir itu harus diatasi dengan lebih serius. OJK-IASC harus bekerja sama dengan lembaga keuangan dan pemerintah untuk mencegah kerugian masyarakat terkena penipuan. Aku harap mereka bisa menangani praktik ini dengan lebih efektif sehingga masyarakat tidak terliliti dalam kerugian lagi ๐Ÿ˜’
 
Scam di Indonesia keren banget ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ, tapi kalau aku benar-benar kecewa, itu karena kerugian masyarakat yang banyak ๐Ÿ˜“. Rp9,1 triliun itu luar biasa ๐Ÿค‘, siapa tau aku punya dana itu ๐Ÿค‘๐Ÿ˜…. Tapi serius, perlu diatasi aja ๐Ÿ’ช, OJK-IASC harus bekerja keras untuk mencegah kerugian lainnya ๐Ÿ‘ฎโ€โ™‚๏ธ. Pulau Jawa yang banyak laporan scam itu, kenapa sih? ๐Ÿค”, perlu dipantau lebih dekat ๐Ÿ”. Aku harap pemerintah bisa meningkatkan pelindungan konsumen dan mencegah kerugian lainnya ๐Ÿ’ฏ๐Ÿ‘.
 
Scam benar-benar bikin kita kehilangan banyak uang ๐Ÿ˜ฉ. Aku pikir modus pinjol itu sangat menyerupai scam, membuat kita sulit membedakan apa yang asli dan apa yang tidak ๐Ÿค‘. Pulau Jawa ini memang menjadi titik fokus dengan banyak laporan scam, tapi aku rasa itu karena banyak orang di sini yang kurang bijak dalam mengelola uang ๐Ÿ’ธ.

Aku setuju bahwa perlu dilakukan upaya yang lebih serius untuk menangani scam di Indonesia. Kita harus bekerja sama dan meningkatkan pelindungan konsumen agar tidak ada lagi kerugian masyarakat ๐Ÿ™. Aku harap pemerintah dan lembaga keuangan bisa bekerja sama untuk mengatasi masalah ini dan membuat Tanah Air menjadi lebih aman bagi kita semua ๐Ÿ˜Š.
 
kembali
Top