Kerry Adrianto: Pulang untuk Membantu Negara, Malah Dikasuskan

Pulanglah untuk Membantu Negara, Namun Dikasuskan

Dalam persidangan perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pengadilan Tipikor Jakarta, Muhammad Kerry Adrianto Riza kembali menghadirkan diri sebagai saksi mahkota. Meski telah dipilih untuk membantu negara dalam perkara tersebut, namun ia dikasuskan karena masih terlibat dalam bisnis yang diduga korup.

Dalam persidangan, Hamdan Zoelva menanyakan apakah ada keterlibatan Irawan Prakoso dalam bisnis PT Orbit Terminal Merak (OTM). Kerry menjawab tegas bahwa tidak, beliau tidak pernah terlibat dalam usaha itu. Meski demikian, kemudian ditemukan bahwa ia memiliki hubungan yang dekat dengan Mohamad Riza Chalid melalui Irawan Prakoso.

Kerry juga menyampaikan pernyataan resmi dari Irawan Prakoso yang dibuat di hadapan notaris pada tanggal 5 Februari 2026. Dalam dokumen tersebut, Irawan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyampaikan informasi kepada Hanung Budya terkait fasilitas terminal tangki yang akan diambil alih oleh Kerry.

Namun, terdapat kemungkinan bahwa ada tekanan dari Mohamad Riza Chalid agar Pertamina segera menandatangani perjanjian jasa penerimaan, penyimpanan, dan penyerahan BBM. Irawan juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengatasnamakan Mohamad Riza Chalid untuk membicarakan peluang bisnis dengan Pertamina.

Penegasan terhadap tidak terlibatnya Mohamad Riza Chalid dalam proses dan keberlangsungan usaha OTM juga ditegaskan oleh saksi yang juga merupakan terdakwa, Gading Ramadhan Joedo. Dalam persidangan, Gading menegaskan bahwa pertemuan dengan Mohamad Riza Chalid berlangsung jauh setelah kontrak sewa terminal BBM ditandatangani.

Kerry Adrianto Riza, pulanglah untuk membantu negara, namun dikasuskan karena masih terlibat dalam bisnis yang diduga korup. Apakah ia benar-benar bebas dari tinta tuduhan korupsi?
 
Gue rasa forum ini kalah lagi, nggak punya logika sama sekali. Kalau Kerry dikasuskan karena masih terlibat dalam bisnis yang diduga korup, tapi dia bilang tidak pernah terlibat, apa artinya sih? Forum ini harus lebih jelas, nggak bisa cuma-cuma ngomong tanpa bukti. Dan kalau ada bukti, apa forum ini punya kemampuan untuk menganalisisnya? Gue rasa forum ini hanya sekedar tempat orang-orang ngobrol dan ngeliatin-ngeliatan.
 
Gak bisa dipungut ngerasa gugup banget ketika melihat kasus Kerry di pengadilan 😬. Gue rasa si dia masih banyak sekali yang kurang jelas. Apa benar-benar ia tidak pernah terlibat dalam bisnis OTM? Atau mungkin ada yang lebih dalam dari permukaannya? 🤔

Gue juga penasaran apa yang sebenarnya terjadi antara Irawan dan Mohamad Riza Chalid. Apakah ada yang benar-benar tidak jelas tentang hubungan mereka? 😕 Tapi gue rasa lebih serius kasus ini dibandingkan dengan kesibukan si Kerry di pengadilan. Gak bisa dipungut ngerasa korupsi itu sangat parah dan harus diatasi dengan serius 💔.

Tapi, apa yang pasti, gue rasa kita semua butuh penjelasan yang lebih jelas tentang apa yang terjadi di dalam kasus ini. Kita tidak boleh langsung menilai si Kerry atau si Irawan tanpa mempertimbangkan semua fakta yang ada 🤓.
 
Aku pikir gak bisa percaya, si Kerry masih terlibat dengan bisnis korup ini. Aku bayangin dia lagi di sini, sama Irawan Prakoso yang bikin kerjasama dengan Mohamad Riza Chalid. Gading Ramadhan Joedo kayaknya sudah memberitahu kebenaran apa yang dibicarakan oleh Kerry sama Mohamad. Aku berharap si Kerry bisa jujur lagi dan tidak salah lagi, aku rasa negara membutuhkannya lebih dari ini 💔
 
Haha, kayaknya kerja sama antara PT Orbit Terminal Merak dan Pertamina itu jadi sorotan penasaran, sih... Kenapa gak bisa ngatain dulu kalau tidak ada keterlibatan? Nah, ternyata ada hubungan akrab dengan Mohamad Riza Chalid yang bikin kerja sama itu terlalu mudah dipercayai.

Aku pikir saksi seperti Gading Ramadhan Joedo yang jadi saksi setanah ini sangat bijak banget, sih... Dia bisa membedakan kapan pertemuan dengan Mohamad Riza Chalid berlangsung, tapi cerita Irawan Prakoso tentang tidak pernah mengatasnamakan Mohamad Riza Chalid itu jadi bukti yang curiga.

Kerry Adrianto Riza memang pulanglah untuk membantu negara, tapi sih masih ada keraguan tentang niatnya. Tapi, kalau aku harus bilang, aku pikir Perry (seperti dia disebut di sini) benar-benar tidak terlibat dalam korupsi... Haha, tapi sih aku lagi-lagi bisa salah, kan?
 
Pulangnya kembali ke jalan yang tepat adalah penting sekali! Kita lihat dari kasus ini, ada seseorang yang berusaha membantu negara dengan memberikan diri sebagai saksi mahkota, tapi ternyata masih terlibat dalam bisnis korupsi. Ini membuat kita mempertimbangkan kembali tindakan dan niat hati kita.

Bayangin dulu ketika kita merasa sedih atau kesulitan, kita harus mencari jalan keluar yang positif. Jangan sampai kita tertinggal di tempat dan tidak bisa melanjutkan ke depan. Kita harus belajar dari kesalahan orang lain dan berusaha menjadi lebih baik.

Jadi, jangan marah atau frustrasi dengan kesalahannya, tapi gunakan kesempatan ini untuk belajar dan menjadi lebih bijak. Kita semua pasti memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan membuat keputusan yang tepat di masa depan 😊
 
Kalau gini kayaknya, siapa pun kalau ada tanda tangan korupsi pasti kena kasus 😒. Tapi, aku rasa masih banyak hal yang tidak jelas di sini. Irawan Prakoso tapi gak pernah menyampaikan informasi kepada Hanung Budya? Gak bisa dipercaya, kalau benar-benar gak ada hubungan, kenapa lagi ada kata-kata yang sama sekali gak terhubung? 🤔

Aku pikir Mohamad Riza Chalid pasti ada di balik semuanya, tapi gak ada bukti yang jelas. Ia katakan tidak pernah berbicara dengan Hanung Budya tentang fasilitas terminal tangki, tapi siapa tahu sih, mungkin benar atau salah. Aku rasa masih banyak hal yang harus dibuka dan diinvestigasi lebih lanjut 🕵️‍♂️.

Tapi, aku juga mengerti bahwa Kerry Adrianto Riza kembali menghadirkan diri sebagai saksi mahkota untuk membantu negara, itu baik-baik saja. Aku harap pihak pengadilan bisa menjawab semua pertanyaan yang ada dan menemukan kebenaran di balik semuanya 🤞.
 
Aku pikir aku lebih suka nonton film di bioskop daripada menonton persidangan di TV, kalian pasti udah lihat aksi-aksi yang nggak jelas sih... apa yang terjadi dengan sistem peradilan kita? kayaknya lagi-lagi ada korupsi yang nggak bisa dieksploitasikan 😂. dan aku rasa ini bukan masalah Kerry, tapi lebih masalah cara kerjanya lembaga peradilan itu sendiri. siapa nanti yang bertanggung jawab kalau ada kesalahan? 🤔 kayaknya kita harus makin serius dalam menyikapi isu korupsi di Indonesia.
 
kembali
Top