Kepala BNPB Minta Maaf Pernah Salah Ucap di Awal Bencana Sumatra

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, yang saat ini sedang menghadapi tekanan dari masyarakat serta oposisi dari para pejabat terkait penanganan bencana di Sumatra, akhirnya mengeluarkan permohonan maaf atas pernyataannya sebelumnya. Suharyanto menyatakan bahwa ia dan tim BNPB telah melakukan kesalahan dalam menangani bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra.

Menurut Suharyanto, kesalahan tersebut terjadi ketika ia menyatakan bahwa situasi di Tapanuli Selatan lebih terkendali daripada yang sebenarnya. Ia kemudian meminta maaf atas pernyataan itu dan mengakui bahwa ia terkejut dengan keberadaan bencana yang lebih sulit daripada yang dibayangkan.

Suharyanto juga menegaskan bahwa BNPB telah selalu bersiaga di lokasi bencana sejak awal kejadian. Namun, ia mengakui bahwa ada kesalahan dalam penanganan darurat dan koordinasi dengan lembaga terkait.

Dia menyatakan bahwa satuan tugas (satgas) yang dibentuk tidak sepenuhnya dipimpin oleh BNPB, namun hal tersebut dianggap sebagai kebutuhan struktur untuk menyelesaikan penanganan bencana. Suharyanto juga mengakui bahwa beban kerja tim BNPB sangat berat dan membuat mereka bekerja dalam kondisi kelelahan.

Suharyanto yang saat ini sedang menghadapi tekanan dari masyarakat serta oposisi dari para pejabat, akhirnya menyatakan bahwa ia dan tim BNPB akan terus bekerja untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.
 
Gue pikir Suharyanto harus tahu sebelumnya kalau tekanan dari masyarakat itu makin ketebak banget ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. Ia harus lebih bijak dalam menangani kepanikan itu, gak boleh membuat panas-panasan yang tidak perlu. Padahal, apa yang terjadi di Tapanuli Selatan itu, sebenarnya sudah pernah dibicarakan dalam dewan diraja (dewan perwakilan). Maka dari itu, Suharyanto harus lebih proaktif dalam mengatasi masalah bencana, bukan hanya menanggapi terlambat. Gue harap Jokowi dan Jubi bisa memberikan dukungan yang cukup untuk BNPB agar mereka bisa bekerja dengan baik ๐Ÿคž
 
๐Ÿค” Kepala BNPB itu nih, mau nyesel dulu kayak apa. Semua sengaja buat diunggah-unggah di media, tapi ternyata benar-benar salah. Suharyanto itu meminta maaf karena bilang siapa tahu kondisi banjir longsor Tapanuli Selatan sudah terkendali. Tapi sekarang beliau bener-bener nyesel. Benar-benar terkejut dengan keberadaan bencana yang lebih sulit dari apa yang dibayangkan. ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ
 
Saya pikir kesalahan Suharyanto ini benar-benar penting diberitahu kepada umum. Kalau di awal adegan ya ada pernyataan salah, tapi kalau di akhirnya dia ngaku kesalahannya dan mau maaf, itu already berarti dia sudah jujur dengan dirinya sendiri. Saya harap BNPB bisa belajar dari kesalahan ini agar bisa meningkatkan penanganan bencana di masa depan ๐Ÿ˜Š.
 
Kurang ajar gue sih... Suharyanto ini ternyata salah juga... ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ Lalu apa kebutuhan struktur itu sebenarnya? Gue rasa sih justru harus ada disiplin dan tanggung jawab yang lebih ketat dalam menangani bencana. Jangan sampai hanya buat asal-asalan aja dan nanti ada yang terluka... ๐Ÿค• Dan apa dengan satgas itu, sih? Gue rasa gede-gade kalau ada kesalahan tapi tidak mau diakui... Tapi sama-sama aja, Suharyanto ini sudah mengakui kesalahannya. Moga-moga bisa belajar dari kesalahan itu dan buat perbaikan yang lebih baik lagi... ๐Ÿคž
 
Oiya, gue penasaran sih apa yang bikin Suharyanto nyesal banget dulu. Gue tahu dia bilang Tapanuli Selatan terkendali, tapi sebenarnyaitu kalau itu salah paham ya? Sih, malah malu banget ketika dia nyesal. Gue rasa BNPB harus lebih teliti dalam menangani bencana ini. Dan gue senang dia mengakui kesalahannya dan sudah mau belajar dari kesalahan itu. Gue berharap BNPB bisa meningkatkan kemampuan mereka untuk menghadapi bencana di masa depan, ya! ๐Ÿ˜Š๐Ÿ™
 
Gue curhat aja sih, apa khasiatnya kalau pemimpin lupa maaf? Kalau gue salah paham ada kesalahan di dalam penanganan bencana, aku bilang juga ya! Gue rasanya BNPB udah banyak diuji-ujian sejak awal bencana mulai terjadi. Tapi kalau mereka sendiri malah kalah dalam menangani situasi itu, gue rasa ini bikin pernyataan yang salah sapa aja percaya?

Suharyanto bilang ada kesalahan penanganan darurat dan koordinasi dengan lembaga terkait, tapi siapa yang tahu apa benarnya? Gue ingin lihat laporan dari BNPB dan satgasnya sendiri. Kalau mereka malah mengakui kesalahan, gue setuju dengan mereka, tapi kalau tidak...
 
omg sekali lagi apa yang terjadi dengar si Suharyanto ini, dia tiba-tiba nyesal karena salah dalam penanganan bencana tapi kemudian kembali berbohong lagi. aku rasa kalau kita jangan terlalu percaya dengan kata-katanya, tapi sama-sama dia harus tanggung jawabnya dan tidak membuat kebuntuan lagi ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ

aku pikir yang penting adalah dia harus belajar dari kesalahan tersebut dan berusaha lebih baik dalam penanganan bencana di masa depan. tapi aku juga rasa kalau kita harus tetap waspada dan tidak terlalu percaya dengan kata-katanya lagi ๐Ÿšจ
 
Aku pikir nggak bisa dipungut temptasi sih apa kalau kita jadikan BNPB sebagai contoh orang tua yang berusaha ganti-gantian tapi malah membuat kesalahan di tengah-tengah bencana! ๐Ÿ˜… Karena kalau kamu mau terus bantu, kamu harus bisa menerima bahwa kamu juga tidak sempurna. Suharyanto ini malah ngedak-ngedek sih kalau ia bisa diterima lagi oleh masyarakat, tapi aku pikir dia harus fokus untuk meningkatkan kemampuan timnya agar tidak ada kesalahan yang sama lagi di masa depan ๐Ÿ™.
 
Saya pikir ada satu hal yang perlu kita pertimbangkan saat ini, yaitu pentingnya transparansi dalam penanganan bencana. Suharyanto menunjukkan sisi tanggung jawab dan kejujuran dalam mengakui kesalahan, tapi masih terdengar sedikit terlambat. Saya berharap tim BNPB dapat menyelesaikan masalah ini dengan lebih cepat dan efektif, agar masyarakat Sumatra yang terkena dampak bencana dapat mendapatkan bantuan yang lebih tepat waktu ๐Ÿค”๐Ÿ’ก
 
Kasihan banget ya... penanganan bencana di Sumatra tidak sempurna kayak aja. Suharyanto nih, mantan Kepala BNPB yang seluruhnya salah dalam menangani bencana itu ๐Ÿ˜•. Dia bilang Tapanuli Selatan lebih terkendali, tapi ternyata tidak benar ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ. Mereka malah kesalahan dalam penanganan darurat dan koordinasi dengan lembaga terkait ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. BNPB ini memang harus berat beban kerja timnya, tapi itu tidak boleh dijadikan alasan untuk tidak bertanggung jawab ๐Ÿ™ˆ. Suharyanto harus jujur tentang kesalahan yang terjadi dan minta maaf dari masyarakat yang terkena dampak bencana ๐Ÿ˜Š.
 
Sahabat bro! ๐Ÿค” Nih, data yang aku cari tentang Suharyanto si Kepala BNPB. Aku rasa dia nggak perlu dipandang sebagai pribadi yang salah, tapi lebih like dia nggak punya informasi yang benar saat itu ๐Ÿ˜…. Menurut laporan dari BNN, sebanyak 70% warga Sumatra Tengah yang terkena dampak bencana banjir bandang dan longsor di Tapanuli Selatan masih belum mendapatkan bantuan sosial ๐Ÿšง. Sementara itu, ada data dari Kementerian Pekerjaan Umum yang menunjukkan bahwa konstruksi infrastruktur di daerah tersebut sudah selesai 80% ๐ŸŒ†. Aku rasa ini dia yang salah saat itu, tapi aku juga pikir dia nanti bisa belajar dari kesalahan itu ๐Ÿ˜Š. Lalu, apa yang diinginkan masyarakat? ๐Ÿค” Suharyanto menyatakan bahwa BNPB telah bersiaga sejak awal kejadian, tapi menurut laporan dari Ombudsman, ada 40% penyalahgunaan anggaran bencana di Indonesia tahun ini ๐Ÿ˜ณ. Aku rasa ini yang harus diatasi, bro! ๐Ÿคฏ
 
๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ ๐Ÿ˜ณ BNBB terjebak dalam perang dingin diri sendiri! ๐Ÿคฏ Suharyanto, kamu nggak sabar-sabar aja, langsung bilang apa yang sebenarnya ada! ๐Ÿ˜…

[Image of a person covering their mouth in shock]

๐Ÿ˜‚ Dan kemudian kamu minta maaf? ๐Ÿ™ Keren banget kamu bisa belajar dari kesalahan sendiri! ๐Ÿ‘

[ GIF of a person tripping and falling, then getting up and laughing ]

BNBP, kamu harus lebih sabar dan jujur dengan masyarakat! ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ
 
Wow ๐Ÿ˜ฎ, Suharyanto malah buat giliran ketika pernyataannya sebelumnya itu makin bingung lagi! Kenapa dia bisa salah-kesalahan seperti itu? ๐Ÿ˜ณ Bayangkan saja kalau dia bilang situasi di Tapanuli Selatan jadi lebih terkendali daripada nyanyi anak keledai ๐Ÿ˜.
 
Saya rasanya syukur sekali Bapak Suharyanto mau buang benang merah di situasi ini. Saya pikir dia benar-benar tidak ada jawabannya lagi. Kalau saya lihat, terdapat banyak kesalahan yang dilakukan oleh tim BNPB, dan kalau kita jujur, ada juga kesalahan dari pihak pemerintah. Tapi, apapun itu, penting sekali mereka mau buang benang merah ini dan berusaha untuk membuat kebaikan bagi masyarakat yang terkena dampak bencana. Saya harap Bapak Suharyanto dan timnya bisa menyelesaikannya dengan baik, dan saya juga berharap pemerintah bisa belajar dari kesalahan-kesalahan ini.
 
Sudah jelas kalo ini dia tidak mau dianggap kegagalan sama sekali... tapi siapa tahu dia benar-benar menyesal dan ingin jadi lebih baik lagi... tapi aku masih ragu nih, gimana kalau dia hanya meminta maaf untuk memulai? Tapi aku percaya dia masih bisa menjadi yang lebih baik lagi, kalau tidak ada tekanan ini dia akan terus kesalahan ya ๐Ÿ˜.
 
Gue rasa Suharyanto yang bikin kesalahan itu kayak ngomong-ngomong aja, gue pikir dia harus lebih jujur dulu sebelum ngeluarkan permohonan maaf. Kalau dia bilang situasi di Tapanuli Selatan terkendali, tapi ternyata tidak, maka gue rasa dia harus bertanggung jawab atas kesalahan itu dulu.
 
Saya pikir sih kalau puncaknya penanganan bencana di Sumatra itu harus dilakukan oleh pemerintah bersama-sama dengan lembaga-lembaga terkait, seperti BNPB. Lalu mereka harus ada transparansi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Kalau ada kesalahan, langsung dia pengenjut dan tidak biar bubar-burban ya.
 
Eh kalo ngegelarr Suharyanto tuh nggak sengaja deh! Bisa dia minta maaf dulu sebelum kayaknya ngeluarkan permohonan maaf? Udah banyak orang yang already nyangketat sama dia, jadi kayaknya dia harus lebih berhati-hati dulu. Tapi aku sih masih percaya dia itu bisa diaturin dan menjadi lebih baik lagi, kan? ๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘
 
kembali
Top