Kenapa Kita Sering Tergoda Beli Barang yang Direview Influencer?

Sekarang kita jadi banyak orang yang menerima pengaruh dari para influencer di media sosial. Para peserta yang terkena racun ini tidak hanya mengikuti rekomendasi para selebriti atau artis tanpa mencari tahu sendiri apakah ada alternatif lain untuk produk yang mereka inginkan.

Tapi, kenapa kita jadi mudah tergoda oleh parasosial dari para influencer? Dulu, masih banyak orang yang tidak yakin berbelanja secara daring karena kurang percaya pada online marketplace, dan juga kurang nyaman dalam mengikuti rekomendasi orang lain.

Sekarang, di era digital ini banyak pula masyarakat Indonesia yang terpapar dari pengaruh positif dari para influencer. Para peserta yang jadi target oleh para selebriti ini tidak hanya karena mereka merasa ingin memiliki status tertentu atau karena perasaan kewenangan saat berbelanja secara daring.

Tapi, mungkin ada beberapa alasan mengapa kita terpapar dengan racun dari para selebriti tersebut? Sebagai contoh, apabila kita sedang mencari sebuah produk tertentu yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, kemudian kita jadi mudah tergoda oleh rekomendasi dari para influencer.

Di sisi lain, banyak orang menerima pengaruh dari para influencer karena memiliki hubungan parasosial dengan mereka. Apabila kita sering- sering berinteraksi dengan seorang influencer di media sosial, maka kemungkinan besar kita akan merasa terkena racun dari kepercayaannya.
 
ini gampang sekali! kita tergoda oleh para selebriti karena kita suka banget nonton video mereka di youtube atau Instagram, dan kita merasa seperti temen-temennya yang bisa memberikan rekomendasi produk apa aja yang bagus. tapi apa yang kita lakukan setelah itu? kita hanya ikut-ikutan tanpa mencari tahu sendiri siapa mana yang benar-benar tergoda oleh racun ini πŸ˜‚. dan aku pikir kalau kita harus berpikir logis, sebelum kita membeli sesuatu karena rekomendasi selebriti, kita harus tanya dulu siapa yang benar-benar memiliki pengalaman menggunakan produk tersebut πŸ€”!
 
Ahahaha, kan gini aja, aku suka cari produk apa pun hanya karena selebritinya bilang 'kue enak' πŸ˜‚. Tapi serius, aku pikir kalau aku ingin membeli sesuatu, aku harus lihat ulasan dari orang lain dulu, bukan hanya asalnya dari selebriti. Kalau tidak, aku akan terlalu banyak dibelikan produk yang 'kue enak' tapi sebenarnya 'goyang kepala' 🀯.
 
iya aja, aku bilang sih kalau kita jadi terlalu bergantung pada influencer, aku rasa itu karena kita sudah jadi ketergantungan akan teknologi dan media sosial, bikin kita sering- sering lihat apa yang ada di depan layar dan terlupakan tentang kehidupan nyata kita. jadi, kalau aku harus memberikan saran, aku bilang kita harus lebih bijak dalam memilih produk yang kita beli, bukan hanya karena influencer yang bilang itu suka, tapi juga pastikan kita sudah mencari tahu sendiri apa yang kita butuhkan. dan sih, kalau kita sering- sering berinteraksi dengan influencer di media sosial, maka aku rasa kita harus lebih waspada akan ulasan yang tidak jujur, karena itu bisa bikin kita terjebak dalam kebiasaan yang tidak baik πŸ™„
 
oh yah, kalau mau tahu kenapa kita mudah jatuh pada parasosial dari para selebriti, mungkin karena kita lupa untuk selalu memeriksa fakta ya πŸ˜‚. padahal, banyak orang yang tergoda oleh rekomendasi dari influencer hanya karena mereka tidak berpikir kritis tentang apa yang diinginkan. itu artinya, kita harus belajar untuk lebih independen dalam membuat keputusan, jangan sekedar ikut-ikutan apa pun yang diharapkan oleh orang lain πŸ€”.
 
Gue pikir itu karena banyak orang Indonesia yang kayaknya kurang sibuk lagi ke offline, jadi mereka hanya tertarik sama hal-hal digital aja πŸ“±. Misalnya gue sendiri, kalau harus beli bahan makanan, aku lebih suka pergi ke pasar daripada beli online karena aku masih suka merasa apa yang aku beli ternyata asli dan berkualitas. Tapi kalau aku harus memilih antara makan siomay di warung atau membeli siomay online, aku jadi lebih mudah dipengaruhi oleh influencer yang bilang bahwa siomay online itu rasanya lebih enak 😏.
 
Aku pikir influencer seperti orang gila yang selalu berlari-lari dan membagikan hal yang salah tentang produknya πŸ˜‚. Tapi, serius aja, kita harus lebih bijak dalam memilih apa yang kita ikuti di media sosial. Jangan terburu-buru ya, kayaknya perlu dilakukan riset sendiri sebelum berbelanja online πŸ€”.

Dan aku rasa influencer yang bermakna seperti orang yang selalu memberikan tips dan trik yang benar-benar membantu kita dalam kehidupan sehari-hari πŸ™Œ. Maka, kalau kita sering- sering mengikuti rekomendasi mereka, itu tidak apa-apa 😊. Yang penting adalah kita harus tetap sadar dan tidak terlalu tergoda oleh hal yang salah tentang produknya πŸ“¦.

Aku juga pikir banyak orang yang terpapar dari pengaruh negatif dari para influencer karena mereka terlalu fokus pada status sosial 🀯. Jangan lupa, kita harus jaga keseimbangan dalam hidup kita, ya? πŸ’β€β™€οΈ.
 
ini banget! kalau kita nggak hati-hati, kita bisa jadi ikut berbohong sama selebriti yang terus mempromosikan produk apa pun. tapi, aku pikir cara solusinya adalah kita harus lebih bijak saat berbelanja online. kita harus cek ulang informasi dari para selebriti itu apakah mereka benar-benar menggunakan produknya sendiri atau tidak πŸ™…β€β™‚οΈ

dan, aku rasa juga penting untuk kita memiliki kesadaran diri sendiri, kita tidak perlu ikut setuju dengan apa yang di promosikan oleh selebriti. kita harus bisa membedakan apa yang benar dan apa yang salah πŸ€”.
 
Kalau gitu, aku pikir aku sendiri banyak kali terjebak oleh rekomendasi dari para selebriti di Instagram πŸ€¦β€β™‚οΈ. Aku suka banget nonton video mereka dan kayaknya ikut-ikutan membeli produk yang dipromosikan. Tapi kemudian aku pikir, "Wait a minute... aku tidak tahu apakah aku benar-benar membutuhkan produk itu?" πŸ€”. Aku merasa aku terlalu mudah percaya pada para selebriti dan tidak mencari info sendiri sebelum membeli.
 
Gue pikir yang bikin kita mudah tergoda oleh parasosial dari para influencer itu karena kita sendiri yang terlalu sering- sering nonton media sosial! Gue lupa kalau gue seharusnya fokus pada pekerjaan dan bukan cuma-cuma nonton video influencer yang bikin kita merasa kagum. Dan apalagi kalau kita sudah terikat hubungan parasosial dengan mereka, itu jadi membuat kita lebih mudah percaya apa pun yang diucapkan oleh para selebriti tersebut! πŸ€¦β€β™‚οΈπŸ’»
 
Gampangnya kita jadi korban para selebriti di media sosial karena mereka punya banyak pengikut dan orang-orang lain yang suka ikut main dengan gengsinya πŸ˜‚. Mungkin karena kita semua suka nonton video-vidio dan melihat foto-foto yang cantik dari mereka, lalu kita bisa saling berbagi pengalaman tentang produk yang mereka gunakan. Tapi, apa yang tidak kita ketahui adalah banyaknya iklan yang dibuat oleh para selebriti ini dengan tujuan untuk memperluas jaringannya dan mendapatkan uang dari brand-brand tersebut πŸ€‘.
 
gak bisa percaya sih, orang-orang ini selalu tergoda oleh rekomendasi influencer tanpa bahkan tahu apa yang dihasilkannya πŸ˜‚. saya ahih kalau orang masih beli produk yang salah hanya karena selebriti recommedasinya. mungkin mereka tidak punya waktu untuk cari informasi sendiri, atau mungkin mereka hanya ingin nyaman dan mudah. tapi siapa tau kalau influencer itu juga memiliki konflik kepentingan πŸ€‘. gimana kalau kita lebih cermat dalam memilih produk yang kita beli? apakah kita harus terus ikut rekomendasi orang lain? πŸ€”
 
heeeeheee, aku rasa ini karena kita nggak bijak dalam memilih influencer yang benar-benar bermanfaat buat kita. kalau kita sering banget nonton video dari Fikret Solihat di instagram, maka pasti kita akan tergoda banget dengan rekomendasi-nya πŸ˜‚. tapi, apa aku salah kalau aku bilang bahwa Fikret Solihat itu influencer yang paling banyak bermanfaat buatku? 🀣

nah, serius aja, mungkin kita harus lebih bijak dalam memilih influencer yang benar-benar bermanfaat buat kita. tapi, aku rasa aku juga tergoda banget oleh rekomendasi dari influencer lain, seperti Raffi Teo πŸ˜…. aku nyari-nyari belanja produk-produk yang dia rekomendasikan, dan gak ada salahnya lagi πŸ€·β€β™‚οΈ.

tapi, apa yang paling penting adalah kita harus tetap bijak dan tidak terlalu mudah tergoda oleh rekomendasi dari influencer. kita harus memeriksa sendiri produk yang kita inginkan sebelum membelinya, bukan hanya mengikuti rekomendasi dari orang lain πŸ€‘.
 
Gak bakal percaya kalau sekarang banyak orang yang jadi pengikut para selebriti hanya karena mereka sering berinteraksi sama-sama di media sosial. Mereka pikir kalau karena kita sering banget ngobrol sama influencer, maka kalau mereka bilang suatu produk bagus, kita harus percaya! Gak jelas sih... kalau kita udah nyaman banget ngobrol sama orang, tapi kalau orang itu bilang ada produk lain yang lebih baik, kayaknya kita harus coba sendiri dulu.
 
aku pikir kalau kita harus memilih antara mengikuti rekomendasi para selebriti atau tidak, kita harus bisa berpikir sendiri dulu πŸ€”. tidak apa-apa kalau kita salah pilihan, tapi jangan nyesal karena dipengaruhi oleh orang lain. aku rasa kalau kita harus belajar cara untuk tidak mudah tergoda oleh parasosial dari para selebriti. misalnya, kita bisa membaca review produk sendiri sebelum membelinya πŸ“š, atau coba cari info tentang product itu dulu sebelum memutuskan. dan juga jangan lupa untuk tetap jaga keseimbangan dalam hidup, jangan terlalu fokus pada status sosial 😊.
 
Saya rasa ini masalah kita yang paling sulit untuk diatasi... πŸ˜” Mereka semua memaksa kita menjadi konsumen tanpa pikirkan dampaknya pada diri sendiri atau lingkungan. Saya rasa kita perlu lebih berpikir dan tidak hanya mengikuti rekomendasi orang lain. Kita perlu belajar untuk bertanya dan mencari informasi sendiri sebelum melakukan sesuatu yang bisa membahayakan diri kita. πŸ€”
 
gampang banget tergoda oleh para selebriti itu, kan? 🀯 kadang-kadang aku sendiri jadi korban, ketika aku liat review produk dari influencer favoritku dan aku langsung mau belinya tanpa perlu memikirkan apalagi. tapi kemudian aku pikir, "hmm, apa yang aku lakukan?" πŸ˜‚ itu karena aku tahu bahwa banyak orang yang juga jadi korban sama hal ini. dan aku rasa ada beberapa alasan mengapa kita tergoda oleh para selebriti itu. salah satu alasan adalah karena kita sering berinteraksi dengan mereka di media sosial, sehingga kita merasa dekat dengannya dan lebih percaya pada rekomendasi mereka. tapi apa yang perlu kita lakukan? πŸ€” aku pikir kita harus lebih bijak dalam memilih produk yang kita beli, dan tidak langsung mau mengikuti rekomendasi dari orang lain tanpa memikirkan apalagi.
 
Gue pikir apa yang bikin orang mudah tergoda oleh parasosial dari para influencer adalah karena mereka sering- sering melihat iklan yang menarik dan mengesankan di media sosial. Seperti, kalau gue lihat postingan dari selebriti favorit gue, maka aku langsung merasa ingin memiliki barang yang sama, tanpa perlu memikirkan lebih lanjut tentang kebenaran atau alternatif lain. Dan ini bukannya hanya terjadi pada gue aja, tapi ada banyak orang di Indonesia juga yang mengalami hal yang sama πŸ€”πŸ’»
 
Aku pikir memang benar kalau banyak orang tergoda oleh rekomendasi para selebriti itu 😊. Aku sendiri juga kadang-kadang ikut rekomendasi dari influencer di media sosial, misalnya kalau aku sedang cari produk skincare baru πŸ€”. Tapi, sekarang aku coba lebih banyak mencari review dari orang lain dan membaca ulasan dari pembeli sebelumnya πŸ“š. Sepertinya itu bisa membuatku lebih bijak dalam memilih produk yang benar-benar cocok untuk kebutuhan aku πŸ’β€β™€οΈ.
 
kembali
Top