Kemlu Respons Pigai: Urusan Venezuela di Luar Agenda Dewan HAM

Kemlu Responds to Pigai's Statement on Venezuela Affair

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan diri sebagai negara yang mendukung penanganan masalah HAM di Venezuela. Meskipun Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menyatakan bahwa Indonesia akan turut serta dalam penanganan masalah tersebut saat menjadi presiden Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam konferensi pers di Kantor Kemlu RI, Direktur HAM dan Migrasi Kemlu RI, Indah Nuria Savitri, menyatakan bahwa agenda Dewan HAM PBB memang memiliki beberapa isu terkait permasalahan HAM domestik di Venezuela. Namun, dia menegaskan bahwa dinamika situasi terbaru di Venezuela usai Amerika Serikat menangkap Presiden Nicolas Maduro tidak termasuk dalam pembahasan.

"Dewasa ini, isu Venezuela memang sudah ada dan masuk pada agenda Dewan HAM PBB," katanya. "Namun, agendanya adalah isu HAM internal di Venezuela. Jadi, konteks yang berbeda, dinamika yang terbaru itu berada di luar mekanisme yang sudah disepakati di Dewan HAM."

Indah juga menekankan bahwa di antara agenda pada sesi ke-61 Dewan HAM, pembahasan tentang HAM di Venezuela masih pada tingkat domestik dan tidak akan membahas dinamika terkini.

"Di antara agenda pada sesi ke-61 Dewan HAM, pembahasan tentang HAM di Venezuela masih pada tingkat domestik, bukan dinamika terkini," katanya. "Dinamika situasi terkini di Venezuela akan dibahas di dewan-dewan PBB lainnya, tidak terkhusus hanya pada Dewan HAM."

Indah juga menyatakan bahwa untuk membahas dinamika situasi terkini di Dewan HAM, diperlukan adanya pengajuan urgent debate dari negara-negara anggota. Namun, sampai saat ini, permintaan tersebut dipastikan belum ada.

Sementara itu, Menteri HAM, Natalius Pigai, menyatakan bahwa Indonesia akan turut serta dalam penanganan masalah HAM di Venezuela. Dia menekankan bahwa Indonesia telah berhasil merebut kursi Presiden Dewan HAM PBB dan will menangani Venezuela sebagai presiden baru.

"Hari ini kita rebut Presiden Dewan HAM PBB, karena kementerian HAM," katanya. "Ini baru 80 tahun Indonesia merdeka, Indonesia memimpin pertama kali lembaga multilateral dunia."
 
ini kabar yang gede, kalau kemlu punya jawaban soal venezuela tapi masih banyak pertanyaan πŸ€”. apakah kemlu bisa menjelaskan lebih jelas tentang bagaimana mereka akan bekerja sama dengan pbb untuk menangani masalah hama di venezuela? dan siapa nanti yang akan bertanggung jawab atas hal ini? πŸ€·β€β™‚οΈ

kalau tidak, rasanya kemlu hanya menyerupai banyak organisasi lain yang hanya berbicara dan tidak memiliki tindakan nyata πŸ’Έ. apakah kita harus percaya dengan kata-kata yang hanya mengalir tanpa ada hasil yang konkrit? πŸ˜’
 
Maksudnya apa sih? Indonesia mau turut sama lagi dengan Venezuela? Kita udah terlambat sekali, nggak ada yang bisa diubah. Maduro itu udah lama banget, tapi Menteri Pigai ini masih ingin mengatakan bahwa Indonesia akan 'mimpin' Venezuela? Gimana caranya? Kita udah ke sini karena tidak punya kemampuan untuk mengatasi masalah-masalahnya sendiri. Sekarang lagi meminta lain orang untuk turut sama, nggak ada logika.
 
gak kejadian sih kalau indonesia mau turut sama penanganan masalah hama di venezuela, tapi gak ada bukti sih bahwa natalius pigai benar-benar akan jadi presiden dewan ham pbb πŸ˜•. apa kira-kira dia bisa jadi presiden itu? kalau benar-benar mau turut sama, maka harusnya ada prioritas dan strategi yang jelas. tapi gak ada kabar sih tentang itu... πŸ€”
 
ini aja nggak percaya denger dari pigai sih kalau dia bilang indonesia akan jadi presiden dewan ham pbb 🀯. tapi aku pikir ada hal lain yang penting, yaitu Indonesia harus lebih teliti dalam menilai situasi di venezuela, sebelum ngedeclare apa-apa. Venezuela itu komplis, bro πŸ€”.
 
Kalau aku lihat kejadian ini, aku pikir kalau kita harus berbeda, kita tidak boleh hanya menyerap isu-isu dari orang lain tanpa juga melakukan evaluasi sendiri. Kita harus memiliki wawasan untuk memahami situasi yang ada di Venezuela dulu sebelum kita ikut campur. Dan kalau kita sudah paham, kita juga harus tahu kapan harus berintervensi dan kapan tidak.
 
πŸ€” gimana kalau Kemlu nggak sabar nunggu Venezuela siap untuk ditangani? πŸ•°οΈ mungkin Pigai kayaknya sudah lupa kalau niaga itu masih bnyak rumit di sini... 😐
 
😊 Mau dipikirkan lagi keadaan Venezuela itu, seru banget kalau negara lain mau masuk dalam penanganan isu tersebut. Sepertinya pigai gak sempat ngebahas hal ini di depan umum, padahal dia baru menjadi presiden lembaga multilateral itu aja. Jadi sisi lainnya pasti ada yang lagi ngejar informasi lebih lanjut, biar bisa tahu keadaan terkini. Aku rasa ini masalah yang serius, karena banyak yang terkena dampak dari situasi tersebut. πŸ€”
 
Hahahaha, Pigai lagi ngomong tentang Venezuela, tapi dia gak bisa ngatai apa yang sebenarnya terjadi di sana 🀣. Maksudnya, Indonesia akan turut serta dalam penanganan masalah HAM di Venezuela, tapi siapa bilang bahwa Indonesia bakal menjadi presiden baru Dewan HAM PBB? Dia itu seperti ngejilat, ngerasa kayak gila πŸ˜‚. Sementara itu, Direktur HAM dan Migrasi Kemlu RI itu ngomong kalau agenda Dewan HAM PBB hanya fokus pada isu HAM internal di Venezuela, tapi siapa bilang bahwa ada yang tidak jelas? πŸ€”. Kita harus lihat ke dalam akun Pigai, dia lagi bikin drama di mana-mana 🎭.
 
πŸ€” Mending aja kita lihat data2 dari Venezuela pas tahun lalu, ada 35.000 orang mati akibat konflik di sana... πŸ“Š dan masih banyak korban yang tak pernah ditemukan. Kemudian, Indonesia berbicara tentang HAM di Venezuela, tapi apa rencana kita itu? 🀝 Menurut data2 dari UNHCR, lebih dari 4 juta orang Venezuela yang menjadi pelarian di luar negeri... 🌎 dan banyak lagi yang hidup di bawah garis miskin. Apa Indonesia mau ambil tindakan atau hanya berbicara-bicara? πŸ€·β€β™‚οΈ

πŸ“ˆ Berdasarkan data2 dari World Bank, Venezuela memiliki defisiensi perdana sebesar $79 miliar pada tahun 2024... πŸ€‘ dan ini berdampak besar bagi ekonomi negara tersebut. Mau kita ambil contoh dari Indonesia saja, jika kita tidak berhati-hati dengan masalah HAM di Venezuela, apa yang akan terjadi di Indonesia? πŸ€”

πŸ“Š Lalu, apa artinya kalau Indonesia berhasil merebut kursi Presiden Dewan HAM PBB? 🀝 Menurut data2 dari PBB, Indonesia telah mengirimkan 30.000 pasukan ke luar negeri... πŸš€ tapi bagaimana kalau pasokan tersebut digunakan untuk membantu negara lain yang membutuhkan, bukan hanya untuk mencari kepentingan sendiri? πŸ€·β€β™‚οΈ

πŸ“Š Jadi, saya rasa kita harus lebih matang dalam mengambil tindakan, bukan hanya berbicara-bicara tentang HAM di Venezuela. Kita harus melihat data2 yang ada dan menggunakan informasi tersebut untuk membuat keputusan yang tepat... πŸ€”
 
Saya pikir kalau Kemlu gak jelas kalau mau ngomong tentang Venezuela apa sih. Pertama kalinya, Indonesia minta untuk jadi presiden Dewan HAM PBB dan sekarang lagi ngebahas tentang Venezuela. Saya rasa kalau ada masalah HAM di Venezuela, pasti udah dibicarakan sebelumnya dalam agenda lain. Kalau gak sih, kenapa Indonesia kena buat ngebahas tentang itu?

Aku juga pikir kalau Natalius Pigai, Menteri HAM, bisa ngomong lebih jujur tentang keinginannya untuk jadi presiden Dewan HAM PBB dan itu semua karena Indonesia mau memimpin di lembaga multilateral dunia. Tapi, siapa tahu, kalau Indonesia jadi presiden barunya pasti gak bisa lupa asal-usulnya dari bujangan kebodohan nih πŸ˜‚
 
Pagi omong-omongan Kemlu itu seru banget 🀣. Kalau aja si Menteri HAM bisa ngatakan aja kalau gak ada yang diantarai oleh Indonesia, aku suka banget πŸ˜„. Tapi kemudian disebut-sebutkan kalau gak ada yang diantarai oleh Indonesia, apa aja keajaiban itu? πŸ€” Kemlu lagi memasang diri sendiri πŸŽ‰.
 
ada sih yang bilang Indonesia udah luar biasa bisa menduduki kursi Presiden Dewan HAM PBB, tapi siapa tahu nanti apa yang terjadi kalau ada bocoran intelijen dari Venezuela? 😐
 
gak bisa percaya kalau Indonesia yang akan jadi presiden Dewan HAM PBB, sekarang juga aja negara-negara lain sudah ada yang pernah jadi dulu 🀯. tapi sepertinya masih banyak hal yang harus diatasi di dalam negeri kita sendiri, misalnya isu perekonomian dan pendidikan yang masih banyak macet πŸ“‰πŸ“š. kayaknya harus fokus terlebih dahulu sebelum ngebawa masalah di luar negeri 😊
 
kembali
Top