Kemlu Pastikan RI Tak Wajib Bayar Iuran Dewan Perdamaian Gaza

Kemlu Pastikan RI Tak Wajib Bayar Iuran Dewan Perdamaian Gaza

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa Indonesia tidak perlu membayar iuran keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza. Hal tersebut dikatakan oleh Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela, mengutip informasi tentang pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang meminta negara-negara anggota Dewan Perdamaian membayar lebih dari 1 miliar dolar AS demi hak keanggotaan permanen.

"Kontribusi anggaran tersebut bersifat sukarela, dan tanpa iuran pun tetap bisa menjadi anggota Dewan Perdamaian", kata Mulachela. Ia juga menekankan bahwa Indonesia memandang Dewan Perdamaian hanya sebagai mekanisme sementara untuk menghentikan kekerasan dan melindungi warga sipil di Jalur Gaza.

Selain itu, Mulachela juga menyebutkan bahwa inisiatif Trump tersebut telah memiliki dasar hukum internasional setelah didukung oleh Resolusi 2803 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

"Indonesia memandang Dewan Perdamaian bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai mekanisme sementara yang didukung DK PBB", ucap jubir Kemlu tersebut.

Mengenai pernyataan Trump, ia juga menyatakan bahwa Indonesia tidak perlu membayar iuran keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza.
 
hehehe, aku pikir benar-benar aja masalah ini kan? kenapa kita harus bayar biaya angkat badan dulu sebelum bisa jadi bagian dari organisasi yang penting banget buat mencegah konflik di Gaza ๐Ÿค”. tapi kalau kira-kira tidak ada iuran apa pun, itu artinya sudah bagus deh! jangan perlu ngerasa wajib atau apa-apa. kayaknya masalah ini bisa ditangani dengan cara yang lebih santai dan rasional ๐Ÿคž.
 
aku rasa kalau Amerika serikat ingin kita bayar lebih dari 1 miliar dolar as itu kayaknya terlalu berlebihan sih... aku pikir kalau kita tidak perlu membayar itu karena kita sudah memiliki mekanisme lain untuk melindungi orang-orang di jalur gaza seperti organisasi-organisasi internasional lainnya. aku lebih suka kalau Amerika serikat dan Israel bisa mengatur masalah mereka sendiri tanpa harus memaksa negara-negara lain untuk membayar uang yang banyak...
 
aku pikir ini wajar banget sih, kementerian luar negeri RI udah berbicara dgn presiden Amerika serikat juga, dan sekarang udah ada klarifikasi. aku rasa kalau kita tidak membayar iuran keanggotaan dewan perdamaian gaza itu bukan masalah, karena pernyataan trump tadi udah ada dasar hukum internasional. kayaknya kita jangan terlalu serius dgn hal ini. ๐Ÿ˜Š
 
Gak sabar banget ya kalau kita harus membayar iuran Dewan Perdamaian Gaza! ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ Menurutku, itu seperti membiayai pertandingan olahraga yang tidak kita perlu ikuti. Jika kita tidak ingin ikut kegiatan tersebut, gini juga caranya untuk tidak ikut biayanya ๐Ÿ˜’. Tapi, kalau kita ingat tujuan dari Dewan Perdamaian itu adalah untuk melindungi warga sipil di Jalur Gaza, toh aku rasa itu bukan masalahnya kita sih. Yang penting, kita bisa membantu dan mendukung pekerjaan mereka secara sukarela, gak perlu dibayar dengan uang ๐Ÿ˜Š.
 
gak bisa percaya sih.. orang yang bilang apa itu? kalau Indonesia nggak mau bayar biaya anggota dewan perdamaian gak berarti kayaknya Indonesia tidak peduli dengan masalah di jalur gaza... tapi aku rasa aku masih belum paham apa itu dewan perdamaian dan apa yang maksud dari iuran keanggotaannya... toh kalau kita harus bayar biaya tersebut, gak ada salahnya kan?
 
hebat kan kalau negaranya kita bisa menolak bayar iuran ke anggota Dewan Perdamaian di Gaza ๐Ÿค๐ŸŒ aku pikir ini bukan tentang politik, tapi tentang moralitasnya. jika kita bayar iuran ke Dewan Perdamaian, berarti kita sedang membayar untuk tidak terlibat dalam konflik tersebut. tapi kalau tidak bayar, berarti kita mau membantu mencari solusi yang lebih baik dari situasi tersebut. aku rasa ini yang perlu di pertimbangkan nih ๐Ÿค”๐ŸŒŸ
 
๐Ÿค” ga percaya sama kenyataannya kayak gini ๐Ÿ™ƒ. kalau asalnya sih negara-negara anggota dewan perdamaian harus membayar 1 miliar dolar AS, tapi kemlu jadi bantu-antu Trump nih ๐Ÿค‘. aku rasa ini salah strategi, kalau mau serius dengan peperdamaian pasti tidak bisa dipasarkan seperti niaga barang ๐Ÿ”ด. tapi sih aku setuju dengan pemikiran Kemlu yang memandang dewan perdamaian hanya sebagai mekanisme sementara, jadi tidak perlu dibayar iuran ๐Ÿ™.
 
Gue pikir kalau gini bisa jadi gue salah, tapi kemudian baca tulisan itu... Kemlu RI sih memastikan kita nggak wajib bayar uang keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza, kaya kayak pernyataan Donald Trump. Tapi kenapa gue pikir tidak percaya? Karena sebelumnya kemlu RI udah bilang kalau Indonesia hanya ikut Dewan Perdamaian sebagai mekanisme sementara buat menghentikan kekerasan dan melindungi warga sipil di Jalur Gaza, kayaknya tidak perlu bayar uang. Dan itu juga didukung oleh Resolusi 2803 DK PBB, jadi siapa yang salah?
 
๐Ÿค”๐Ÿ‘€๐Ÿ˜’ Kemungkinan gini, kalau kita terus bayar iuran buat Dewan Perdamaian, tapi kira-kira apa yang terjadi dengan dana itu? ๐Ÿค‘๐Ÿ’ธ Nah, kalau Presiden AS Donald Trump bilang iuran itu sukarela, maka apa lagi yang dia cari? ๐Ÿ˜’ Mungkin dia ingin ngelakunin Indonesia buat kebutuhan perdamaian di Gaza? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ

Saya pikir ini ada masalah dengan cara ngelola dana internasional. Siapa yang nonton gini? ๐Ÿค”๐Ÿ‘€ Kita bayar iuran, tapi siapa yang mendapatkan? ๐Ÿ˜’ Nah, kalau Indonesia tidak perlu membayar iuran, maka kita bisa fokus buat hal lain yang lebih penting di negara kita. ๐ŸŒŽ๐Ÿ’ช

Saya juga nggak yakin lagi apa yang terjadi dengan Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB. ๐Ÿ˜ณ Apakah itu masih valid? Apakah ada yang yang nggak jelas? ๐Ÿค”๐Ÿ‘€ Nah, kalau kita nggak bisa yakin, maka kita harus lebih hati-hati dan fokus buat hal yang pasti. ๐Ÿ’ก
 
Kalau nggak ada konsesi sama sekali, aja cuman bikin masalah lebih besar lagi... Bayaran lebih dari 1 miliar dolar AS itu nggak adil sama Indonesia, kayaknya kita harus mencoba cari alternatif lain ya...
 
Wah bro, aku pikir ini seperti main game FIFA, siapa yang mau 'bayar' untuk menjadi anggota tim? ๐Ÿ˜‚ Sekarang kalau Trump meminta uang, tapi Kemlu bilang tidak perlu bayar, sih bisa bermain dengan koin aja! ๐Ÿค‘ Aku rasa ini kayak nonton film action, presiden Amerika memegang senjata, kemudian Indonesia seperti 'goyang' ๐Ÿ˜‚. Tapi jadi apa bro? ๐Ÿค”
 
๐Ÿ˜’ Udah kayaknya kalau negara-negara bisa terbebas dari beban pembayaran iuran yang bikin mereka jadi capek... apa lagi kalau nggak ada hasil yang positif dari kehadiran di meja perbatasan Gaza ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. Indonesia udah punya banyak masalah sendiri, kayaknya jangan dipaksa membayar biaya untuk bisa terlibat dalam konflik lain. ๐Ÿ’ธ Aku rasa itu cara Trump yang nggak jelas lagi... siapa yang nanti harus membayar biaya? ๐Ÿค”
 
Kalau benar-benar tidak wajib bayar iuran itu? Kenapa sih kalau kita sudah terus memberi bantuan untuk Palestina? Maksudnya apa? Kita nggak bisa ngaruh-arrah kan? Tapi, kayaknya jadi bukti bahwa kita serius dengan konsep perdamaian. Waduh, gini sih keterlibatan internasional yang susah-susah nih! ๐Ÿค”๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
 
Sudah waktunya kita fokus pada hal lain bukannya memikirkan keterlibatan dana kita dengan lembaga-lembaga internasional. Tapi apa salahnya kita membantu jika tujuan mereka benar-benar untuk melindungi warga sipil di Jalur Gaza? Mungkin kalau kita lihat dari perspektif itu, memang tidak perlu kita bayar iuran keanggotaan Dewan Perdamaian. tapi gampangnya ini bukanlah jawaban sejati.
 
ini kayaknya nggak masuk akal sih... kalau Trump udah nyeseluhkan 1 miliar dolar AS untuk jadi anggota Dewan Perdamaian, tapi kemul udah bilang Indonesia tidak wajib bayar iuran apa pun. ini seperti main game atau apa? kayaknya Trump udah minta Indonesia ambil uang saku-nya sendiri aja...
 
gak percaya banget apa yang terjadi di Gaza! aku tahu banyak orang yang masih takut banget ketika melihat foto2 mereka yang terluka, tapi kenapa kita tidak bisa berani membantu? aku rasa itu karena kita masih banyak sumber daya yang harus dihabiskan untuk masalah lain ya... dan kalau kita tidak mau membayar iuran Dewan Perdamaian, apa yang akan kejadiannya? aku rasa kita harus lebih bijak dalam menangani situasi ini, tapi mungkin aku cuma penasaran sih... ๐Ÿค”๐ŸŒŽ
 
kembali
Top