Kemenhaj Tegaskan Istithaah Bukan Batasi Masyarakat Ibadah Haji

Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa istithaah kesehatan harus dilakukan untuk memastikan keselamatan jemaah haji, bukan untuk membatasi kesempatan beribadah. Hal ini diucapkan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta Pusat.

Irfan menjelaskan bahwa proses istithaah kesehatan dilakukan sebelum tahap pembayaran atau pelunasan biaya haji. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan jemaah mampu menjalani aktivitas fisik berat di Tanah Suci tanpa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Istithaah merupakan tahapan pemeriksaan kesehatan wajib sebelum calon jemaah diberangkatkan ke Arab Saudi. Hingga saat ini, tercatat 220.283 jemaah haji reguler dan 14.644 jemaah haji khusus telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 1.135 jemaah haji reguler dinyatakan tidak istithaah sehingga gagal berangkat. Untuk jemaah haji khusus, jumlahnya mencapai 34 orang. Sementara itu, 704 jemaah haji reguler masih perlu evaluasi lanjutan terkait kondisi kesehatannya.

Menteri Haji juga menegaskan bahwa pemerintah menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap aspek kesehatan pada musim haji 2026. Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk memastikan hanya jemaah yang memenuhi syarat istithaah kesehatan yang diberangkatkan ke Arab Saudi.

Istithaah kesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan haji, karena dapat membantu mencegah terjadinya kecelakaan atau penyakit pada jemaah. Oleh karena itu, Menteri Haji dan Umrah harus terus berusaha meningkatkan kualitas pemeriksaan kesehatan untuk memastikan keselamatan jemaah haji.
 
ini cerita yang bikin aku sedih nih ๐Ÿค•. kalau aku harus dipertimbangkan, aku rasa pemerintah perlu lebih teliti dalam melakukan istithaah kesehatan untuk jemaah haji. aku tahu pentingnya keselamatan, tapi kadang-kadang aku pikir kebijakan ini juga bisa dijadikan alasan untuk orang-orang yang kurang mampu beribadah. apa artinya mereka harus membatasi kesempatan mereka karena takut ada masalah kesehatan? itu bukan cara yang benar, kamu harus membantu orang lain, tidak menolak mereka hanya karena khawatir masalah kecil.

tapi aku juga tahu pentingnya pemeriksaan kesehatan, jadi aku harap pemerintah bisa meningkatkan kualitas istithaah kesehatan agar semua jemaah haji bisa berangkat dengan aman ๐Ÿ™.
 
hehe, apa lagi yang bisa kita harapkan dari pemerintah nih ๐Ÿคฃ? Menteri Haji itu bilang istithaah kesehatan harus dilakukan untuk memastikan keselamatan jemaah haji, tapi kemudian bilang juga tidak mau membatasi kesempatan beribadah ๐Ÿ˜‚. Gue rasa jadi pemeriksaan kesehatan itu buat apa sih? ๐Ÿค”

Mungkin karena pemerintah ingin tidak kehilangan biaya haji, ya? Hehe, kalau gak, kenapa harus ada istithaah kesehatan yang bikin jemaah jadi ragu-ragu ๐Ÿ˜…. Gue bayangin jika gue pernah beribadah di Arab Saudi, aku pasti tidak mau pergi ke sana kalau gue ada masalah kesehatan ๐Ÿค’.

Tapi serius, istithaah kesehatan itu penting banget, jadi pemerintah harus terus meningkatkan kualitasnya agar keselamatan jemaah haji tidak terancam ๐Ÿ˜Š.
 
Kalau gini juga sih, makanya kita udh perlu istithaah sebelum berangkat ke Arab Saudi, kan? Jangan mau dikecewakan karena harus kembali lagi. Saya pikir ini yang penting, kalau tidak mau istithaah, jadi gak bisa ikut haji. Kita udh perlu hati-hati aja, supaya keselamatan kita bisa terjamin ๐Ÿ˜Š
 
Kasihan banget ya! 1.135 jemaah haji reguler yang gagal berangkat karena tidak istithaah ๐Ÿ˜”. Itu tentu sangat pahit hati bagi mereka dan keluarga. Menteri Haji harus terus berusaha meningkatkan kualitas pemeriksaan kesehatan agar tidak ada lagi kecelakaan atau penyakit pada jemaah haji. Kita harap semoga semua jemaah yang akan berangkat nanti sudah sehat dan siap untuk beribadah di Tanah Suci ๐Ÿคž.
 
gak sabar lagi kan?? pemerintah harus serius banget dengan istithaah kesehatan sebelum musim haji 2026, ya? kalau tidak nanti semua jemaah yang berangkat ke arab saudi siapa tahu gak bisa bertahan, dan itu buat semua umat islam di Indonesia kesulitan. menteri haji harus terus berusaha meningkatkan kualitas pemeriksaan kesehatan, jangan sampai hanya sekedar nulis teka-teki aja.
 
Haha, istithaah kesehatan... seperti cek gigi sebelum pernikahan, kan? ๐Ÿ˜‚ Menteri Haji harus berjalan terus dalam pemeriksaan ini agar tidak ada kecelakaan di Tanah Suci. Yang penting adalah keselamatan jemaah haji, bukan biaya perjalanan ya! ๐Ÿคฃ
 
aku pikir nih, biar aman buat jemaah haji sih, tapi kalau nanti mereka harus di isolasi dulu sebelum bisa berangkat ke Arab Saudi itu sih? aku rasa lebih baik kalau pemeriksaan kesehatan dilakukan setelah tahap pembayaran atau pelunasan biaya haji. begitu jadi prosesnya, gak usah diisolasi dulu aja, tapi mampu menjalani aktivitas fisik berat tanpa masalah ๐Ÿ˜Š.
 
๐Ÿคฉ Kenapa gini? Istithaah kesehatan itu bisa bikin kita lebih aman di Tanah Suci, tapi sekarang juga bikin banyak orang tidak bisa ikut berhaji karena tidak istithaah ๐Ÿ˜”. Menteri Irfan itu sengaja buat kebijakan nol toleransi, kan? Itu beda dari dulu, kalau kita masih terlalu lembur ๐Ÿ˜…. Nah, aku pikir lebih baik diprioritaskan keselamatan jemaah daripada kesempatan beribadah ya, tapi sekarang ada kebijakan yang bikin kita tidak bisa ngerti apa-apa ๐Ÿค”. Tapi aku percaya Menteri Irfan itu sengaja buat hal ini agar semuanya lebih aman, kan? ๐Ÿ˜Š
 
kalo nanti ada seseorang gak bisa istithaah, apakah dia harus kembali ke rumah dan nggak bisa pergi ke arab saudi lagi? mungkin ini salah strategi, kapan aja kira aja orang sudah sehat kan? sih lebih baik biaya haji dulu kembalikan ke orang yang gak bisa pergi jadi jemaah ๐Ÿ˜’
 
ini gue pikir istithaah kesehatan seharusnya diperlakukan dengan lebih bijak, tidak hanya sekadar membatasi kesempatan beribadah saja ๐Ÿค”. kalau pemeriksaan kesehatan dilakukan terlalu ketat, pasti ada yang akan terlewatkan ya. tapi gue juga tahu bahwa keselamatan jemaah haji sangat penting, jadi mungkin kebijakan nol toleransi bukan main keburuan ya ๐Ÿ˜ฌ. tapi apa kalau kita bisa menemukan keseimbangan antara keselamatan dan kesempatan beribadah? gue rasa itu yang perlu kita fokuskan.
 
kembali
Top