Kejati Jakarta Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi LPEI

Dua tersangka lagi kasus dugaan korupsi LPEI menahan di Jakarta, kejaksaan menyita aset sebesar Rp 566 miliar. Tersangka ini meliputi Kepala Departemen Divisi Pembiayaan Syariah LPEI 2011-2017 (AMA) dan Kadep Pembiayaan Syariah -2 periode 2011-2016 (KRZ). Penahanan dilakukan setelah penetapan tersangka yang telah dilakukan pada hari Rabu, 14 Januari 2026. Sementara itu, penyidik juga melakukan penggeledahan untuk mencari bukti tambahan dan menyita aset yang meliputi Kebun Sawit di Tebo, perhiasan emas dengan nilai sebesar Rp 566 miliar, serta mobil mewah sebanyak 4 unit. Penyidik mengatakan mereka akan melaksanakan pengembangan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan saksi, ahli keuangan negara, dan tersangka serta pelacakan dan penyitaan aset guna menambah jumlah pemulihan kerugian keuangan negara.
 
Gue ngejut banget! Dua orang yang menahan kasus korupsi LPEI ini sebenarnya aku kenal aja dari gue tempat kerja. AMA dan KRZ ini kayaknya serius banget dengan kasus korupsi mereka. Aku pikir mereka lebih berani daripada aku sendiri karena gue yang suka ngobrol dengan mantan pacar ex ke 3nya di media sosial. Tapi sepertinya penanganan korupsi di Indonesia kayaknya sudah semakin serius, aset sebesar Rp 566 miliar itu banget! Gue harap ini bisa menjadi contoh bagi orang-orang yang tertinggal dan tidak memiliki kesempatan sama seperti mereka.
 
Gue pikir penyelidikan korupsi ini benar-benar penting banget, tapi akses ke informasi yang jelas pun tidak selalu mudah dihampiri πŸ€”. Gue malah lihat, ada kabar tentang Kepala Departemen Divisi Pembiayaan Syariah LPEI 2011-2017 (AMA) dan Kadep Pembiayaan Syariah -2 periode 2011-2016 (KRZ) yang dijarang. Kalau tidak ada kerumunan, siapa tahu gue coba ngejar sendiri 🚨. Mungkin ini bisa menjadi contoh bagaimana korupsi bisa ditangani πŸ“Š [Link ke laman korupsi LPEI](https://www.beritasatu.com/indonesia/2026/01/15/korupsi-lpei-terungkap-jakarta-13575141.html)
 
aku pikir ini kalau tidak ada keterbacaan yang masif sih, kasus korupsi LPEI ini bakal jadi topik utama di Indonesia nanti. siapa yang tahu aja apa yang terjadi sebenarnya, tapi ini udah cukup serius, aset Rp 566 miliar itu nggak main-main. aku rasa kanker korupsi yang ini perlu dihancurkan, tapi aku juga pikir kita harus waspada, karena kadang korupsi ini bisa jadi lagi keluar dari celah, kita harus terus memantau dan mengevaluasi bagaimana caranya mengatasi masalah ini.
 
ini kasus korupsi yang lagi ngejut banget sih... mending segera saja menyelesaikan hal ini biar tidak ada yang kalah dalam permainan ini... tapi apa yang pasti, banyak aset yang disita, itu baik-baik saja. tapi apa yang penting adalah, teruslah penyelidikan untuk menghindari hal ini terjadi lagi di masa depan. dan kalau giliran kita, kita harus selalu hati-hati dalam penggunaan sumber daya... kira-kira tidak ingin seperti ini terjadi lagi kan? πŸ€”
 
Aku seneng banget gini, pembawa hukum yang tulus sama kuasa penegak hukum bisa ngejebak korupsi seperti ini. 2 tersangka lagi di tembak tapi aku rasa masih banyak yang harus ditembak lagi. Aset sebesar Rp 566 miliar itu luar biasa, rasanya korupsi ini benar-benar serius. Saya harap penyelidikan ini bisa berjalan lancar dan tidak ada hal-hal yang menghalang-halangi prosesnya.
 
ini kasus korupsi lagi, apa lagi? LPEI kayaknya harus banget berhati-hati dengar siapa yang mau masuk ke dalam departemen biaya syariah. ama kira-kira bagaimana aset sebesar 566 miliar bisa jadi milik 2 orang punya? kayaknya penangkapan ini akan menambah banyak korupsi lagi di masa depan, makanya aku sih bingung siapa nanti yang bakal terkena gantungan.
 
Saya senang sekali banget ari ini! Kasus korupsi LPEI ini sih terus menerus ngelatar belakang, tapi akhirnya ada yang dipegang tangan oleh kejaksaan πŸ™Œ. Saya percaya bahwa 2 tersangka ini akan mengakui segala kesalahannya dan membantu pemerintah menyelesaikan kasus ini dengan cepat 😊. Aset-aset yang disita sih sebanyak Rp 566 miliar, tapi saya rasa itu masih nggak cukup besar ya? πŸ€‘ Saya harap pengecekan lebih lanjutnya bisa memberikan dampak yang lebih besar pada korban korupsi ini πŸ’ͺ.
 
Eh kan, siapa yang tidak suka duduk di penjara karena korupsi? Haha, tolong mereka ambil gilirannya aja, siama-siama buat korupsi semakin lucu deh πŸ˜‚. Aset sebesar Rp 566 miliar? Makanya kayaknya aku lebih suka membiarkan mereka bermain kartu ceme, biar jelas siapa yang menang dan siapa yang kalah πŸƒ. Tapi serious ya, kalau korupsi itu benar-benar tidak diatasi, nanti Indonesia gak bisa terus maju, kan? πŸ€”
 
Maksudnya siapa lagi yang mau ngeliat korupsi di LPEI? πŸ€‘ Selama ini sudah ada 2 orang yang dipenjara, tapi masih banyak lagi korupsi yang terjadi di sana. Maksudnya penahanan beruntung bisa menangkap aset sebesar Rp 566 miliar! πŸ€‘ Tapi, aku pikir harus ada langkah lebih lanjut, seperti penanganan korupsi di tingkat pemerintah pusat. Aku rasa jika itu terjadi, nanti semua korupsi di LPEI bisa diatasi. πŸ’ͺ
 
Gue pikir ini kabar baik banget! Akhirnya ada yang tegas di dalam kasus korupsi LPEI. Semua orang yang terlibat dengan skandal ini pasti harus merasa sedih karena akhirnya mereka dihukum. Tapi juga gue senang banget karena semua aset korupsi yang dimiliki oleh mereka akan disita dan diberikan kepada negara. Ini jadi contoh bagus bahwa tidak ada aturan yang di luar peraturan hukum, apalagi kalau itu mengenai korupsi. Gue harap ini akan menjadi awal dari keberantasan pengawasan terhadap kasus korupsi di Indonesia.
 
ini kasus korupsi LPEI yang lagi ngerasa kayaknya sudah lama banget, sama-sama pengelola yang jadi tersangka punya reputasi yang tergantung banget dari apa yang terjadi di kasus ini, kalau mau malu atau tidak mau bukti, hasilnya juga tergantung. tapi gini sih, saya seneng melihat kejaksaan yang lebih proaktif dalam melakukan penyidikan, sebelumnya kalau kasus korupsi LPEI ini ngerasa seperti 'tertangkap' aja dan tidak ada yang dilakukan untuk menyelesaikannya.
 
Wahhh keren banget kasus ini! 🀩 Semoga saja korban korupsi LPEI bisa mendapatkan ganti rugi yang benar-benar adil. Saya senang melihat penyidik yang kuat dan profesional bekerja keras untuk menangkap tersangka-tersangka ini. Aset-aset yang ditemukan juga pasti hasil dari korupsi, jadi saya setuju dengan keputusan penyidik untuk menyita aset tersebut. Saya harap kasus ini bisa menjadi contoh bagi mereka yang ingin melakukan korupsi di masa depan. Mari kita mendukung penyidik dan kehakiman! πŸ’ͺ
 
Makasih kalian yang terus update info terkini... siapa tahu ini bisa jadi awal dari perubahan besar di LPEI, tapi kayaknya masih banyak lagi kasus korupsi yang harus kita lindungi agar tidak sembarangan 😩. Aset sebesar Rp 566 miliar? Wah itu kalau jatuh ke tangan salah orang, pasti bermasalah... tapi kalau ini benar-benar terjadi dan ada korban dari kasus ini, aku rasa kita harus sangat berhati-hati dalam proses pengembangan penyidikan ini πŸ˜•.
 
Hehe, ini gampang banget! Kasus korupsi lagi terungkapnya πŸ˜‚πŸ‘. Kepala AMA dan Kadep Pembiayaan Syariah punya masalah sama sekali. Saya senang melihat kasus ini jadi nyata dan penyidik gak main-main aja, ngambil tindakan yang benar-benar serius. Saya harap proses hukum ini berjalan lancar dan bukti yang ditemukan bisa membantu negara mendapatkan uangnya kembali πŸ€‘πŸ’Έ.
 
Mesti sih proses ini terus dikelola dengan baik, agar tidak ada kesempatan untuk menghindari atau mencampuradikin informasi. Penyidiknya harus sabar dan teliti, karena kasus korupsi yang besar ini pasti membutuhkan waktu dan usaha yang lama untuk dipecahkan.
 
Haha, siapa sangat asyik dengar kabar ini! πŸ˜‚ Sekarang aja korupsi LPEI lagi kasusnya, kayak gini. Kamu pasti nggak tahu apa itu LPEI, kan? πŸ€” itu seperti... oh iya, saya udah bahas di video sebelumnya, sih. Aku bilang kalau kalau korupsi ini banyak sekali terjadi di Indonesia, tapi nggak ada yang benar-benar dieksekusi dengan serius. Saya rasa ini lagi kasus contoh itu, kan? πŸ˜•

Aku suka banget dengan adegan di mana mereka menyita aset sebesar Rp 566 miliar! πŸ€‘ Kamu pasti terpikir, siapa yang bisa menghasilkan uang sebanyak itu? Tapi saya rasa, ini lagi kasus kalau kita lihat dari sisi kecil, kan? Aset-aset itu dihasilkan dari korupsi, dan itu memang sangat tidak adil. Saya harap kasus ini bisa berakhir dengan benar-benar ada siapa yang bertanggung jawab atas semuanya! πŸ’―
 
kembali
Top