Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) siap menghadapi proyeksi kerugian besar bagi jemaah haji Indonesia, jika tidak ada penyelesaian masalah pada proses pemvisaan. Karena itu, petugas yang bertanggung jawab harus bekerja tanpa istirahat, bahkan di hari libur.
Dalam musim haji 2026 ini, Kemenhaj merekrut sebanyak 85 tenaga pendukung untuk mengurus proses pemvisaan. Biasanya hanya 70 orang yang bekerja dalam proyek ini. Keputusan ini ditujukan untuk menghindari kepanikan pada proses pengisian kuota haji, karena deadline yang sangat mepet.
"Di hari libur pun kami masuk," kata Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji, Khairunnaim. Ia menekankan bahwa tim ini bekerja 24 jam, dibagi dua sifat. Pada sifat pertama, mereka mulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB, kemudian dilanjutkan pada sifat kedua dari pukul 20.00 WIB hingga 08.00 WIB esok harinya.
Mereka juga mengatakan bahwa tim ini bekerja dengan intensitas yang tinggi. Misalnya, mereka melakukan verifikasi data yang pertama terkait paspor. Seperti validasi foto terbaru, kesesuaian halaman identitas, dan penambahan nama (endorsement) bagi jemaah yang paspor hanya terdiri dari satu suku kata.
Mereka berharap agar semua persyaratan administratif dapat selesai tepat waktu, untuk menghindari masalah pada keberangkatan.
Dalam musim haji 2026 ini, Kemenhaj merekrut sebanyak 85 tenaga pendukung untuk mengurus proses pemvisaan. Biasanya hanya 70 orang yang bekerja dalam proyek ini. Keputusan ini ditujukan untuk menghindari kepanikan pada proses pengisian kuota haji, karena deadline yang sangat mepet.
"Di hari libur pun kami masuk," kata Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji, Khairunnaim. Ia menekankan bahwa tim ini bekerja 24 jam, dibagi dua sifat. Pada sifat pertama, mereka mulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB, kemudian dilanjutkan pada sifat kedua dari pukul 20.00 WIB hingga 08.00 WIB esok harinya.
Mereka juga mengatakan bahwa tim ini bekerja dengan intensitas yang tinggi. Misalnya, mereka melakukan verifikasi data yang pertama terkait paspor. Seperti validasi foto terbaru, kesesuaian halaman identitas, dan penambahan nama (endorsement) bagi jemaah yang paspor hanya terdiri dari satu suku kata.
Mereka berharap agar semua persyaratan administratif dapat selesai tepat waktu, untuk menghindari masalah pada keberangkatan.