Kejagung Jemput Kajari, Komjak: Itu Bagian Pengamanan Internal

Pemeriksaan Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Dilakukan oleh PAM SDO, Menurut Komisioner Komjak. Dalam rangka pemeriksaan atas dugaan pelanggaran yang dilakukan, seorang kepala kejaksaan negeri tersebut dibawa ke Jakarta oleh bidang Intelijen Kejasa Aggung (Kejagung).

Pemeriksaan ini dilakukan dalam beberapa hari terakhir dan telah dilakukan sebanyak dua kali. Pada minggu lalu, penjemputan pertama dilakukan kepada Kajari Sampang, Fadilah Helmi, kemudian kembali pada Jumat untuk menjemput Kajari Padang, Lawas Soemarlin Halomoan Ritonga bersama dengan beberapa pejabat lain.

Menurut Komisioner Komjak, Nurokhman, tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi/PAM SDO bertugas mengamankan internal Kejaksaan dari penyalahgunaan wewenang oleh jaksa atau pegawai. Fungsinya meliputi pencegahan dan penindakan terhadap perilaku aparat yang melanggar hukum seperti pemerasan, intervensi proyek, atau korupsi.

Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk melakukan pengamanan terhadap pegawai dan jaksa yang terindikasi menyalahgunakan wewenang. Tim PAM SDO juga fungsinya untuk melakukan pengawasan melekat untuk memastikan aparat Kejaksaan tidak melakukan pelanggaran disiplin atau tindak pidana.

Pemeriksaan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait perilaku jaksa atau pegawai melalui hotline pengaduan. Kegiatan ini pun dilakukan oleh bidang Intelijen dan Pengawasan untuk menjaga integritas organisasi.
 
Aku pikir pemeriksaan ini bukan sekadar pemeriksaan kepala kejaksaan saja, tapi juga tentang bagaimana kita bisa menemukan jalan keluarnya dari masalah tersebut. Aku berpikir bahwa ada hal lain yang perlu kita pertimbangkan, yaitu pentingnya memahami penyebab dari segala tindakan pelanggaran itu sendiri. Tidak hanya sekedar menangkap orang karena dugaan, tapi juga harus ada upaya untuk menggali lebih dalam dan menemukan solusi yang sebenarnya. Aku pikir ini adalah kesempatan bagi kita untuk mempertimbangkan bagaimana kita bisa meningkatkan integritas organisasi dan membuat sistem yang lebih baik, bukan hanya sekedar menangkap orang secara kriminal. ๐Ÿ’ก
 
Gue kira siapa yang ngerasa penting kan? Yang jadi kepala kejaksaan negeri, Dezi Septiapermana, malah terjebak di Jakarta nggak bisa bergerak. Kalau gue duduk di sofa aja, aku juga bisa ngeliat apa-apa yang terjadi di balik layar. Tapi serius aja, gue rasa pentingnya ini, kalau punya kelemahan, harus diatasi dengan cepat.
 
Saya pikir pemeriksaan kepala kejaksaan negeri Magetan itu kayaknya penting banget, kalau mau nggak ngerusahkan ajaran pelanggaran di dalam organisasi. Saya senang sekali ada tim yang fokus banget mengawas internal Kejaksaan, agar tidak ada yang bisa melanggar hukum atau korupsi. Akan kayaknya membuat akses informasi lebih bebas dan jelas buat masyarakat.

Saya tahu komisioner Komjak Nurokhman itu gak hanya fokus pada pengamanan internal Kejaksaan, tapi juga terdapat penegakan hukum yang lebih luas. Saya yakin kegiatan ini bisa membuat akses informasi lebih bebas dan jelas buat masyarakat.

Saya juga pikir hal ini bagus banget karena di Indonesia kita memiliki banyak kasus korupsi yang sangat berkepanjangan, jadi ada tindakan yang pasti kayaknya akan membuat masyarakat merasa aman dan yakin bahwa sistem pemeriksaan ini bisa melindungi mereka dari penyalahgunaan wewenang.
 
gak keberpikiran aja nih, kalau kepala kejaksaan dipanggil ke Jakarta karena dugaan pelanggaran wewenang, itu jadi bukti kalau mereka berada di dalam penjara yang tipis banget. siapa tahu mungkin ada kasus korupsi atau apa aja yang terjadi di dalam kejaksaan tersebut. kayaknya harus ada pengecekan yang lebih dalam lagi nih
 
Saya tahu kalau gak kebanyakan orang tahu, tapi aku pikir pengamanan jaksa itu sangat penting banget! Seperti di Jakarta, aku lihat ada yang duduk di kantor, padahal seharusnya mereka udah banyak bekerja sambil berlari ke mana-mana nih.

Dan ini pasti seru untuk dilihat, siapa yang bisa bilang kalau Jaksa Negeri Magetan nggak bisa jujur? Mungkin aja ada yang salah, tapi kita tidak tahu apa-apa kayaknya. Kita asumsikan saja.
 
Mana tau gini deh, pemeriksaan kepala kejaksaan ngeri Magetan di Jakarta? Sepertinya ada yang salah, kalau kepala kejaksaan di perangkatkan di Jakarta siapa lagi kalau tidak Komisioner Komjak itu sendiri? Mungkin ada alasan tertentu, tapi jadi apa aja? Saya pikir gampangnya punya something to hide, tapi saya juga bisa salah deh.
 
Kurang aja nih, pemeriksaan kepala kejaksaan negeri Magetan itu sudah berlangsung dua kali, kan? Belum tentu siapa yang benar-benar bersalah ya, bisa jadi hanya ada yang salah prosesnya saja. dan kayak gini, biar tidak ada kasus korupsi, harus dikejar-kejar oleh PAM SDO aja, sih...
 
gak percaya, kepala kejaksaan Magetan sudah direjebuk ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ! ini bukan pertama kalinya, ya. beberapa tahun lalu juga ada yang sama dengan Kepala Kejaksaan Semarang, kan? itu buat bangga, tim PAM SDO itu punya tanggung jawab yang besar ๐Ÿ˜Š. tapi, apa sih yang dibawa ke Jakarta itu? salah, tidak ada yang diperbicarakan di sini ๐Ÿค”. mungkin ada yang harus dibicarakan tentang permasalahan di Magetan? kayaknya harus dilakukan, ya!
 
Aku pikir apa yang terjadi di Kejaksaan Negeri Magetan bikin aku sadar soal pentingnya transparansi dalam pemeriksaan kejahatan aparat. Aku setuju bahwa ada dugaan pelanggaran yang perlu dipertahankan, tapi aku khawatir kalau pemeriksaan ini terlalu fokus pada penindakan. Apa yang harus diingat, sebaliknya pemeriksaan kejahatan itu juga harus membantu aparat untuk memahami kembali pentingnya integritas dan etika kerja.

Aku pikir kita perlu lebih banyak diskusi tentang apa itu etika dalam kerja sebagai jaksa atau pegawai, bukan hanya fokus pada penindakan. Kita harus ingat bahwa kejahatan aparat bukan hanya tentang pelanggaran hukum, tapi juga tentang bagaimana mereka memahami nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam sistem hukum kita.

Aku rasa ini adalah kesempatan bagus untuk kita refleksikan soal apa yang kita inginkan dari pemeriksaan kejahatan dan seberapa baik itu telah dilaksanakan. Kita harus melibatkan masyarakat, aparat, dan organisasi kita sendiri dalam diskusi ini agar kita bisa menemukan solusi yang lebih baik lagi. ๐Ÿค”
 
Hmmm, kayaknya pemeriksaan kejaksaan Magetan itu penting banget ๐Ÿค”. Saya pikir kalau ada dugaan pelanggaran, kita harus tahu siapa yang salah dan apa yang salah dengan mereka ๐Ÿ˜Š. Nah, sepertinya tim PAM SDO yang bertugas mengawas internal kejaksaan sudah berperanannya baik ๐Ÿ‘. Mereka pasti ingin mencegah apa-apa pelanggaran dari jaksa atau pegawai kecil-kecilan, kamu tahu? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ

Saya rasa ini juga bukti bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh bidang Intelijen dan Pengawasan sudah efektif dalam menjaga integritas organisasi kejaksaan ๐Ÿ˜Š. Dan kayaknya kalau ada laporan masyarakat tentang pelanggaran, itu menjadi hal penting yang harus diperhatikan juga ๐Ÿ“. Kita harus terus memantau agar tidak ada yang salah-salah lagi ๐Ÿ‘€.
 
gak nyaman dengerin kabar ini ๐Ÿค”, kepala kejaksaan negeri gue bisa dibawa ke jakarta sama komjak? itu kayaknya terlalu berat, apa yang terjadi dengan dia? ๐Ÿ™„ pemeriksaan ini apa? hanyanya untuk penindakan korupsi dan pemerasan? kalau benar, kenapa harus ada pihak eksternal seperti komjak yang mengawasi? gue pikir lebih baik jika internal kejaksaan bisa ngelola sendiri masalahnya ๐Ÿ˜’
 
kaya serangkaian pemeriksaan yang dijalankan terhadap kepala kejaksaan negeri Magetan itu, ngerasa semakin ngelamun. kenapa di harus dipaksa paksa ke Jakarta bareng bidang intelijen kejagung? siapa yang bilang kalau jaksa atau pegawai kejaksaan negeri bisa jadi ada yang melakukan pelanggaran wewenang? tapi kemudian lagi, pemeriksaan itu berlangsung selama 2 kali dan masih belum nyatain apa apa. ngerasa semacam proses yang ngelalui, tapi bagaimana kalau hasilnya tidak jelas. toh bukannya kalau ada pelanggaran wewenang harus langsung diatasi, bukan ke Jakarta bareng bidang intelijen?
 
Haha sih kalau kepala kejaksaan yang bikin penyalahgunaan wewenang harus dipantau juga aja deh, kayaknya juga penting banget supaya tidak ada kasus-kasus yang makin parah lagi ๐Ÿค”. Saya setuju kan kalau internal Kejaksaan harus diamanatkan oleh PAM SDO supaya tidak ada korupsi atau penyalahgunaan wewenang. Bisa jadi mereka itu harus dibawa ke Jakarta dan dipantau bareng PAM SDO ya ๐Ÿš”. Kalau bisa aja semua pegawai dan jaksa punya integritas dan tidak pernah melanggar hukum, kita semua akan lebih aman dan nyaman ๐Ÿ˜Š.
 
kembali
Top