Kejagung Jemput Kajari, Komjak: Itu Bagian Pengamanan Internal

Berdasarkan informasi yang diterima Tirto, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, dijemput oleh Bidang Intelijen Kejagung. Penjemputan ini dilakukan dalam rangka pemeriksaan atas dugaan pelanggaran yang dilakukan.

Menurut informasi yang diterima dari sumber di dalam kejaksaan, Dezi Septiapermana sudah berada di Jakarta sejak kemarin. Namun, hingga saat ini, pemeriksaan masih belum selesai.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, juga dijemput oleh bidang tersebut beberapa hari yang lalu. Selain itu, Kepala Kejaksaan Negeri Padang, Lawas Soemarlin Halomoan Ritonga, juga menjadi korban penjemputan.

Penjemputan ini dilakukan oleh Pengamanan Sumber Daya Organisasi/PAM SDO yang berada di bawah bidang Intelijen Kejagsaan. Fungsinya adalah untuk mengamankan internal kejaksaan dari penyalahgunaan wewenang oleh jaksa atau pegawai, serta menindaklanjuti laporan masyarakat terkait perilaku jaksa atau pegawai.

"Sekarang kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari internal Kejasaan apakah ada pelanggaran atau tidak. PAM SDO sudah sering melakukan penindakan dan berujung sanksi sesuai dengan yang diperbuat," kata Komisioner Komjak, Nurokhman.

Pengamanan ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan wewenang oleh jaksa atau pegawai.
 
Hmm, kayaknya kejaksaan itu nantinya harus bisa jujur tentang apa yang terjadi. Kalau udah dijemput, berarti ada yang curiga dengannya. Aku pikir ini penting banget, karena kalau jaksa atau pegawai melanggar hukum, itu akan merusak kepercayaan masyarakat. Aku senang Komisioner Komjak mengatakan bahwa PAM SDO sudah melakukan penindakan sebelumnya dan berhasil sanksi. Sumber daya internal kejaksaan ini pasti penting untuk menjaga integritasnya. ๐Ÿ™
 
aku punya keponakan yang pacar sama anak bujang kalian di Magetan, apa kejadian ini kan berhubungan dengannya? aku rasa pemeriksaan ini bisa dilakukan lebih cepat, siapa tahu ada yang salah, tapi aku juga nggak ingin membuat cerita aku sendiri di media. aku hanya harap jaga-jaga tidak ada korban yang lain, karena aku already terlalu banyak yang pernah mengalami.
 
aku rasanya kabar ini cukup serius banget ๐Ÿค”. pemeriksaan yang dilakukan oleh PAM SDO pasti bukan karena tidak ada yang salah, tapi karena kita harus waspada dengan penyalahgunaan wewenang di kalangan jaksa atau pegawai nih. aku harap pemeriksaan ini bisa berujung pada kesadaran dan kepatuhan bagi semua orang di dalam sistem kejaksaan. aku juga berharap supaya ini bisa menjadi contoh yang baik untuk mencegah penyalahgunaan wewenang di masa depan ๐Ÿ™.
 
Gue pikir pemeriksaan internal kejaksaan ini harusnya sudah selesai lama ngejek... kalau tidak ada pelanggaran, bisa saja ada yang lebih baik dari ini ๐Ÿ˜Š
 
Hmm, apa yang terjadi dgn Kepala Kejaksaan itu? Selalu ada cerita gak enak banget tentang kejahatan di dalam sistem hukum kita ๐Ÿค•. Tapi, saya rasa harus bersikap netral dan tidak sampai terlibat sama sekali. Yang penting adalah Keadilan dan keselamatan masyarakat. Jangan tahu siapa yang salah atau siapa yang benar, tapi itu semua harus dipecahkan dengan cermat dan adil. Saya harap hasil pemeriksaan itu bisa memberikan jaminan bahwa tidak ada kejahatan yang terjadi di dalam sistem hukum kita ๐Ÿ˜Š.
 
Sekarang ini kalau buat kasus korupsi, gampangnya sih, tapi buat kasus jaksa yang dituduh pelanggaran, itu beda story, ya? ๐Ÿค” Menurutku penjemputan ini harus dijawabin apa tujuannya. Kalau buat pemeriksaan internal yang benar, maka pasti ada alasan yang jelas dan tidak bisa dipaksa, kan?

Dan kalau sudah terjepit dalam penindakan, itu artinya sih ada kecurangan yang dibalas dendam? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ Atau masih ada cara lain untuk menyelesaikan kasus ini dengan benar? Yang jelas harus diingat, tidak boleh terjadi penyalahgunaan wewenang oleh jaksa atau pegawai, tapi juga harus adil dan tidak bisa dipaksa.
 
Gue rasa pemeriksaan ini kayak apa aja, kan? Jaksa-pekongan lagi dijemput, tapi gue pikir apa yang salah deh? Mungkin ada yang salah juga, tapi jangan bilang semua jaksa nggak baik ya, karena gue kenal dengan beberapa orang jaksa yang gudep korupsi, kan? Gue harap hasil pemeriksaan ini bisa membuat kejaksaan lebih baik lagi, agar jaksa-pekongan tidak bikin masalah lagi. Tapi, apa yang harus kita lakukan juga? Kita harus menunggu hasilnya aja... ๐Ÿค”
 
๐Ÿ™„ Mungkin kalau tidak ada penjemputan, dia bisa langsung ngomong tentang apa-apa dan malas buat pemeriksaan internal kejaksaan... Sepertinya masih banyak yang harus diinvestigasi dan diawasi... Kita harap hasilnya nggak terburu-buru sama sekali ๐Ÿคž
 
Gue pikir penjemputan Dezi Septiapermana ini agak susah-busahannn... Kenapa harus dijemput sama mereka? Gue rasa giliran mereka untuk menegosiasikan sendiri apakah ada dugaan pelanggaran yang dilakukan. Tapi, mungkin si Komjak Nurokhman tahu apa yang terjadi di dalam kejaksaan Magetan... Gue harap hasilnya tidak terlalu buruk, biar gak bikin masalah lagi di kalangan warga dan pegawai kejaksaan.

Gue juga penasaran tentang alasan mengapa mereka memilih Dezi Septiapermana untuk dijemput. Apakah ada yang spesifik yang dilakukannya? Gue rasa tidak adil jika Dezi harus menjadi korban sama PAM SDO ini...
 
Aku pikir ini juga seperti cerita rakyat tentang balas jahat, kalau kita berbagi kebaikan kepada orang lain, tapi ada seseorang yang melakukan kesalahan dan harus dipertangkap, toh itu bisa menjadi pelajaran untuk kita semua... ๐Ÿค”

Jika punya wewenang, jangan digunakan dengan niat buruk, karena itu akan mencemari masyarakat. Kita harus selalu berhati-hati dan bersih dalam menjalankan tugasnya... ๐Ÿ’ก
 
Dalam keadaan ini, aku pikir ada kesan panjatkan kuasa oleh PAM SDO, kan? Mereka harus lebih serius dalam melakukan penindakan dan tidak hanya sekedar menunggu hasil pemeriksaan dari internal Kejasaan. Aku rasa perlu adanya transparansi dan akuntabilitas dalam penjemputan seperti ini, nih. Apakah benar-benar ada pelanggaran yang terjadi atau hanya sekadar manipulasi untuk menonjolkan kelebihan PAM SDO? Aku ingin melihat langkah-langkah yang akan diambil oleh Komissioner Komjak untuk memastikan bahwa penjemputan ini tidak berujung menjadi politisasi.
 
aku senang dilihat ada inisiatif dari pemeriksaan internal kejaksaan, tapi aku rasa ini lebih serius dari yang diharapkan. kenapa harus menargetkan beberapa kepala kejaksaan? apa benar-benar terjadi pelanggaran yang parah sehingga pemeriksaan dilakukan dengan cara ini?

aku pikir ada kesempatan untuk memperbaiki masalah-masalah di dalam sistem kejaksaan, tapi penjemputan ini membuat aku khawatir. apa benar-benar ada bukti bahwa ada pelanggaran yang parah? atau ini hanya sebagai contoh bagaimana pemeriksaan internal bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih serius?

aku harap komisi komjak dan pamerintahan kejaksaan bisa memberikan penjelasan yang jelas tentang apa yang terjadi dan mengapa ada inisiatif ini.
 
๐Ÿ˜‚๐Ÿš” aku pikir ini kalau-akal dari pemeriksaan kejaksaan apakah ada yang bilang jajaka atau pegawai yang tidak tahu cara kerja? ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ aku pikir ini salah tempat ya! Kepala kejaksaan magetan udah dijemput aja, tapi ngga ada hasil apa-apa? ๐Ÿ˜ก aku rasa ini malas banget! ๐Ÿšซ
 
Kalau coba ikuti berita ini, ternyata ada penjemputan kakek-kakak jaksa di beberapa kejaksaan, ya? Mungkin bukanlah hal yang salah lagi, tapi kalau begitu, apa sih tujuan dari penjemputan ini? Atas dasar dugaan pelanggaran, tapi apa yang pasti? Kalau ternyata tidak ada pelanggaran, gak apa salahnya lagi kembali ke biasa, deh!
 
Hmm... apa artinya kapan-kapan penjahat kaya Dezi Septiapermana juga harus dijemput? ๐Ÿค” Biasanya, penjahatan yang dilakukan oleh jaksa itu adalah tanda-tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres di dalam sistem kehakiman kita. Dan sekarang, pemeriksaan dari internal Kejasaan ini pasti untuk memastikan apakah ada yang salah dan perlu diperbaiki. ๐Ÿ˜Š Tetapi, saya tetap curiga... mengapa kita harus menunggu hasil pemeriksaan saja? Kenapa tidak langsung mengambil tindakan yang tepat agar mencegah kesalahannya terjadi kembali? Mungkin itu artinya sistem kehakiman kita masih ada beberapa keterbukaan... tapi saya rasa semoga kita bisa belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut dan menjadi lebih baik. ๐Ÿ™
 
Aku pikir ini cuma cara berpikir yang kaku banget, kan? Banyak korban penjemputan yang nih masih belum punya hasilnya, aku rasa ini cuma cara pemerintah untuk mengawali kesempatan mereka. Tapi, apa yang terjadi dengan hak asasi manusia di dalamnya? Mereka sih ada benar-benar melanggar, tapi kemudian mau dicopot dan dipukul? Aku rasa ini kalau tidak ada penegakan hukum yang adil, pasti semua orang akan menikmati privase mereka. Tapi sekarang aku masih ngerasa curiga, karenanya aku harus terus memantau perihal ini. ๐Ÿ˜’
 
kembali
Top