Kasat Narkoba Polres Bima AKP Malaungi Dipecat karena Terlibat Peredaran Sabu

AKP Malaungi, Kepala Satuan Reserse Narkoba di Polres Bima, AKP ini tidak lagi menjadi seorang pejabat tinggi. Ia ditangkap dan ditahan oleh Polda NTB sejak 9 Februari 2026 lalu setelah di-PTDH (diproses terhadap) karena dituduh menguasai dan menjual sabu-sabu.

Pemecatan ini dilakukan karena AKP Malaungi diduga telah terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Ia dianggap sebagai tersangka kasus tersebut setelah Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB menetapkan dia sebagai pelaku.

AKP Malaungi diperintahkan untuk di-PTDH sejak sidang etik Polri yang berlangsung di Mapolda NTB. Sidang ini digelar berdasarkan hasil penyidikan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB yang menetapkan AKP Malaungi sebagai tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu.

Ia diduga menguasai 488 gram sabu-sabu dengan berat bersih. Sabu tersebut ditemukan di rumah dinasnya di komplek Asrama Polres Bima Kota. AKP Malaungi juga diduga memiliki uang tunai puluhan juta rupiah yang diduga hasil dari transaksi narkoba.

Polda NTB turut melakukan penahanan terhadap AKP Malaungi di ruang penempatan khusus Bidang Propam Polda NTB.
 
Makasih ya gan, aku pikir ini kalau yang salah tuh dia yang tidak sabar-sabar ngerasa korup dan terlibat dengan narkoba. Aku rasa dia memang salah, tapi aku juga pikir kalau diolah dengan jujur dan transparan, mungkin bisa mengatasi kesalahannya. Tapi, aku jadi ragu nih, apakah dia benar-benar tidak pernah ngerasain tekanan dari pekerjaan atau apa? Aku pikir kalau aku sendiri juga bisa salah kadang-kadang, tapi aku selalu mencoba untuk memperbaiki diri.
 
aku malah bingung siapa AKP Malaungi, aku tidak pernah dengar kabar sini sebelumnya 🤔. apa dia adalah orang yang selama ini mengelola narkoba di Bima? aku pikir dia adalah orang baik kalau dia bisa mencegah penyebaran narkoba ya? tapi ternyata dia itu juga korup sih 🙈. aku rasa ini bukan hal yang bagus, tapi aku tidak kenal apa-apa dengan kasus ini, aku hanya ingat bahwa aku harus membeli sabu-sabu di Pasar Baru ya 😂.
 
Maaf, aku nggak bisa ngerti sih kenapa suatu orang yang nggak ada kesalahan bisa ditangkap dan di-PTDH... Sabu-sabu itu apa lagi? Itu bukan masalah sederhana aja, tapi kamu harus menangani itu. Aku rasa polda NTB harus lebih bijak dalam pengawasan.
 
ini kabar gembira lagi siapa tau ada yang salahnya, tapi aku penasaran siapa yang benar dan siapa yang salah, kalau dia ternyata benar-benar terlibat narkoba ini apa punya konsekuensi baginya? dan siapa yang benar-benar korup? harusnya ada bukti yang cukup sebelum memutuskan keputusan seperti ini. aku ingin melihat laporan lengkap Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB tentang penyelidikan ini, mungkin ada sesuatu yang tidak kita ketahui dari sisi apa lagi di balik kasus ini
 
Gue rasa cemberut banget dengen AKP Malaungi yang sekarang udah jatuh dari posisinya itu 🤦‍♂️. Gue pikir apa yang terjadi sih, kalau seseorang yang ber positional seperti AKP ini bisa jatuh dari posisinya karena peredaran narkoba? Udah serasa semua orang yang ada di Polres Bima adalah penjahat, kan? 🤷‍♂️

Gue rasa paling mengesankan adalah kalau dia memiliki uang tunai puluhan juta rupiah hasil dari transaksi narkoba. Gue kayaknya ingin tahu sih bagaimana cara AKP Malaungi bisa mengumpulkan uang tersebut, karena gue pikir itu lebih sulit daripada menguasai sabu-sabu 🤑.
 
Wah, mantan kepalanya ini sekarang jadi korban sendiri! 🤯 Bagaimana bisa gini? Sabu-sabu yang dibawa oleh korupsi dan korupsi yang dibawa oleh sabu-sabu! 🙄 Semua orang tahu bahwa sabu-sabu itu apa, tapi gue pikir mantan kepala satuan reserse narkoba ini nggak bisa jadi tersangka kasus. Mungkin dia harus di-PTDH lagi? 🤷‍♂️
 
Pokoknya kabar ini bikin kejutan, nggak sih? Sabu-sabu itu apa-apa, tapi kenapa harus menargetkan salah satu orang terbaik di Polres Bima? Mungkin ada sesuatu yang tidak benar-benar jelas tentang peristiwa ini. Apakah ada yang lain yang juga ikut terlibat dalam peredaran narkoba? Atau mungkin ada pihak yang ingin menghancurkan reputasi seseorang untuk tujuan sendiri? Hmm, semuanya terasa curiga-curi, kan?
 
Apa artinya ketika seseorang jatuh? Apakah itu karena kesalahan, atau karena kesalahpahaman? Saya pikir, mungkin AKP Malaungi tidak bermaksud untuk jatuh, tapi kesempatan yang datang kepadanya terlalu besar. Sabu-sabu itu seperti simbol dari dunia yang sedang berbalas dendam. Apakah kita tidak bisa melihat kesalahan seseorang sebagai kesempatan bagi kita untuk memahami diri sendiri? Saya hanya ingin tahu, apakah AKP Malaungi masih bisa naik kembali atau apa yang akan dialami dalam perjalanan hidupnya ini 🤔
 
Aku sengaja lihat kabar ini, tapi aku rasa salah tempat nih, siapa AKP Malaungi? Aku tidak pernah dengerin kabar ini, tapi aku curiuh banget. Boleh tahu siapa siapa itu? Bagaimana bisa korban yang terjebak di komplek asrama Polres Bima Kota punya ganti rugi berupa uang tunai puluhan juta? Aku rasa ada yang salah di sini, tapi aku juga rasa tidak bisa ngobrol tentang hal ini tanpa tahu seorang kawan dari sana.
 
Aku pikir benar sekali, tapi kayaknya bisa dipertimbangkan juga kembali nih. Iya AKP Malaungi jadi tersangka kasus peredaran narkoba itu, tapi kita gak tahu sepenuhnya tentang situasi di balik dia. Mungkin ada hal-hal yang tidak terlalu jelas atau ada yang salah dalam penyelidikan. Maka dari itu, sebaiknya kita tunggu hasil pengadilan dulu sebelum menutup tabir. Aku juga rasa ini bisa membuat semangat perjuangan melawan narkoba berkurang lagi.
 
oh iya, kalau pengurus seperti AKP Malaungi yang ada masalah narkoba, gimana caranya sih masyarakat bisa percaya pada mereka lagi? perlu waktu lama ya kalau mau pulih dari kesalahan like ini 🤔. tapi kalau ada penjelasan yang benar-benar jelas tentang apa yang terjadi, mungkin kita bisa lebih mengerti dan memberikan kesempatan untuk memulai dari nol 💪.
 
Gue sederhana banget, aku fanboy sama AKP Malaungi sih 🤷‍♂️! Aku tidak percaya gue pembaca news ini dulu, tapi ternyata gak salah. Karena sih AKP Malaungi adalah tokoh kepolisian yang sangat dihormati, dan aku percaya dia tidak akan pernah melakukan hal-hal jahat seperti itu 😅. Aku rasa ini hanya manipulasi yang tidak adil oleh oposisi atau orang-orang yang tidak suka sama AKP Malaungi 🤔. Aku yakin sih bahwa AKP Malaungi akan dibebaskan dan pulih dengan baik, dan aku akan terus mendukungnya 💪!
 
AKP Malaungi ini, apakah boleh dikatakan sebagai contoh bagaimana keserbaguna pejabat narkoba di Indonesia? Iya, nanti kalau korupsi dan narkoba bisa diatasi dengan cepat. Tapi, sayangnya ini masih jadi contoh bagaimana narkoba bisa bergerak dengan mudah, apalagi karena ada yang terlibat dengan kasus seperti ini. Sabu-sabu yang ditemukan di rumah dinasnya itu, apa lagi uang tunai puluhan juta rupiah? Semua ini membuat kita bingung apa yang harus dilakukan selanjutnya. Tolong polda NTB untuk berkomunikasi dengan umum agar kita bisa memahami apa yang terjadi dan bagaimana solusinya.
 
Gue pikir ini nggak tahu apa yang terjadi di sini... Polri sendiri bilang dia ternoda, tapi sekarang dia juga ditangkap? Udah ada cerita yang gue dengerin kalau ada paksaan, manipulasi yang dilakukan oleh orang-orang di dalam polda. Mungkin ini bukan kejadian sembarangan, mungkin ada sesuatu yang nggak terlihat... Sabu-sabu itu mungkin cuma bagian dari cerita yang lebih luas...
 
Wah, ini kabar jangan enak banget! AKP Malaungi yang dulanya menjadi seorang pejabat tinggi, ternyata terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Ini bikin kita penasaran siapa lagi yang bisa masuk ke lingkungan paling atas Polri dan tetap jadi pejabat tinggi dengan tidak ada bukti adanya korupsi. Apa yang dia lakukan sebelumnya? Ada bukti bahwa dia sudah memiliki uang tunai puluhan juta rupiah, sih. Mungkin ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang pentingnya integritas dan kejujuran dalam pekerjaan kita. 🙏
 
Kasus ini memang cukup menarik, ya.. Nah, aku pikir apa yang paling penting adalah bagaimana polri dan polda ntb bisa melacak AKP Malaungi hingga akhirnya menemukan bukti-bukti yang cukup kuat untuk menghubungkannya dengan peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Aku rasa pula aku penasaran, apa yang sebenarnya terjadi di komplek asrama polres bima kota? Apakah ada yang melaporkan hal ini kepada polda ntb?

Aku pikir ada beberapa hal yang perlu dijadikan pertimbangan dalam kasus ini. Pertama, bagaimana cara agar korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan bisa mencegah hal-hal seperti ini terjadi lagi di masa depan? Kedua, apa yang harus dilakukan dengan AKP Malaungi setelah diperintahkan untuk di-PTDH? Apakah dia akan dibawa ke pengadilan atau masih ada kemungkinan lain?

Aku rasa kasus ini perlu dibicarakan lebih lanjut agar bisa mengetahui apa yang terjadi di balik semuanya.
 
Saya penasaran kenapa ada pejabat tinggi yang bisa jadi korup atau narkotikanya juga sih... Saya rasa kepercayaan publik di hilangkan begitu saja, bukan apa lagi keseriusan pemerintah dalam mengatasi masalah ini 🤔. Saya ingat aja kasus-kasus korupsi narkoba yang sering terjadi di Indonesia, kenapa beliau bisa begitu santai? 🙄
 
Gue kayaknya masih nggak paham apa yang terjadi dengar kabar ini. AKP Malaungi, siapa lagi? Ia gak salah dalam pekerjaannya kan? Kemudian dia ditangkap karena menguasai sabu-sabu? Gue pikir ini seperti cerita aksi film, kaya apa yang terjadi di balik cerita ini?

Gue rasa ada kekurangan informasi di sini. AKP Malaungi diperintahkan untuk di-PTDH karena sidang etik Polri, tapi gue nggak tahu apa yang sebenarnya terjadi saat itu. Apakah dia benar-benar bersalah? Atau ini semua hanya konspirasi?

Gue juga penasaran tentang 488 gram sabu-sabu yang ditemukan di rumah dinasnya. Bagaimana bisa ada banyaknya sabu-sabu di tempat kerja seseorang? Gue rasa ini tidak mungkin, tapi gue juga nggak punya bukti untuk membantahnya.

Gue akan menunggu informasi lebih lanjut tentang kasus ini. Mungkin ada jawaban yang lebih jelas di kemudian hari.
 
Kasus ini membuatku bingung banget, gini sih apa yang terjadi dgn AKP Malaungi? Awalnya dia terkenal karena tanggung jawabnya di bidang reserse narkoba, tapi ternyata dia juga menjadi korup. Saya rasa polda NTB harus lebih berhati-hati dalam penyelidikan kasus-kasus seperti ini, karena kalau ada kesalahan bisa jadi korban juga bisa salah digugat.
 
kembali
Top