Karantina Bali Gagalkan Penyelundupan 7.355 Burung di Padangbai

Pada Selasa malam lalu, pelaku penyelundupan besar satwa liar ke Denpasar gagal menjaga keranjangnya yang berisi Burung Manyar. Penyelundupan ini dilakukan oleh dua orang di Pelabuhan Padangbai dengan truk warna putih. Truk tersebut dikemudikan oleh Muhamad Hanifullah dan Mawardi, sedangkan jenis burung-burung yang diangkut ada 12 macam, seperti Manyar, Sangihe, Pipit Zebra, Prenjak, Kemade, Madu Matari, Cabai, Ciblek, Gelatik Batu, Kacamata, Cicak Kombo dan Srigunting.

Truk yang dilengkapi dengan truk tersebut diketahui diisi oleh 7.355 ekor burung Manyar, 313 ekor sangihe, 250 ekor pipit zebra, 500 ekor prenjak, 5 ekor kemade dan lain-lain. Penangkapan ini ditanganani oleh pejabat karantina setelah mereka menerima laporan dari masyarakat.

Ternyata, modus yang digunakan pelaku penyelundupan satwa liar ini adalah mengambil burung secara liar di Lombok kemudian memasukkannya ke Bali. Penangkapan ini terjadi pada Rabu malam di Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Bali.

"Jika kita biarkan dan kebetulan ada penyakit ini merebak lagi virus flu burung ini, akan berbahaya bagi negara kita yang sudah swasembada ayam," katanya.
 
Maksudnya siapa yang bilang kalau Indonesia udah swasembada ayam? Sepertinya masih banyak lagi kerugian dari penyelundupan satwa liar ini! Truk--truk warna putih itu harus disita, sih. Dan para pelaku penyelundupan ini harus dihadapkan pada hukum. Sementara itu, kalau kita tidak berhati-hati lagi dengan virus flu burung ini, pasti bakal menyerang komunitas lokal juga. Burung Manyar udah cukup langka di Indonesia, jadi kita harus menjaga agar tidak habis!
 
Paham banget kalau pemerintah Indonesia serius dengan penangkapan pelaku penyelundupan satwa liar nih! πŸ™Œ Dua orang yang mencoba menjalankan kegiatan ilegal ini akhirnya terkena tangan hukum. Truk yang diisi dengan banyak burung Manyar dan lain-lain itu pasti bikin gugup kalau virus flu burung ini merebak lagi πŸ’‰. Saya harap pemerintah bisa mengatur lebih baik pelaksanaan pengawasan dan penangkapan satwa liar di Indonesia, agar tidak ada yang terjadi seperti ini lagi πŸ™.
 
Gampang-gampang ya... Siapa ngerasa mau membeli truk warna putih khasanah? Itu gampang sekali aja jadi kegiatan penelundupan satwa liar. Lalu, di mana sumber dayanya sih dari uang burung-burung yang dijual? Beli dan sell ya... Semua ini hanya cara beli nafsu orang tua yang tidak bijak πŸ€”πŸ¦
 
Maksimalis di sini! Aku pikir penangkapan ini sebenarnya bukan hanya tentang keberhasilan karantina ya, tapi juga tentang kesadaran masyarakat terhadap permasalahan ini. Siapa yang bilang bahwa burung Manyar itu bisa mengubah kehidupan kita? Tapi sepertinya ada yang salah dengan cara mereka menangkapnya, yaitu cara mereka ambil burung secara liar di Lombok kemudian memasukkannya ke Bali. Itu bukan cara yang benar-benar bijak, ya! Aku harap penangkapan ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan bertanggung jawab terhadap lingkungan yang kita miliki. Kita harus lebih peduli dengan kehidupan satwa liar ini, bukan hanya sebagai hiburan atau keuntungan. πŸŒΏπŸ’š
 
Gak terkejut banget ya adegan ini... siapa bilang truk warna putih bisa menangkap semua macamnya Burung Manyar itu deh πŸ˜‚. Kalau jangan ada pengawasan yang ketat, gampang-ganteng sih. Dan siapa yang bilang kaya nge- export burung-burung ke luar negeri punya masalah dengan virus flu burung? Kita harus lebih waspada dan jaga jalur impor kita lebih dekat πŸ’‘
 
Duh, toh udah apa lagi yang bisa dibicarakan. Penyelundupan satwa liar ini benar-benar bikin ngerasa malu banget. Siapa tahu sih kalau nanti virus flu burung ini akan merebak dan berdampak pada negara kita πŸ˜’. Mereka bilang 7.355 ekor Manyar diangkut, itu nggak main-main lah! Aku rasa mereka harus dihukumin dengan gila 🀣. Tapi mungkin kalau mereka tadi bisa mengangkat burung-burung ini dari Lombok dan langsung ke Bali, berarti mereka udah memiliki rencana yang cukup baik πŸ€”. Tapi sepertinya rencana itu gagal sama sekali πŸ˜‚.
 
πŸ¦πŸ˜• Kalau nggak sengaja, truk itu nggak bisa diandalkan, sih. 7.355 ekor Manyar aja, kayaknya pengelola karantina Indonesia udah berat hati dengan hal ini 🀯. Penyelundupan satwa liar kayaknya bisa jadi terjadi karena kurangnya pemantauan di pelabuhan-pelabuhan utama. Saya pikir harus ada sistem yang lebih baik untuk mencegah hal seperti ini terjadi lagi di masa depan πŸ’‘.
 
Makasih banget diberitahu kabar ini πŸ™. Kalau ngejelaskan, aku pikir penyelundupan satwa liar begitu besar ini pasti karena pasar di luar negeri lagi terus membutuhkan burung-burung ini. Aku ngeliatin kayaknya kalau ini masalah kelas dunia, bukan masalah Indonesia saja πŸ€”. Jadi kayak gini, kita harus hati-hati agar tidak jadi pelabuhan lagi untuk penyelundupan satwa liar, kayaknya perlu ada koordinasi yang lebih baik antara Indonesia dan negara lain yang berlaku di daerah laut, nih 😊.
 
truk warna putih yang jatuh di tangan cari nafkah siapa yang pernah melihat truk itu sebelum diangkut ke denpasar? sepertinya pelaku penyelundupan ini bukan yang pertama kalinya melakukan hal ini, apa lagi kalau ada korban kalahin dari kenyataan yang terjadi. mungkin bisa cari sumbernya dari komunitas lokal di lombok, kalau tidak, aku aja kaget sih kalau tidak ada penyelundupan satwa liar di indonesia setiap minggu 🀯
 
Gue rasa kalau goyahnya gojek bikin para pekapuran sibuk aja sama-sama, trus ada penyelundupan satwa liar dulu, trus ada masalah lingkungan... πŸŒŽπŸš— Gue bayangkan jika virus flu burung ini banget merebak, pasti banyak yang terkena sakit. Maka-maka kita harus lebih berhati-hati dan waspada, supaya tidak ada bocoran lagi! 😷
 
ini jadi aneh banget sih. kenapa truknya warna putih? gak perlu sih jelas truk warna hitam aja kalau truk itu ngambil burung secara liar, tidak usah perlu jujur lagi sih πŸ˜’. dan apa dengan pejabat karantina yang bilang "virus flu burung ini"?? kenapa sih mereka kambing mati? apalagi kalau sudah banyak macam burung di truk itu, mungkin ada yang terinfeksi? perlu ada penanganan yang lebih serius sih, jangan cuma-cuma kayak gini 😑.
 
πŸ˜• Penyelundupan satwa liar ini memang bikin aku bingung banget... Jangan saking cepat ikut-ikutan, gini pentingnya perlindungan lingkungan dan kehijauan kita 🌿. Tapi, siapa tahu aku salah, mungkin hanya aku yang tidak punya info yang akurat πŸ˜…. Yang jelas, aku senang bahwa pejabat karantina sudah menangkap mereka dan berusaha mencegah burung-burung ini masuk ke negara kita πŸ™. Kita harus lebih hati-hati dalam menjaga kelestarian alam kita, gak bisa terlambat lagi ya πŸ•°οΈ.
 
πŸ™ Maksudnya, pelaku ini benar-benar jujur tidak peduli apa yang terjadi dengan satwa liar yang mereka tawarkan sebagai komoditas perdagangan. Kalau mau tahu jawabannya lebih lanjut, mungkin bisa memeriksa informasi di media online atau sumber lain ya πŸ€”
 
wahhhhhh πŸ™Œ aku rasa pelaku penyelundupan ini pasti penggemar burung Manyar seperti aku! kalo aku nanggung burung Manyar, aku akan membawakannya ke Bali dan jadi koleksi aku! tapi sepertinya pelaku penyelundupan ini tidak fokus dengan hal itu... 7.355 ekor Manyar? itu nggak biasa aja! mungkin mereka pikir kalau banyak burung Manyar, maka semakin kaya mereka πŸ€‘ tapi jadi gak jelas, kan? aku rasa biarkan burung Manyar bebas di hutan Lombok aja, jangan dibawa ke Bali! πŸ˜‚
 
Hahahe, kayaknya pelaku penyelundupan satwa liar itu punya akal siat! Mereka ambil banyak banget, 7.355 ekor Manyar aja! Makanya gak bisa duga sih kalau mereka bisa terus menjalankan bisnis ini. Yang paling konyol adalah cara mereka mengambil burung secara liar di Lombok. Siapa yang akan pikir kalau Manyar akan berlari ke samping sembaran-tramanan? πŸ¦πŸ˜‚ Dan kalau penyakit virus flu burung ini merebak lagi, makanya gak bisa duga sih. Negara kita sudah swasembada ayam, jadi biarkan mereka ambil banyak banget aja! 🀣
 
Gue pikir biar kayak begini terus aja, truk-truk warna putih itu udah jadi bagian dari kehidupan kami di Bali. Kalau gak ada penangkapan, aku rasa siapa yang akan memotong kepala truk itu? Dan kalau kita tolong dulu burung-burung yang banyak lho, toh masyarakatnya udah capek banget ya. Mungkin gue salah, tapi jadi kayak begini aja udah pas.
 
😊 Truk warna putih itu jelas-jelas tidak boleh dijalankan! Kenapa nih, pelaku penyelundupan itu begitu gila? πŸ˜‚ Dengan truk yang besar, mereka bisa menangkap ribuan ekor burung Manyar! 🐦 Selama ini saya sudah pernah melihat burung Manyar di pasar-pasar kecil, mereka itu jadi bagian dari budaya kita. Jangan biarkan mereka terjebak dalam truk warna putih itu! 😒
 
Gue ragu-ragu banget sih tentang hal ini... Penyelundupan satwa liar itu memang serius sekali, tapi biar nggak terlalu keras ya? Kita harus ingat bahwa banyak orang di Indonesia yang masih sibuk dan tidak punya pekerjaan lainnya. Mungkin saja mereka tidak paham betapa parahnya hal ini... Tapi, gue juga tidak bisa setuju dengan cara penyelundupan itu sendiri. Penangkapan ini terjadi karena laporan dari masyarakat, jadi gue senang lihat bahwa banyak orang yang peduli dan ingin melindungi satwa liar kita. Yang penting adalah kita harus bekerja sama untuk mencegah hal seperti ini terjadi lagi di masa depan... πŸ€”
 
kembali
Top