Kalteng Dorong Optimalisasi DBH-DR untuk Karhutla dan Pangan

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menekankan perlu dilakukan optimalisasi dan fleksibilitas penggunaan anggaran untuk mendukung infrastruktur di zona penyangga (DBH-DR) yang mempunyai fungsi sebagai buffer zone. Menurut Agustiar, kondisi tata ruang Provinsi Kalimantan Tengah 81 persen adalah kawasan hutan dan sisanya hanya 19 persen sebagai APL (Area Penggunaan Lain), zona penyangga yang sangat vital bagi perlindungan kawasan hutan utama.

Gubernur tersebut menekankan pentingnya normalisasi sungai untuk menjaga kualitas dan kuantitas air. Ketersediaan air yang memadai melalui tata air yang baik akan mencegah banjir di musim penghujan dan menjaga kebasahan lahan gambut saat kemarau, yang merupakan kunci utama pencegahan Karhutla.

Selain itu, Agustiar juga menegaskan bahwa Kalimantan Tengah siap menjadi pilar utama dalam penyuasan program Ketahanan Pangan Nasional, sebuah mandat yang dipercayakan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
 
Kalau agak serius nih, kondisi DBH-DR di Kalteng itu gue rasa krusial banget 🤯. Sepertinya kalau kita nggak optimalisasi anggaran, maka kualitas air yang tersedia juga akan terganggu. Apalagi kalau kita bukan bisa normalisasi sungai-sungi yang kita punya di DBH-DR itu 🌳. Jika kita tidak banget hati, maka banjir musim hujan itu aja sengaja datang... dan jadi kerusakan lahan gambut kayaknya akan lebih parah. Gue rasa kita harus fokus agar Kalteng bisa menjadi contoh yang baik dalam penyuasan program Ketahanan Pangan Nasional, karena kalau kita siap-siap nih, maka kita tidak akan terlambat untuk menghadapi musim hujan yang tiba-tiba datang 🌪️.
 
Kalau jang dibicarain kalau kondisi DBH-DR di Kalimantan Tengah itu sebenarnya cukup buruk banget, luwes lumang hutan dan semuanya kayak banjir sih! Makasih agustiar Sabran ngerasa2 ngebawa yang tepat. Normalisasi sungai bukan cuma ajak banjir sih, tapi juga biaya aja kebun tebu & lainnya yang makin kualitas air semakin buruk...
 
Kalau nggak ada sungai normalisasi, banjir pasti terjadi lagi dan lagi, lho! Kalimantan Tengah ini sudah banyak korban banjir dan Karhutla, siapa yang mau kesehatan lahan gambut? Merekap, kita butuh tata air yang baik dan fleksibilitas anggaran untuk mendukung infrastruktur di zona penyangga. Saya pikir 81 persen hutan itu tidak cukup buat jaga kawasan utama, kita harus lebih berhati-hati!
 
omg kalimantan tengah ini sangat penting banget! kita harus lebih serius mengelola kawasan hutan dan sungai di sana! semoga gubernur agustiar bisa membantu memecahkan masalah yang dihadapi di wilayah ini 😊🌿💧
 
Kalau gini nih, kalimantan tengah pasti akan lebih aman banget kalau kita buat zona penyangga (DBH-DR) dengan sungai normalisasi ya 🌊. Tapi bagaimana kalau di daerah hutan utama? Kita harus hati-hati dulu, sih. Bukan cuma soal air aja, tapi juga keseimbangan alamnya yang nggak bisa dipaksakan 🌿. Dan tentang Ketahanan Pangan Nasional... Kalimantan tengah banyak banget pertanian, tapi bagaimana kalau ada bencana alam? Kita harus siap-siap dulu 🤔.
 
Gubernur Agustiar Sabran benar-benar membuat saya sedih 😔. Kalimantan Tengah memang sangat membutuhkan perhatian dan investasi dari pemerintah, tapi apa yang dibicarakan lagi? 🤔 Bahwa 81 persen provinsi ini adalah kawasan hutan, tapi gak ada makna jika tidak dielaborasikan dengan strategi yang tepat. Gak bisa hanya mengandalkan kelembagaan saja, tapi juga harus ada komitmen dan inovasi dari masyarakat. 🤝

Dan apa itu Normalisasi sungai? 😅 Itu gampang dibayangkan, tapi bagaimana caranya dilakukan? Mesti ada kerja sama yang lebih baik antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Dan juga perlunya investasi yang lebih besar untuk mengelola sumber daya alam dengan lebih efisien. 💸
 
Mereka bilang zona penyangga itu penting tapi nggak ada contoh apakah apa aja yang dikitahi oleh Gubernur Sabran itu. Jika kondisi tata ruang 81 persen kawasan hutan, artinya masih banyak potensi untuk diolah lagi, kan? Misalnya dengan membuat industri kelapa sawit atau apa lagi yang bisa menghasilkan uang. Tapi nggak ada yang bicara tentang itu, hanya kalau air yang terbatas aja mereka cari solusi. Saya rasa perlu dibicarakan juga tentang kehijauan yang harus dipertahankan agar zona penyangga itu tidak menjadi kotor. Jadi, Kalimantan Tengah siap jadi pilar utama dalam program Ketahanan Pangan Nasional, tapi nggak ada contoh bagaimana caranya. Maka dari itu, saya pikir perlu dilakukan refleksi lebih lanjut tentang kebijakan yang akan diambil oleh Pemerintah Kalimantan Tengah. 🤔
 
Kalau nih, kabar baiknya kalimantan tengah bakal jadi pilar utama penyuasan kpN nasional, tapi siapa tahu apakah kaya serius gak? Aku rasa perlu dilakukan strategi yang lebih komprehensif, bukan cuma fokus pada DBH-DR saja. Kawasan hutan utama itu memang vital, tapi apa kira-kira kondisi lahan gambut diKalTengah? Baiknya dilakukan survei terlebih dahulu sebelum memulai proyek-proyek yang besar, ya! 🤔
 
😊 "Kualitas bukan hanya tercapai dengan cepat, tapi juga memerlukan waktu dan kesabaran." Memang benar kalau kita harus berharap bahwa kondisi infrastruktur di Kalimantan Tengah akan semakin baik seiring waktu. 🤞
 
Kalau gini, kalau agustiar sabran itu benar-benar fokus pada infrastruktur dan kualitas air aja, tapi apa keadaan lainnya? Misalnya kalau pertanian di Kalimantan Tengah bisa lebih baik, atau apakah ada yang ngerasa penanggung jawab atas lingkungan yang lebih baik? Karena kalau tidak, kita masih ngerasa banyak masalah banjir dan Karhutla. Dan yang paling penting, siapa ngerasa tanggung jawabnya dalam semua hal ini? Kalau bukan masyarakatKalimantan Tengah sendiri aja. Mereka yang tahu apa yang benar-benar penting bagi mereka. Kita harus fokus pada apa yang sebenarnya dibutuhkan, bukan hanya tentang infrastruktur dan air. 💡🌿
 
Gubernur Sabran terus-serius banget denga program jang jang itu! Kalimantan Tengah nempati potensi besar untuk pengembangan pertanian dan pengeksporan, tapi masih banyak potensi yang belum dieksplorasi 😊. Jika bisa diantisipasi terlebih dahulu konseptnya, misalnya teknologi irigasi modern, maka Kalimantan Tengah bakal jadi salah satu provinsi produsen pangan utama Indonesia, gak? 🤔
 
Maksudnya kalau mereka ingin optimalisasi infrastruktur DBH-DR itu, harus nih makin serius banget dengarkan kondisi sungai-sungainya. Kalau tidak, pasti aki-aki banjir lagi dan lahan gambut basah. Dan kita juga harus ingat, Kalimantan Tengah siap menjadi kunci utama dalam program Ketahanan Pangan Nasional ya! Mereka harus nih punya rencana yang solid untuk mengantisipasi kebutuhan pasokan makanan di daerah ini.
 
kembali
Top