Kadispenad soal TNI di Sidang Nadiem: Permintaan Kejaksaan

TNI dan Kejaksaan Bersatu Menghadapi Sidang Nadiem, Apa yang Maksudnya?

Kepolisian dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhukamri) bersama-sama menghadapi sidang pembacaan dakwaan terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Tiga anggota TNI juga turut hadir di ruang sidang tersebut.

Kadipenad, Brigjen Donny Pramono, menyatakan bahwa kehadiran tiga anggota TNI tidak terkait dengan perkara, melainkan merupakan bagian dari dukungan pengamanan terbatas yang dilaksanakan atas permintaan dan koordinasi dengan Kejaksaan. Fokus pengamanan adalah terhadap jaksa dan kelancaran proses hukum, bukan mencampuri jalannya persidangan.

Dalam penugasan ini dilakukan berdasarkan MoU TNI dan Kejaksaan, sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Negara terhadap Jaksa dalam melaksanakan tugas dan fungsi Kejaksaan RI.
 
Gak bisa dipungut kekhawatiran, ya! Kenapa sih harus ada penjaga keamanan di sidang nanti? Udah banyak kasus yang nggak bisa ditangani karena kekurangan waktu atau kesibukan, kan? Tapi, aku punya ragu lagi... Dapatkah TNI dan Kemenhukamri nyaman mikir sama-sama tentang perlindungan negara vs hak asasi manusia? Jika ada kasus yang nggak sesuai dengan undang-undang, apa bisa diubah atau ditolak kalau seseorang dari keduanya punya pendapat yang berbeda?
 
Aku pikir si Nadiem ini capek nggak capek udah banget ngadain sidang, kalo aku di tempatnya, aku akan langsung bangun dari tempat tidur, ayo kejar tadi ya! tapi aku paham kalau ada alasan yang jelas, tapi sih, aku rasa pengamanan yang dimaksudkan itu terlalu banyak, kayaknya ada yang mencoba ngadain sesuatu yang tidak jelas 🤔.
 
Gue pikir apa yang diartikulasikan oleh Kadipenad Brigjen Donny Pramono bukan cuma soal keamanan, tapi juga ada nuansa strategi manipulasi. Dengan adanya pengamanan yang terbatas di ruang sidang, nanti mereka bisa mengontrol siapa yang masuk dan keluar, apa yang dibicarakan. Ini kalau sengaja jadi hal yang salah, nggak cuma masing-masing yang dihakimi saja, tapi juga bagaimana argumen-argumennya di rebut atau dilepas.
 
Aku pikir ini salah paham banget, siapa bilang TNI bisa menghentikan proses hukum? Apa yang diinginkan adalah agar jaksa-jaksa tetap aman dan tidak dicampuri, tapi bukan berarti TNI harus hadir langsung di ruang sidang. Mereka bisa jadi ada yang menemani Jaksa RI di luar sana, nanti kalau ada rintangan, mereka bisa turun untuk membantunya 😂
 
Mana sidang ini gak serius sama sekali 🤣. Ada TNI, ada Kemenhukamri, yang artinya siapa yang mau nggak ikut. Nadiem apa-apain, kalau gak salah diangkat dari posisinya nanti. Sidangnya seperti pertandingan olahraga, siapa yang paling kuat, yaitu Kemenhukamri. TNI cuma ikut aja nggak bisa bergerak 🤷‍♂️. Apa yang penting, siapa yang dapat membawa Nadiem ke dalam penjara 🚔.
 
Gue penasaran siapa yang bikin keadaan ini, nih... Sidangnya jadi seperti ajang drama aja. Tapi kalau kita lihat dari sisi logika, kan ada pasal tentang perlindungan jaksa di dalam Peraturan Presiden itu. Makanya nggak bisa dipungut tuntutan si Nadiem, kan? Gue pikir ini adalah contoh bagaimana kebijakan yang tepat bisa jaga keselamatan jaksa dan proses hukum. Dan kalau ada yang tidak setuju, mungkin karena masih belum memahami betapa pentingnya itu.

Tapi sih, apa arti tiga anggota TNI ikut hadir di ruang sidang? Gue rasa ini kalo dibaca dari sudut pandang yang lebih luas, bisa jadi ada sesuatu yang tidak terungkap secara umum. Kalo bukan itu, gue pikir kita semua bisa nyaman dengan proses hukum yang adil dan transparan.
 
ini ngomongin gini sih... kalau TNI & Kemenhukamri sama-sama hadir di sidang pembacaan dakwaan Nadiem, apa maksudnya? jadi, kalau ada kekhawatiran soal perlindungan jaksa, kalau bukan itu yang ingin dilakukan yaitu melindungi proses hukum ya... tapi siapa bilang siapa itu TNI & Kemenhukamri sampe hadir di sidang? kalau itu benar-benar hanya untuk pengamanan, maka tidak apa-apa... tapi jadi gini nih, kalau ada yang penasaran soal perlindungan jaksa, kan asah ya... 🤔
 
Gue pikir yang bikin gugup ini sih kira-kira di mana aja udah ada yang serupa deh, kok masih harus ada sidangnya 😂. Mungkin si Nadiem Makarim sibuk ngobrol dengan pengamanan TNI, sih? 🤣 Sambungin kasusnya dulu, udah baco deh! 🔥
 
aku pikir ini bikin bingung banget sih, apa yang maksud dengan sidang nadiem? apa dia dihubungin dengan kepolisian atau kemenhukamri?? aku rasa ini cuma cara untuk mengintimidasi nadiem, tapi gak ada bukti yang jelas sih... mungkin aku salah, tapi aku merasa ini bisa bikin keributan di kalangan publik.
 
Gue pikir si Nadiem ini udah panas kok, tapi siapa tau dia bisa bersihkan diri sendiri aja. Tapi gue rasa ada sesuatu yang kurang, yaitu transparansi. Kenapa kehadiran tiga anggota TNI di sidang tersebut harus rahasia? Apa yang mereka cari di sana? 🤔
 
Sidang Nadiem apa sini? Kalau kan sidang seperti ini penting, kenapa ada yang menghampiri dari luar? Mereka punya pasal apa kalau mereka ikut campur? Tapi kalau benar-benar hanya sekedar pengamanan, maka kenapa tidak saja mereka duduk di luar aja?
 
Gue rasa sidang nadiem ini udah jadi semacam permainan tekanan untuk mantan mendikbud yang gak sengaja bikin kontroversi. Siap-siaplah dengan pengamanan yang banyak, tapi tidak apa-apa sih. Pengamanan itu buat kejaksaan dan tni siap-siap saja, tapi nggak ada artinya di dalam sidang ini. Gue rasa ada sesuatu yang salah di balik pernyataan brigjen donny. Apa yang mereka cari, siapa yang mereka tangkap? Tapi gue rasa udah cukup sekali kalau jadi sidang di tempat umum, bukan di tempat yang terlalu aman dan tertutup seperti ini... 😒
 
Aku pikir ini semua kayak cerita yang diutarakan di TV, tapi siapa tahu yang benar apa? 🤔

Maksudnya ada si Nadiem yang melakukan kesalahan apa lagi? Aku rasa ada yang salah dengan cara ini, nggak seperti biasanya sidang di pengadilan. Apa aja yang bikin TNI dan Kemenhukamri ikut hadir, sih? 🤷‍♂️
 
ini sih soal ada kepolisian yang ikut hadir di sidang pembacaan dakwaan lawan, apa maksudnya sih. kalau aku lihat dari sisi hukum, sepertinya ada kesalahpahaman. kalau ada kepolisian yang ikut hadir, itu berarti ada campur tangan dari pihak kepolisian di dalam proses hukum, sih. tapi apa yang maksudnya sih ada persyaratan tertentu agar ada kehadiran tni tersebut? misalnya sih ada surat pengamanan tertulis dari kejaksaan? atau mungkin ada kesepakatan tertentu antara kepolisian dan kejaksaan?

atau mungkin yang paling penting, apa yang dimaksud dengan "dukungan pengamanan terbatas" itu sih? apakah itu berarti ada kewajiban kita untuk memberikan dukungan keamanan kepada jaksa dalam proses hukum? atau mungkin itu berarti ada batasan tertentu yang harus diikuti oleh kejaksaan dan tni?

aku ingin tahu lebih lanjut tentang hal ini, sih.
 
Gue pikir kalian gini kalau TNI langsung campur di persidangan, tapi ternyata ada MoU yang jadi jalan tengahnya. Makasih diteruskan informasinya oleh pemberita yang terus update keadaan ini 😊
 
Aku paham apa yang dilakukan TNI dan Kemenhukamri ini, tapi aku rasa ada sesuatu yang tidak beres. Mengapa harus ada pengamanan? Apa yang salah dengan proses hukum di Indonesia? Aku pikir sidang ini hanya untuk membaca dakwaan terhadap Nadiem Makarim aja, bukan untuk melakukan sesuatu yang tidak sah.

Aku khawatir kalau ada pengamanan yang terlalu ketat, itu bisa membuat proses hukum menjadi tidak jernih. Aku rasa ada kecurangan yang terjadi di balik langkah ini. Pengamanan harus dilakukan agar jaksa dan kelancaran proses hukum tetap berjalan dengan lancar, bukan untuk mencampuri jalannya persidangan.

Aku juga penasaran, apa benar-benar ada MoU antara TNI dan Kejaksaan yang membuat ada pengamanan ini? Aku rasa ada kesempatan bagi pemerintah untuk memeriksa kembali kebijakan ini agar tidak terjadi kesalahpahaman lagi. 🤔
 
Gue penasaran banget kenapa TNI dan Kemenhukamri ikut hadir di sidang tersebut 🤔. Gue pikir mungkin mereka mau bantu memastikan proses hukum berjalan lancar, tapi gue nggak paham apa arti dari MoU ini ya? Apakah itu tentang bagaimana TNI dan Kejaksaan bekerja sama dalam kasus-kasus tertentu? Gue juga ingin tahu kenapa ada ketentuan seperti itu di Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025. Gue curious banget! 🤓
 
Gue pikir kalau ada sengitnya ini sih mungkin karena Nadiem itu punya banyak sekutunya di Parlemen, jadi kalau mantan Dekan PMN terlibat dengan kasus itu, pasti semua yang ikut berdampak, nggak hanya kalau TNI atau Kemenhukamri aja. Gue rasa ini penting banget buat memahami bagaimana sistem ini bekerja, karena kalau tidak ada aturan yang jelas siapa yang bisa ikut campur dan menghentikan proses hukum, gak akan ada keadilan ya 😊
 
kembali
Top