JPU Expos Kegagalan Chromebook di Sekolah, Mangkrak Usai Asesmen Nasional.
Penggunaan laptop Chromebook di sekolah-sekolah di Indonesia tidak pernah dilakukan karena sistem pengadaannya yang kacau. Ini diketahui dari bukti percakapan staf khusus Mendikbud, Nadiem Makarim Fiona Handayani dan Jurist Tan.
Purwadi Sutanto, Direktur SMA, mengakui bahwa sistem pengadaan Chromebook tidak bisa disinkronkan dengan teknologi sebelumnya. Hal ini memaksa guru-guru di sekolah harus belajar dua kali terhadap teknologi baru tersebut.
Nadiem Makarim dan beberapa pejabat lainnya didakwa telah merugikan negara Rp2,1 triliun karena markup harga perangkat Chromebook yang tidak bermanfaat bagi siswa maupun sekolah.
Penggunaan laptop Chromebook di sekolah-sekolah di Indonesia tidak pernah dilakukan karena sistem pengadaannya yang kacau. Ini diketahui dari bukti percakapan staf khusus Mendikbud, Nadiem Makarim Fiona Handayani dan Jurist Tan.
Purwadi Sutanto, Direktur SMA, mengakui bahwa sistem pengadaan Chromebook tidak bisa disinkronkan dengan teknologi sebelumnya. Hal ini memaksa guru-guru di sekolah harus belajar dua kali terhadap teknologi baru tersebut.
Nadiem Makarim dan beberapa pejabat lainnya didakwa telah merugikan negara Rp2,1 triliun karena markup harga perangkat Chromebook yang tidak bermanfaat bagi siswa maupun sekolah.