Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa defisit APBN yang hingga akhir Desember 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) merupakan konsekuensi lemahnya penerimaan negara pada tahun sebelumnya. Dia juga menyatakan bahwa pelebaran defisit ini terjadi di tengah tekanan kondisi global dan domestik yang volatil, serta program-program pembangunan nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).