Jambi Cetak Sejarah Raih Rekor Muri dengan 122.554 Pantun

Provinsi Jambi berhasil menancapkan nama di dunia literasi dan budaya nasional. Dengan gerakan Jambi Berpantun, provinsi ini berhasil meraih rekor Muri sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia dengan angka yang mencengangkan, yaitu 122.554 bait. Angka ini lahir dari partisipasi aktif 20.375 peserta dari berbagai lapisan masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa tradisi lisan tetap memiliki tempat istimewa dalam hati masyarakat Melayu Jambi.

Penyerahan piagam rekor dilakukan langsung kepada Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hesnidar (Hesti) Haris. Ia juga menyerahkan draf buku kumpulan ratusan ribu pantun tersebut kepada Gubernur Jambi, Al Haris, sebagai simbol warisan budaya yang lahir dari buah pikiran rakyat.

Menurut Hesti, gerakan ini tidak sekadar mengejar angka, melainkan sebuah ikhtiar untuk memastikan pantun tetap hidup sebagai warisan budaya. Pantun memiliki fungsi strategis yang melampaui karya sastra lisan dan berperan sebagai media pendidikan karakter, perekat sosial, serta cerminan nilai-nilai budaya Melayu Jambi.

Posisi pantun kini telah mendunia, dengan Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang ditetapkan pada 2015 dan menjadi bagian dari kumpulan pantun se-Indonesia yang memperoleh pengakuan UNESCO sebagai Intangible Cultural Heritage pada 2020. Pengakuan ini semakin memperkuat posisi pantun sebagai identitas budaya yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

Pada acara Malam Keagungan Melayu, Gubernur Jambi memberikan apresiasi tinggi atas capaian bersejarah ini. Ia mengakui pantun sebagai seni bertutur yang mengandung filosofi mendalam dan berharap keberhasilan ini mampu menyulit semangat generasi muda untuk kembali mencintai budaya lokal.
 
Hmm, ini benar-benar kagum banget! Gue pikir 122.554 bait pantun itu masih banyak banget, tapi sekarang gue tahu bahwa itu sudah menjadi rekor yang tidak bisa disangkal lagi. Nah, kalau sudah demikian, maka patut sekali gembira dan dihormati oleh masyarakat Jambi, apa saja lapisannya dari muda sampai tua. Dan yang jadinya pantun ini masih diakui oleh UNESCO, itu artinya pantun ini benar-benar memiliki nilai dan keberadaan yang sangat penting dalam budaya Indonesia. Gue rasa ini adalah contoh nyata bahwa adat istiadat dan warisan budaya tetaplah penting hingga saat ini.
 
Gue penasaran, gimana caranya orang-orang di Jambi bisa ngakom pantun se banyak? Gue sendiri suka dengerin pantun di kalangan nenek nenek gue saat cium gue udah 5 tahun. Pantun itu seperti obat-obatan untuk hati, gue kira itu cerita bagus. Lalu apakah gue bisa ngajak temen-temen gue ke Jambi biar dengerin pantun juga?
 
ini sangat menarik banget, kalau gak ada gerakan Jambi Berpantun, pantun Jambi akan hilang, kumpulan pantun 122 ribu bait itu kayaknya bukti bahwa pantun tetap hidup di hati masyarakat Jambi, tapi kita harus terus berusaha agar generasi muda ikut ambil bagian dan mencintai budaya lokal, gak cuma kita orang tua yang masih ingat tradisi lisan itu, tapi juga anak muda yang ingin terus melestarikan warisan budaya kita πŸŒŸπŸ“š
 
πŸ€” itu seru banget ya, Jambi bisa jadi daerah terbesar di Indonesia yang punya pantun! gimana caranya mereka bisa begitu banyak? apakah ada sekolah khusus untuk belajar pantun atau apa? dan bagaimana caranya mereka bisa masyarakatnya begitu ikut ambil bagian? πŸ€“
 
Pantun jadi salah satu ciri khas Melayu Jambi deh 🀩! Saya senang lihat gerakan Jambi Berpantun berhasil meraih rekor Muri dan diakui oleh UNESCO 😊. Ini bukti bahwa tradisi lisan tetap hidup dalam hati masyarakat, jadi kita harus terus menjaganya πŸ’–. Pantun bukan hanya tentang angka-angka, tapi tentang warisan budaya yang lahir dari pikiran rakyat πŸ’‘. Saya harap generasi muda Melayu Jambi bisa kembali mencintai budaya lokal dan melestarikannya 🌱. Kita harus terus mendukung gerakan ini agar pantun tetap hidup dan menjadi identitas budaya yang kuat πŸ™.
 
Maksudnya gerakan Jambi Berpantun benar-benar luar biasa 🀩! 122.554 bait pantun itu memang bukti bahwa tradisi lisan tetap memiliki tempat istimewa dalam hati masyarakat Melayu Jambi. Saya rasa ini juga menunjukkan bagaimana pentingnya budaya lokal dalam menjaga identitas suatu daerah. Dan siapa tau nanti pantun-pantun tersebut bisa menjadi salah satu bagian dari Warisan Budaya Dunia 🌎! Gubernur Al Haris benar-benar bijak dengan memberikan apresiasi tinggi atas capaian bersejarah ini. Semangat generasi muda untuk kembali mencintai budaya lokal pasti akan semakin besar setelah melihat keberhasilan ini πŸ™Œ.
 
Aku rasa paling penting bukti bahwa tradisi lisan masih hidup di kalangan masyarakat Jambi ini, karena ada banyak orang yang ikut berpartisipasi dalam gerakan Jambi Berpantun 😊. Tapi aku pikir juga penting untuk kita tidak hanya fokus pada angka-angka saja, tapi juga bagaimana cara kita dapat terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya ini nanti. Aku harap generasi muda di Jambi dapat terus mencintai budaya lokal ini dan menjadi bagian dari tradisi lisan yang indah 😊.
 
πŸ˜‚πŸ‘ 122.554 bait 🀯, makanya jadi rekor! πŸ“šπŸ’₯ Gue pikir pantun itu kayak gaji pegawai negeri πŸ€‘, tapi sebenarnya itu dari hati rakyat πŸ™. Kalau mantap lulus aja serasa punya rekor dunia πŸ˜….
 
Gue pikir kalau gerakan Jambi Berpantun gue suka banget! Kalau kita lihat sejarahnya, pantun Melayu Jambi sudah ada sejak lama dan sekarang gue lihat bahwa mereka berhasil membuat rekor kumpulan pantun terbanyak di Indonesia itu. Saya pikir ini bukti bahwa budaya lokal kita masih hidup dan dihormati oleh masyarakat.

Saya senang melihat Hesti Haris yang jadi Ketua Tim Penggerak PKK Jambi, dia suka banget dengan tradisi pantun lisan dan ingin memastikan pantun tetap hidup sebagai warisan budaya. Saya setuju dengan pendapatnya, pantun bukan sekadar mengejar angka, tapi memiliki fungsi strategis yang melampaui karya sastra lisan.

Saya juga senang bahwa pengakuan UNESCO atas Warisan Budaya Takbenda Indonesia dan kumpulan pantun se-Indonesia ini. Ini memperkuat posisi pantun sebagai identitas budaya kita dan harus terus dijaga dan dikembangkan.
 
Hehe, ahah, gerakan Jambi Berpantun ini benar-benar membuatku ngerasa bangga banget sama provinsi Jambi πŸ˜‚πŸ™Œ! 122.554 bait pantun? Wah, itu seperti jumlah kue yang aku makan dalam sebulan πŸͺπŸ˜‚. Tapi serius, ini bukti bahwa tradisi lisan tetap hidup di Indonesia, dan aku senang lihat generasi muda yang aktif dalam menjaga warisan budaya kita πŸ˜ŠπŸŽ‰. Gubernur Jambi benar-benar pintar, dia mengakui pantun sebagai seni bertutur yang mengandung filosofi mendalam πŸ€“. Dan aku setuju, pantun ini harus dijaga dan dikembangkan agar tidak habis seperti kue yang aku makan πŸ˜‚πŸͺ.
 
aku ponnya senang banget dengerin kabar tentang provinsi jambi yang berhasil menancapkan nama di dunia literasi dan budaya nasional πŸ™Œ. aku sendiri punya nenek dari jambi, dan aku tahu langsung kalau pantun itu masih hidup dalam masyarakat lokal, tapi gampang banget aku juga lupa bahwa ada rekor yang tercipta dari partisipasi 20.375 peserta 🀯. aku pikir ini semua karena kejadian kenapa aku suka mendengarkan cerita nenekku tentang pantun itu, dan sekarang aku punya minat untuk belajar lebih banyak tentangnya 😊. aku harap generasi muda juga mau mencintai budaya lokal seperti aku, dan aku senang sekali pemerintah provinsi jambi bisa mengakui pentingnya pantun sebagai seni bertutur πŸ™.
 
hehe, kalau gini bisa terjadi di Jambi, pasti ada kemungkinan juga bisa terjadi di daerah lain 🀩. saya pikir gerakan ini sangat keren banget! pantun itu sebenarnya sudah lama ada di Melayu Jambi, tapi siapa tahu dengan gerakan ini, nanti pantun itu bisa menjadi lebih populer lagi di kalangan masyarakat πŸŽ‰. dan ya, saya setuju dengan Hesti bahwa pantun itu bukan hanya tentang mengejar angka, melainkan tentang menjaga warisan budaya yang indah ini 😊. aku harap generasi muda di Indonesia bisa terinspirasi oleh ini dan kembali mencintai budaya lokal ❀️.
 
ini pengalaman ngga percaya banget kalo pantun jambi bisa mencapai rekor yang luas banget... di masa lalu aku masih kecil, aku dengerin cerita kenari yang lirih dari nenekku yang sambil menggantung pakaian juga berpantun... sekarang aku lihat bahwa pantun itu sudah menjadi bagian dari warisan budaya kita yang bisa diakui oleh dunia... saya harap generasi muda kita tetap menjaga dan mengembangkan budaya ini, jadi mereka bisa melihat keindahan pantun yang indahnya di depan mata...
 
Saya pikir gerakan Jambi Berpantun itu wajib kita ikuti nih, sih... πŸ€”
Kita harus terus menjaga dan mengembangkan pantun sebagai warisan budaya kita sendiri πŸ“š
Dengan demikian, pantun akan terus hidup dan menjadi identitas kita sebagai masyarakat Melayu Jambi 🌟
Saya pikir ini adalah contoh bagus bahwa tradisi lisan tetap memiliki tempat istimewa dalam hati masyarakat kita ❀️
Kita harus terus mendukung dan menghargai karya orang lain yang berkontribusi pada keberhasilan ini πŸ™
 
Hehe, panggung budayanya Jambi pasti kayak gampangnya 🀣. Makasih aja ya kawan, mereka benar-benar berhasil menancapkan nama di dunia literasi dan budaya nasional. Pantun-pantun Melayu Jambi itu benar-benar keren banget! πŸ™Œ

Saya ingat kalau ketika kecil saya lihat orang tua berbicara pantun, saya pikir itu hanyalah cerita rakyat aja πŸ˜‚. Tapi sekarang saya paham betapa pentingnya pantun dalam budaya Melayu Jambi. Banyak makna yang terkandung dalam setiap bait, dari pendidikan karakter hingga menjadi perekat sosial.

Saya senang sekali pengakuan UNESCO ini, karena itu menunjukkan bahwa pantun-pantun Melayu Jambi benar-benar memiliki nilai-nilai budaya yang unik dan harus terus dijaga. Semoga generasi muda Jambi tetap menjaga tradisi lisan ini dengan bangga πŸ’ͺ!
 
Saya pikir ini sangat keren ya! Pantun dari Jambi itu terus bikin bangga banget dengan warisan budayanya πŸ™Œ. Saya senang melihat kejadian seperti ini yang bikin masyarakat Melayu Jambi semakin dekat dengan tradisi lisan, bukan hanya sekedar cerita aja. Kumpulan pantun itu sebenarnya memiliki nilai filosofi yang mendalam dan harus dipelajari oleh generasi muda agar tidak hilang πŸ€”. Saya berharap ini bisa menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia untuk juga mengembangkan warisan budayanya πŸ’ͺ.
 
Maksudnya, kalau kita lihat dari data 122.554 bait pantun itu, sepertinya banyak banget orang yang suka berbagi cerita dan kenangan dengan cara menulis pantun. Maksudnya aku senang banget provinsi Jambi bisa memiliki kumpulan pantun yang banyak dan berkualitas. Aku bayangkan kalau aku bisa jadi bagian dari tim penggerak ini, aku pasti akan sangat antusias untuk berbagi cerita dan kenangan dengan cara menulis pantun. Tapi aku juga curiga, siapa nih yang membuat semuanya berjalan dengan baik? Apakah ada orang tertentu yang memimpin gerakan ini semua?
 
omg sekali lagi provinsi jambi makin keren ! 122.554 bait pantun itu luar biasa banget, pengaruhnya sangat luas dan bisa mendukung permainan bahasa kita 😊 selain itu, gerakan ini juga bikin kita bisa mengenal lebih dalam tentang budaya melayu jambi di masa lampau, apalagi dengan warisan budaya takbenda yang sudah terdaftar di UNESCO πŸ™Œ yang pasti akan membuat kita lebih sadar dan bangga akan identitas budaya kita 😊
 
Pantun di Jambi benar-benar keren 😊. Sudah lama aku tidak lihat provinsi lain yang bisa menghiasi dunia literasi dengan begitu banyak pantun. Maksudnya, kalau kamu tidak pernah mengenal pantun, kamu harus mencoba cari-cari di internet dulu, biar kamu bisa terkesan seperti aku sekarang 🀯. Pantun benar-benar memiliki kekuatan yang luar biasa, bisa mengubah pikiran dan hati orang yang mendengarnya. Tapi, apa yang paling keren dari ini adalah generasi muda Jambi ternyata sangat bersemangat dengan budaya lokal ini 🀞. Mungkin kalau aku masih cerdas aja, aku akan mencoba cari pantun-pantun lama di Jambi biar aku bisa mempelajarinya lebih lanjut πŸ˜….
 
kembali
Top