Gak sabar kan, di mana nanti dana Rp2,1 triliun itu aja digunakan? Boleh diketahui siapa yang dipilih untuk mendukung proyek Chromebook itu, Nadiem, tapi gimana caranya dia bisa memutuskan siapa yang harus dibantuin? Ada bukti sih, apa kejadian yang terjadi sebelumnya di daerah-daerah yang diimporminasi Chromebook ini? Dari mana asal dana Rp2,1 triliun itu juga? Tidak ada kabar tentang perhitungan anggaran dan hasil proyek sebelumnya. Gak nyaman banget nih, harus dipertanggungardi aja siapa yang minta uang banyak.