Pemeriksaan saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, yang didakwa memiliki korupsi sebesar Rp2,1 triliun, di sisi lain terungkap lagi tentang kelompok WhatsApp 'Jajanan Pasar' yang berisikan percakapan mengenai proses pengadaan laptop tersebut.
Diketahui, grup WhatsApp ini hanya diakses oleh beberapa pejabat internal Kemendikbudristek dan mitra sales dari PT Bhinneka Mentaridimensi. Grup ini membahas tentang kerja sama antara internal kemendikbudristek dengan Bhinneka untuk pengadaan laptop Chromebook.
Pernyataan dari Indra Nugraha, Sales Manager PT Bhinneka Mentaridimensi yang diinterogasi oleh jaksa penuntut umum saat pemeriksaan saksi, menunjukkan bahwa grup WhatsApp tersebut lebih fokus pada kerja sama di internal kemendikbudristek. Bahkan, salah satunya juga menjelaskan tentang istilah 'User Merah' dan 'User Biru', yaitu untuk Direktorat SD dan SMP masing-masing.
Pernyataan dari Indra mengindari bahwa pernyataannya bersifat tidak spesifik sehingga sulit dipercaya.
Diketahui, grup WhatsApp ini hanya diakses oleh beberapa pejabat internal Kemendikbudristek dan mitra sales dari PT Bhinneka Mentaridimensi. Grup ini membahas tentang kerja sama antara internal kemendikbudristek dengan Bhinneka untuk pengadaan laptop Chromebook.
Pernyataan dari Indra Nugraha, Sales Manager PT Bhinneka Mentaridimensi yang diinterogasi oleh jaksa penuntut umum saat pemeriksaan saksi, menunjukkan bahwa grup WhatsApp tersebut lebih fokus pada kerja sama di internal kemendikbudristek. Bahkan, salah satunya juga menjelaskan tentang istilah 'User Merah' dan 'User Biru', yaitu untuk Direktorat SD dan SMP masing-masing.
Pernyataan dari Indra mengindari bahwa pernyataannya bersifat tidak spesifik sehingga sulit dipercaya.