Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Nadiem di Kasus Chromebook

JPU meminta hakim tolak eksepsi Nadiem di kasus Chromebook. Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta majelis hakim menolak eksepsi dari terdakwa kasus dugaan pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM), Nadiem Anwar Makarim, serta penasihat hukumnya.

Roy Riady, ketua tim JPU, mengatakan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat bahwa memohon majelis hakim memutuskan menyatakan keberatan dari tim penasihat hukum dan terdakwa Nadiem Anwar Makarim tidak dapat diterima atau ditolak seluruhnya.

"Memohon majelis hakim memutuskan, menyatakan keberatan dari tim penasihat hukum dan terdakwa Nadiem Anwar Makarim tidak dapat diterima atau ditolak seluruhnya," kata Roy Riady dalam persidangan di Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
 
Gue pikir ini pas jadi kesempatan buat Nadiem jadi tukang jujur, sih. Dulu gue bingung kenapa dia mau duduk di dewan keuangan, tapi sekarang gue lihat dia jadi korup, wajar banget! Makanya gue setuju dengan tim JPU yang meminta hakim tolak eksepsi dari Nadiem, sih. Gue tidak ingin lagi lihat Nadiem jadi tukang beli-belah, gue butuh kejujuran di dewan, biar semua orang bisa yakin kalau uang mereka tidak hilang di tempat itu 😂.
 
Luar biasa ya... JPU itu kayaknya benar-benar ingin memastikan bahwa Nadiem dan penasihat hukumnya tidak bisa terlalu bebas dalam mengajukan eksepsi. Mungkin karena mereka tahu kalau eksepsi-eksepsi yang diajukan itu kayaknya berpotensi mengancam keputusan hakim. Tapi, siapa tau nanti majelis hakim juga bisa melihat bahwa eksepsi itu kayaknya tidak berdasar atau tidak cukup kuat...
 
Pagi yah, aku pikir si Nadiem kan justru salah karena memang ada kecurangan dalam pengadaan Chromebook dan CDM. Jadi, aku yakin JPU tidak boleh meminta hakim untuk menolak eksepsi dari terdakwa dan penasihat hukumnya. Aku harap majelis hakim bisa menerapkan etika yang jujur dan adil dalam proses pengadilan ini, biar akhirnya bisa menemukan kebenaran dan memberikan hukuman yang sesuai untuk si Nadiem 🤞
 
kira-kira apa yang nanti terjadi sih, kalau hakim tutup mulut Nadiem, bukan jadi masalah lagi kan? tapi siapa tahu, mungkin Nadiem gak punya bukti yang cukup, atau malah ada sesuatu yang tidak kita ketahui...
dari sisi JPU, kalau mereka sudah meminta kejelasan, berarti ada kesabaran dari pihak terdakwa ya. tapi apa jika JPU ini cuma cari alibi aja?
 
Gue pikir aja nih, apa salahnya kalau Nadiem mau eksepsi? Apa ada bukti yang cukup banget ya? Gue rasa ini cuma polusi korupsi lagi. Kalau benar-benar tidak ada kesalahan, kenapa harus ditolak saja? Gue pikir ini cuma cara gantong aja kalau korupsi ngecewakan orang banyak.
 
🤔 kalau si Nadiem lagi berdebat kayak gini, aku pikir dia harus jujur dulu tentang apa yang terjadi dengan Chromebook itu 📦👀. Jangan terus2 ngomong-ngomong kayaknya, kira-kira ada apa? 😒

atau mungkin dia hanya ingin menyamakan diri dengan si Riza Aziz 🤷‍♂️. tapi kalau benar-benar tidak ada yang salah, maka Nadiem harus mengakui kesalahannya dan menerima hukuman yang terasa 💪.

dan apa yang paling penting adalah, siapa yang akan menjadi korban dari eksepsi ini? 🤝 kalau dia menang, maka siapa yang akan kehilangan kepercayaan? 🙅‍♂️
 
gue pikir ini kayaknya bisa jadi gak masuk akal ya... kalau dia benar-benar tidak melakukan sesuatu itu dia harus dihukum kan? tapi sama sekali gue nggak percaya dia melakukan apa-apa yang salah... apa lagi dia berasal dari keluarga kaya dan orang tua dia ini kayaknya punya banyak kelebihan... tapi aku jadi penasaran, siapa nanti yang akan dihukum kalau dia benar-benar tidak melakukan apa-apa?
 
Saya setuju dengan keputusan JPU, tapi mending nanti hasilnya bisa jadi lebih jelas. Saya rasa JPU sudah cukup berani mengambil tindakan ini, tapi kemudian apa sisi terdakwa Nadiem itu juga harus punya peluang untuk menjelaskan sendiri. Mending tidak langsung ditolak begitu saja, mungkin bisa lebih adil. 🤔
 
Gue pikir kasus ini agak sibuk, nanti gue juga harus ngerti siapa yang benar dan siapa yang salah... tapi sepertinya Nadiem sudah banyak berbicara di pengadilan, siap-siap untuk berbicara lagi nggak? Gue pikir ada yang penting tapi nggak ngerti apa itu. Ngomongin, gue suka sekolah di sekolahku, kita fokus sekolah aja, jangan fokus kasus-kasus yang sibuk...
 
Wow 🤯, apa lagi skandal korupsi yang terjadi di Indonesia? Ini pasti kasus Chromebook yang bikin perdebatan panas kan? Interesting 💡, mungkin ada hal lain yang tidak diketahui public tentang kasus ini.
 
saya pikir ini gampang banget aja kalo nadiem tidak mau menerima keberatan dari jpu. aku rasa dia harus siap diterima atau ditolak bukan memilih antara keduanya. tapi apa lagi, ini tentang hukum yang bikin seseorang tahu kalau harus siap jawab atau tidak. aku sendiri pikir ini seperti permainan domino, setiap orang harus siap duduk di meja atau keluar aja 🤔
 
Gue pikir ini ngejut banget sih. JPU keren kayaknya, tapi Nadiem udah terlalu lama bareng kasus Chromebook, kalau tidak ada tindak lanjut pasti dia bakal jalan ke pengadilan lain aja... Nah, gue lihat ini bisa digunakan oleh PDI-P untuk memberikan kesempatan untuk berdiskusi tentang kejujuran dan integritas dalam penegakan hukum.
 
Eksepsi Nadiem itu kayak buah pisang, kalau tumpul jari pun terkena. Beliau ini udah banyak kejutan dan ekspresi yang berlebihan, kalo tidak ada komentar dari beliau ini, aku rasa kasusnya akan semakin gelap.
 
aku sengaja mengikuti kasus ini, dan aku rasa kayaknya Nadiem udah cukup lama menjawab semua pertanyaan. tapi akhirnya ada yang meminta keberatan dari timnya, aku pikir ini bisa bikin tekanan pada dia. aku rasa dia udah cukup kuat untuk menghadapi segala tuduhan tersebut.
 
aku paham siapa yang salah tapi kasus ini terlalu panjang dan kompleks bisa jadi keberatan tim penasihat hukum nadiem sudah cukup jujur 🙏 apa yang bisa dilakukan lagi selain membuktikan keabsahan dokumen-dokumen tersebut
 
Saya pikir kalau majelis hakim harus teliti lagi sebelum memutuskan keputusan ini. Jadi jangan takut untuk mengambil waktu yang cukup buat mempertimbangkan argumen dari kedua belah pihak. Misalnya Nadiem ngomong dia tidak melakukan apa-apa salah, tapi JPU masih punya alasan buat menuduh dia. Saya pikir kalau majelis hakim harus cek kembali bukti-bukti yang ada buat melihat siapakah yang benar atau salah. Kalau demikian, mungkin bisa menyelesaikan kasus ini dengan lebih cepat aja.
 
Ngerasa macet sih kasus ini... kan udah ada eksepsi sudah, tapi JPU masih meminta tolak. Nadiem sih udah banyak berbicara, dan kalau dia tidak mau berbicara lagi, apa yang terjadi? Beliau bukan orang korup karena tidak punya suara di dalam sidang ya?
 
Gue pikir kalau kasus ini kayak sekolah yang banyak keterlibatan orang penting, apa lagi kalau ada keberatan dari tim penasihat hukum. Gue rasa keberatan itu penting untuk memastikan semua orang di kasus ini tidak melakukan sesuatu yang salah. Tapi kalau terdakwa Nadiem Anwar Makarim tidak dapat diterima, itu bikin gue ragu. Mungkin gue akan berdiskusi dengan teman-teman di kelas tentang hal ini.
 
kembali
Top