Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Nadiem di Kasus Chromebook

Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung menolak eksepsi dari terdakwa kasus dugaan pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM), Nadiem Anwar Makarim, serta penasihat hukumnya. Eksepsi tersebut dianggap tidak berdasar dan menciptakan kegelisahan atau kepanikan.

Roy Riady, Ketua Tim JPU, mengatakan bahwa eksepsi yang dibacakan oleh kubu Nadiem seolah-olah menunjukkan bahwa jaksa menangani perkara tanpa berdasarkan keadilan. Eksepsi tersebut menciptakan asumsi dan persepsi sepihak, sehingga penegakan hukum pidana di Indonesia menjadi kehilangan marwah.

"Kami penuntut umum menilai merupakan bentuk kegelisahan atau kepanikan penasihat hukum dan terdakwa yang sudah tidak bisa membedakan lagi hal-hal apa yang diatur secara limitatif diatur oleh KUHAP sebagai alasan mengajukan keberatan atas surat dakwaan," ungkap Roy Riady.

JPU juga menilai bahwa eksepsi Nadiem telah membuat penegakan hukum di Indonesia menjadi kehilangan marwah atas tudingan yang tidak berdasar. Eksepsi tersebut dapat menciptakan penegakan hukum yang sepihak dan tidak memiliki dasar, sehingga perlu ditegaskan agar penegakan hukum pidana di Indonesia tetap berdasarkan pada keadilan.

"Kami menolak eksepsi dari terdakwa dan penasihat hukumnya. Kami memohon majelis hakim memutuskan, menyatakan keberatan dari tim penasihat hukum dan terdakwa Nadiem Anwar Makarim tidak dapat diterima atau ditolak seluruhnya," ungkap Roy Riady.

JPU juga menilai bahwa eksepsi Nadiem telah membuat penegakan hukum di Indonesia menjadi kehilangan marwah atas tudingan yang tidak berdasar. Eksepsi tersebut menciptakan asumsi dan persepsi sepihak, sehingga penegakan hukum pidana di Indonesia menjadi penegakan hukum yang sepihak dan tidak memiliki dasar.

Dalam kasus ini, JPU menolak eksepsi dari kubu Nadiem dan meminta majelis hakim untuk memerintahkan agar penanganan perkara dilanjutkan ke tahap pembuktian.
 
eksepsi dari nadiem cuma membuat kerumunan dan penasaran πŸ€”, kalau tidak adanya eksepsi siapa yang akan menghentikan kasus ini? 🚫 jpu hanya ingin agar perkara berjalan sesuai prosedur hukum, apa pun itu πŸ™
 
ini gampang banget sih πŸ™„. kalau mau tahu nih, kalau kamu punya Chromebook yang masih suda bawaan, segeralah buat reinstall operasi sistemnya dan pindahkan aplikasi-aplikasi ke drive internal atau external. jangan biarkan cache berlebihan ya πŸ˜…, itu bikin penggunaan space lebih efisien πŸ“ˆ
 
ini gampang aja lho, eksepsi dari Nadiem yang dibacakan jaksa itu kayaknya salah, nggak ada bukti apa yang bikin dia penasihat hukumnya harus merasa gugup atau apa yang bikin dia harus khawatir, asumsi dan persepsi sepihak sih ya πŸ€·β€β™‚οΈ. kalau jaksa ingin ajukan tudingan, kenapa dia jadi ragu-ragu?

saya setuju dengan keputusan jaksa penuntut umum ini, penegakan hukum di Indonesia harus berdasar pada keadilan, tidak bisa tergantung pada persepsi atau asumsi sih 😐. kalau eksepsi dari Nadiem itu benar-benar tidak ada bukti, maka kenapa dia jadi khawatir?

atau mungkin dia hanya takut penegakan hukum di Indonesia akan menjadi sepihak dan tidak adil, tapi itu nggak masalah sama sekali, penegakan hukum harus berdasar pada keadilan, bukan pada emosi atau persepsi sih πŸ™…β€β™‚οΈ.
 
Eksepsi Nadiem itu bikin penegakan hukum di Indonesia makin susah banget 🀯. JPU benar-benar menolak eksepsi itu karenanya! πŸ™…β€β™‚οΈ Asumsi dan persepsi sepihak itulah yang membuat penegakan hukum di Indonesia menjadi kehilangan marwah πŸ˜”. Saya pikir kalau ada eksepsi, itu harus berdasar banget, bukan cuma asumsi πŸ€·β€β™‚οΈ. JPU harus berjuang keras agar penegakan hukum di Indonesia tetap jujur dan adil πŸ’ͺ.
 
Malem, kalau kemarin kita bicaranya tentang korupsi pemerintah sekarang sudah serius aja, tapi sama-sama nggak ada yang bisa diubah. Eksepsi Nadiem lagi-lagi menunjukkan bahwa beliau masih nggak bisa menerima kebenaran. Kenapa sih beliau harus begitu keras, kalau punya bukti yang kuat maka bukti itu aja jujur saja.
 
Hnya coba, kalau eksepsi itu berasal dari orang yang benar-benar salah, toh kita harus mendukung, kan? Tapi, kalau itu hanya untuk melindungi diri sendiri, ya gini aja, tidak adil lagi. Eksepsi itu seperti menyingkapi wajahnya sendiri, siapa yang salah jadi yang benar.
 
Eksepsi yang dibacakan oleh tim Nadiem itu seperti pukul mata! 😩 Kalau ini cuma tentangChromebook aja, tapi kalau begitu bisa jadi di luar sana ada hal lain yang sama. Jangan biarkan penegakan hukum Indonesia jadi semacam 'jepang' seperti itu! πŸ™…β€β™‚οΈ
 
eksepsi yang dibacakan oleh nadiem itu jelas-jelas tidak ada dasar, kalau jpu menolak eksepsi itu berarti mereka benar-benar ingin tahu bukti apa yang dibawa oleh kubu nadiem, kalau buktinya salah maka harus dihukum, tapi kalau buktinya benar maka harus diproses dengan adil, aku pikir ini jalan yang tepat untuk penegakan hukum di indonesia 😊
 
ini paham aja, kalau ada eksepsi yang bikin kepanikan di jaksa, itu gak enak banget πŸ™…β€β™‚οΈ. nadiem dan teamnya pasti nggak ingin kasus ini selesai dengan cara yang benar, jadi mereka coba buat sekali-kali cerita yang tidak ada bukti πŸ’β€β™‚οΈ. tapi jpu nggak mau tergiur, mereka bilang eksepsi itu gak berdasar dan harus di tolak πŸ˜‚. sekarang kasus ini harus ke majelis hakim untuk di putuskan, semoga yang benar akan diputuskan 🀞.
 
Apa sih yang salah dengan pak Nadiem ini πŸ€”? Mereka bilang ada eksepsi, tapi sebenarnya apa yang dibawa bukti-bukti yang cukup πŸ“. Pak Roy Riady bilang seperti itu, tapi aku rasa dia hanya ingin ngasih-nasian dengan Nadiem πŸ’β€β™‚οΈ. Eksepsi tidak ada artinya jika tidak ada bukti yang cukup πŸ™…β€β™‚οΈ. Saya rasa JPU harus fokus pada bukti-bukti yang sebenarnya, bukan hanya ngasih-nasian dengan Nadiem πŸ˜’.
 
Aku rasa eksepsi Nadiem buat penasihat hukumnya kayak nge-press angin, kalo gini bisa jadi masalah di pengadilan . Maksudnya ada kalimat yang bikin jaksa penuntut umum (JPU) gusah, tapi gak ada bukti nyata. Nanti kayak permasalahan ini diabaikan, tapi kalau nanti ada kejadian-kejadian mengecewakan, semua orang bisa bilang "saya katakan sih bahwa ada yang salah, tapi gak ada yang terjadi" . Masih penasaran apa benar-benar alasan Nadiem buat menolak eksepsi itu πŸ€”
 
ini gue pikir kalau jpu nanti akan makin berat lagi di kasus ini ya, karena eksepsi dari nadiem seolah-olah menunjukkan bahwa dia tidak percaya pula pada proses hukumnya sendiri πŸ€”. dan kalau jpu tidak menerima eksepsi itu, maka gue rasa penegakan hukum di indonesia akan semakin menjadi semangat πŸ’ͺ.
 
gues apa lagi yang terjadi nih? kalau coba tonton drama ini, serasa gini juga nih... πŸ˜’ JPU yang menolak eksepsi Nadiem, nggak bakalan bisa menghindari kepanikan kalau kasus ini kabur. aja luangkan waktu dan buat proses hukum dengan jujur, udah lepas stres ya 🀯
 
wahhh biar nggak jadi korban asumsi yang tidak berdasar dong! nanti kayaknya pengadilan berantai ya, dulu eksepsi, lalu apa? kalau gini penegakan hukum di Indonesia kayaknya terlalu mudah, siapa sih yang bisa bikin keputusan hukum yang benar? nanti kita udah kena tudingan yang salah tapi asumsi lagi, aku rasa ini bikin penegakan hukum di Indonesia menjadi bingung banget 🀯
 
Aku pikir kalau eksepsi itu nggak masuk akal, nih πŸ˜‚. Duh kalau sudah ada dakwaan, kenapa mau ngomong-ngomong kalau gak ada bukti? πŸ€” Aku rasa kalau ini hanya carilah cara untuk membuat kasus ini nggak jelas lagi, nanti kalau punya bukti, kan bisa ditunjukkan! πŸ“š. Aku pikir kalau harus diingat bahwa jaksa sudah melakukan pekerjaannya dengan baik, jadi apa yang perlu dilakukan lagi? πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
ini kasus kalau di Indonesia terus dibawa begitu saja tanpa adanya evaluasi yang jernih, siapa yang salah ya kan? tolong buat kembali hukum dan jujur sih, kalau ada kesalahan pun segera diperbaiki. tolong jangan biarkan proses penegakan hukum menjadi semacam komedi bisu, ayo jujurlah ya πŸ€”
 
Aku pikir kalau ada orang yang terlalu bersemangat dalam mengajukan eksepsi, itulah ketika sudah menjadi masalah. Nadiem dan Roy di sini terlalu serius banget, aku rasa kalau mereka udah kehilangan fokus. Kalau mau buktikan diri, kenapa tidak langsung menyampaikan alasan-alasannya? Eksepsi-eksepsi yang seperti ini membuat orang lain kesulitan memahami apa yang sebenarnya di maksudkan... πŸ€”
 
eksepsi nadiem itu cuma membuat orang semakin bingung lho 🀯, kalau jpu menolak eksepsi itu berarti ada yang salah juga sih πŸ™„, tapi malah membuat penegakan hukum di indonesia menjadi semakin tidak adil 😞. aku harap majelis hakim bisa memberikan keputusan yang tepat dan tidak membiarkan penegakan hukum di indonesia jadi semakin tidak adil lagi πŸ˜”.
 
gak paham siapa yang bilang kalau eksepsi itu tidak berdasar sih πŸ€”. tapi kira-kira aku pikir ada masalah apalagi? kan apa yang diadukan dari eksepsi itu masih sama aja kayaknya. apa keberatan dari tim penasihat hukum dan terdakwa Nadiem sebenarnya apa, sih? πŸ€·β€β™‚οΈ. kalau punya bukti atau argumen yang kuat, toh aku kira aku bisa dipercaya juga. tapi kalau tidak, jadi gak ada masalah sih πŸ™„.
 
kembali
Top