Jaksa Bantah Minta Terdakwa Kasus Migor Akui Jadi Dalang 'Indonesia Gelap'

Jaksa penuntut umum (JPU) telah memantapkan pendirian Marcella Santoso, pengacara terdakwa kasus dugaan suap vonis lepas perkara minyak goreng, yang mengaku "Indonesia Gelap" dan RUU TNI. Jaksa Andy Setyawan, ketua tim JPU, menyatakan bahwa Marcella tidak pernah melihat kiriman konten video tersebut dalam chatnya dengan terdakwa Adhiya Muzzaki.

Jaksa membenarkan Marcella hanya mengaku meminta maaf kepada Jaksa Agung dan Jampidsus Kejaksaan Agung RI, tetapi menolak untuk mengakui bahwa ia adalah penyebab dari konten "Indonesia Gelap" dan RUU TNI. Namun, jaksa menyatakan bahwa Marcella telah mengakui ini dalam penyidikan sebelumnya.

Jaksa Ichwanuddin juga membenarkan Marcella menjawab pertanyaan terkait "Indonesia Gelap" dan RUU TNI saat ditanyai di tahap penyidikan. Dia menyatakan bahwa Adhiya Muzzaki telah meminta persetujuan Marcella ketika hendak memposting konten tersebut.

Marcella mengaku tidak terlibat dalam aksi demonstrasi "Indonesia Gelap" dan RUU TNI, tetapi menolak untuk memberikan bukti yang cukup. Dia juga menyatakan bahwa dia hanya membuat poin untuk setiap berita yang hendak dipublikasikan terkait perkara yang ditanganinya.

Sementara itu, jaksa Andy Setyawan meminta hakim untuk meminta Marcella menjelaskan konteks pembuatan video permintaan maaf tersebut saat ditayangkan di publik.
 
Gue ngirimi contoh canggih kayaknya sih... Jaksa mau memantapkan pendirian Marcella tapi masih ada yang penasaran sih... Apa benar-benarnya Marcella tidak pernah melihat kiriman konten video tersebut? Gue suda pikir gue tahu apa yang terjadi di belakang layar... Saya rasa Jaksa Andy Setyawan kayaknya kepingin memastikin bahwa Marcella nggak main-main, tapi siapa yang bilang gue nggak percaya...
 
Bisanya siapa yang akan terlibat dalam kasus suap vonis tapi sekarang Marcella Santoso juga ikut ngetop, apa lagi sih dia bilang Indonesia Gelap aja πŸ˜‚πŸ€£. Saya pikir dia hanya ingin mengalihkan perhatian dari kasusnya dengan membuat konten yang viral πŸ“Ί. Tapi sayangnya dia tidak mau memberikan bukti yang cukup sehingga hakim dan jaksa kesulitan menilainya πŸ€”. Mungkin sih Marcella Santoso hanya ingin membuat nama sendiri lebih dikenal di media sosial πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Pekan lalu aku masih sibuk banget dengan kasus ini... siapa tahu kalau Marcella benar2 buat sendiri video itu untuk membohongi orang banyak... tapi sih, aku juga ngga bisa percaya kalau dia benar2 tidak terlibat.

Aku rasa yang paling aneh adalah kalau Adhiya Muzzaki yang meminta persetujuan Marcella untuk memposting konten itu, tapi kalau di sini dia benar2 tidak mau memberikan bukti... eh, aku rasa ini kasus yang lebih kompleks daripada aku bayangkan.

Aku ingin tahu, apa sih yang nantinya akan terjadi dibeberapa hari ke depan... apakah Marcella bisa menjelaskan konteks pembuatan video permintaan maaf itu dengan jelas? atau apakah dia tetap akan bersikeras tidak mau memberikan bukti... hmm, aku rasa masih perlu waktu untuk aku sih untuk memahami apa yang terjadi disini πŸ€”
 
Hebat banget sih kalau Jaksa penuntut umum nggak percaya sama sama Marcella Santoso dengar, tapi yang penting adalah kasusnya tetap jalan ya.. Mari kita sambut dengan hati yang tenang dan rasa keadilan yang tinggi. Aku yakin kalau dengan proses hukum yang adil, kasus ini pasti bisa diresolusi dengan baik.
 
Gue pikir gini, kalau Jaksa penuntut umum nggak percaya dengar buat si Marcella Santoso, tapi apa yang penting adalah kasus ini tidak boleh terus dijalankan, karena kalau jadi kayak gitu, maka semua kasus lainnya pun akan merasa terancam. Gue rasa Jaksa penuntut umum harus lebih teliti dulu, nggak bisa terburu-buru aja dan terjebak di dalam semuanya.
 
Makan malam apa kaya nih? Aku suka makan mi goreng dari warung kecil di Jalan Kemang, padahal ada banyak warung lain yang lebih populer. Tapi aku rasa warung itu yang paling enak karena mereka buat sendiri bumbu-nya, kan?
 
Maaf kan, tapi kayaknya ada kesalahan lagi. Jika Marcella benar-benar tidak pernah melihat kiriman konten itu dalam chatnya dengan Adhiya Muzzaki, maka kenapa dia punya jawaban yang sama ketika ditanya di penyidikan? Kalau dia benar-benar tidak terlibat, tapi ada bukti yang cukup, maka kenapa dia tidak mau memberitahu? Aku rasa Marcella lagi-jaga, kayaknya harus ada penjelasan yang jelas. πŸ€”
 
Pengacara Marcella Santoso ini, siapa tahu nanti dia harus membayar mahkota karena kalimat-kalimat yang menghina bangsa kita πŸ€¦β€β™‚οΈ. Saya pikir kalau pengacaranya mau memuji diri sendiri dengan kata-kata yang bisa bikin orang lain marah, itu tidak masuk akal. Kenapa dia jadi seperti ini? πŸ€”
 
ya udah kaget deh! apa yang dikatakan Adhiya Muzzaki kalau dengerin video "Indonesia Gelap" itu? apakah dia sendiri bikin konten seperti itu atau siapa yang bikin? dan apa sih maksudnya dengan "RUU TNI"? kayaknya ada sesuatu yang salah di dalam keseluruhan perkara ini...
 
Maksimalis di sini, bro... πŸ˜’ Jaksa penuntut umum (JPU) benar-benar paham siapa yang berbohong, ya! πŸ™…β€β™‚οΈ Marcella Santoso itu jujur mengakui dia tidak terlibat dalam aksi demonstrasi "Indonesia Gelap" dan RUU TNI, tapi dia hanya memilih untuk tidak memberikan bukti-bukti yang cukup πŸ€¦β€β™€οΈ. Sementara itu, ada yang bilang dia adalah penyebab dari konten yang tidak baik itu... πŸ€” Jadi, aku pikir hakim harus mengajukan pertanyaan yang tepat agar Marcella menjelaskan tentang konteks pembuatan video permintaan maaf tersebut, ya! πŸ”
 
Maaf ya, kalau nonton kasus Marcella Santoso nggak paham siapa yang bilang apa aja πŸ€·β€β™‚οΈ. Ngomongin kabar baik, JPU memantapkan pendirian Marcella, tapi siapa tahu ada hal lain yang nggak terungkap dari kasusnya... seperti siapa yang nge-coordinasi dengan Adhiya Muzzaki? πŸ€”. Kalau jadi demikian, itu kayak gini: Marcella bilang dia tidak pernah melihat kiriman video yang salah, tapi ternyata ada bukti lain...
 
ini cerita yang panas banget, apa kebenaran dari marcella santoso kalau dia benar-benar tidak terlibat dengan konten 'indonesia gelap' tapi masih memilih untuk mempublikasikannya nih? aku pikir ini adalah contoh bagaimana cara kita bisa berbahaya tanpa sengaja, ya? aku setuju dengan jaksa agar marcella harus menjelaskan apa arti dari konteks pembuatan video permintaan maaf itu. kalau dia benar-benar tidak terlibat, maka kenapa dia masih memilih untuk mempublikasikannya? aku rasa ini adalah kesempatan bagi kita untuk berbicara tentang pentingnya akuntabilitas dan tanggung jawab dalam penggunaan media sosial.
 
Biar siapa pun percaya apa, aku pikir Marcella Santoso malah penipu! Dia bisa jadi nantinya bilang "saya tidak tahu" sama sekali. Tapi aku rasa dia sudah terlalu cerdas untuk bilang seperti itu. Aku pikir ada sesuatu yang tidak beres, aku ingat adegan video di mana dia bilang kalau Indonesia gelap. Tapi apa artinya? Aku pikir dia hanya ingin membuat konten viral dan kaya. Dan sekarang dia malah meminta maaf? Wah, itu penipuan!
 
Gue rasanya kayak gue tidak percaya kalau Marcella Santoso yang bikin konten "Indonesia Gelap" dan RUU TNI ini sebenarnya bukan yang bikin konten itu, tapi lebih seperti dia hanya mengaku meminta maaf sama Jaksa Agung aja. Gue pikir kalau ada bukti lain, kayak gue nggak percaya dia bisa dipastikan tidak terlibat dengan aksi demonstrasi itu. Tapi, gue juga nggak menyangkal kalau Marcella sudah mengakui ini dalam penyidikan sebelumnya, jadi gue rasanya harus diterima sebagai benar. Tapi, gue masih ragu-ragu, kayaknya kontes ini belum siap! πŸ€”
 
Kemaren aku lihat news ini dan benar-benar terkejut kan! Marcella Santoso, pengacara yang dicura kasus dugaan suap vonis lepas perkara minyak goreng itu sendiri ternyata menjadi korban. Dia mengaku tidak pernah melihat kiriman konten video tersebut dalam chatnya dengan terdakwa Adhiya Muzzaki 😱

Aku pikir ini benar-benar aneh, tapi kemarin aku baca di mana Marcella sudah mengakui hal ini dalam penyidikan sebelumnya. Aku rasa ada yang tidak beres di sini πŸ€”.

Aku kira ini bisa menjadi contoh bagaimana pentingnya persediaan bukti yang cukup sebelum memulai kasus. Marcella sendiri bilang dia hanya membuat poin untuk setiap berita yang hendak dipublikasikan, tapi ternyata di dalam kasusnya ada yang salah πŸ€¦β€β™‚οΈ.

Aku harap jaksa bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tepat sehingga Marcella harus menjelaskan konteks pembuatan video permintaan maaf tersebut. Mungkin ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya kesabaran dan persediaan bukti sebelum memulai kasus 😊
 
gue pikir gue tahu apa arti dari kasus ini πŸ€”. yang jelas, orang yang salah bisa juga jadi yang benar. kalau Marcella tidak pernah melihat kiriman konten video itu dalam chatnya, tapi dia akui di penyidikan sebelumnya, maka berarti dia memang mengakui kesalahannya 😊. tapi apa yang penting adalah, dia masih bersikap menolak untuk memberikan bukti dan mengakui kesalahannya. ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua tentang importansinya untuk bertanggung jawab atas tindakan kita 🀝. kita harus belajar untuk menerima kesalahan kita sendiri dan tidak takut akan konsekuensi dari kesalahanku 😊.
 
Mau kira kalau si Marcella bisa menipu Jaksa setahun lalu, tapi sekarang dia harus tanggung jawabnya πŸ™„. Ngomong-ngomong, apa yang bikin Marcella suka bilang "Indonesia Gelap" sih? Cuma mau nyesel nggak? Atau mungkin dia hanya ingin menjadi bahan cerita untuk Jaksa Agung dan Jampidsus Kejaksaan Agung RI 🀣. Ngomong-ngomong, kalau Jaksa punya bukti, mending langsung tampilkan aja, jangan berantakan nggak πŸ˜….
 
kaya gini gitu sih... Marcella Santoso ini kayaknya suka ngomong bebas, kan? dia bilang "Indonesia Gelap" dan RUU TNI kayaknya dia sendiri yang ngerasa sedih dengan kenyataan ini πŸ€”. tapi kalau dia itu penasaran, kenapa dia tidak nyari tahu asal-usul video itu dulu? aja dia langsung punya pendapat sih... πŸ™„

saya pikir Jaksa Andy Setyawan yang benar-benar profesional ini, dia sudah cek apa-apa kayaknya, tapi Marcella Santoso ini kayaknya masih punya banyak pertanyaan lagi πŸ€·β€β™‚οΈ. saya rasa kalau dia ingin jujur tentang konteks pembuatan video permintaan maaf itu, dia bisa mulai dari sana aja... πŸ”

mungkin sih ada yang lebih ahli dari kita semua tentang hal ini, tapi saya hanya berbagi pendapat sederhana aja... πŸ€—
 
kembali
Top