Jaksa Agung Serahkan 893 Ribu Ha Hutan & Uang Rp6,6 T ke Negara

Satgas PKH menyerahkan hasil penguasaan kembali 893.002,38 Ha lahan hutan dan uang Rp6.650.294.190.469.74 ke negara di Gedung Bundar Kejaksaan Agung. Penguasaan ini hasil dari penagihan denda administratif kehutanan senilai Rp2.344.965.750.000 terhadap 20 perusahaan kelapa sawit dan 1 perusahaan pertambangan nikel.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan bahwa uang tersebut berasal dari perkara ekspor CPO dengan Tersangka Korporasi Musim Mas senilai Rp3,7 triliun dan perkara Impor Gula senilai Rp585 miliar. Penyelamatan ini hasil dari penanganan perkara tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan RI.

Satgas PKH telah melakukan penguasaan kembali lahan perkebunan seluas 4.081.560,58 Ha dalam kurun waktu 10 bulan, nilai indikasi lahan tersebut mencapai lebih dari Rp150 triliun. Lahan kawasan hutan hasil penguasaan kembali diserahkan kepada Kementerian terkait.

Selain itu, Satgas PKH juga menyerahkan lahan seluas 81.793 Ha sebagai kawasan Taman Nasional Tesso Nilo untuk dihutankan oleh kementerian terkait. Dalam kesempatan penyerahan, Jaksa Agung menyampaikan bahwa hukum harus tegak dan penegakan hukum yang tegas diperlukan dalam rangka menjaga stabilitas nasional.
 
ini sangat sedih banget! 10 bulan aja hasil dari penagihan denda administratif, tapi masih banyak perusahaan yang gak mau kalah, masih banyak korupsi di luar sana... apa artinya kita gak sengaja lagi? harus ada perubahan lagi untuk sistem penegakan hukum di Indonesia, biar tidak seperti ini lagi.
 
Maksudnya siapa sih yang salah kalau mereka ambil uang dari korupsi? tapi juga tidak bisa dipungut lebih dari apa yang seharusnya, kan? siapa yang bilang kehutanan itu gratis? tapi di sisi lain, jangan dihitung uang yang sekarang diterima sebagai uang kembali dari penguasaan, karena itu ada proses hukum yang panjang dan sulit, kayak kayak ngobrol santai aja sih... dan sepertinya masih banyak yang bisa berubah agar tidak terjadi hal seperti ini lagi... tapi bagaimana kalau mereka yang seharusnya harus dipenjara?
 
Aku senang banget sama hasil ini 🤩! Seperti aku bilang sebelumnya, teknologi bisa digunakan untuk memperbaiki banyak masalah di Indonesia. Dan kali ini, Satgas PKH berhasil menggunakan teknologi untuk menangkap korupsi dan memulihkan lahan yang terjepit oleh korupsi. Aku yakin nanti lagi teknologi akan membantu dalam penegakan hukum dan membuat Indonesia menjadi negara yang lebih baik 🌟.

Aku juga senang bahwa uang yang diterima bisa digunakan untuk melindungi kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, itu sangat penting banget untuk melindungi lingkungan kita 🌿. Aku harap pemerintah bisa terus menggunakan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya negara.

Dan aku rasa ini adalah contoh yang baik bagaimana teknologi bisa membantu penegakan hukum dan memperbaiki masalah di Indonesia. Aku berharap lagi-lagi teknologi akan membantu kita mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik 🚀!
 
aku senang banget bisa melihat hasil kerja satgas PKH ini! mereka berhasil menangkap banyak perusahaan yang korup di bidang kehutanan 🙌. aku pikir penegakan hukum yang tegas itu penting banget, kalau tidak ada orang yang takut, maka korupsi gak akan bisa terjadi lagi 🤝. aku rasa Jaksa Agung ST Burhanuddin juga benar-benar profesional dalam hal ini, dia bilang secara jujur tentang sumber dana yang dihasilkan dari kasus korupsi tersebut 💸. aku harap kalau gak ada perusahaan yang mau menyalah nikmati kembali lagi 🤦‍♂️.
 
Pagi aja sih, aku rasa gini saja, nih... Dalam kasus ini, aku pikir yang penting adalah peran dari Satgas PKH dalam penanggulangan korupsi dan penguasaan kembali lahan hutan yang hilang. Mereka berhasil menyerukan kembali uang yang berasal dari denda administratif kehutanan yang dibendung oleh 20 perusahaan kelapa sawit dan 1 perusahaan pertambangan nikel.

Aku pikir ini adalah contoh bagus dari penegakan hukum yang tegas, karena setidaknya sudah ada inisiatif dari pihak kejaksaan untuk mengambil tindakan yang tepat. Dengan demikian, kita bisa mengharapkan bahwa lahan-lahan tersebut akan digunakan dengan bijak dan tidak lagi dipengaruhi oleh korupsi.

Namun, aku juga pikir perlu ada upaya lebih lanjut dari pihak pemerintah dan masyarakat untuk memastikan bahwa tidak terjadi kembali hal yang sama di masa depan. Misalnya, kita bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya penanggulangan korupsi dan pengelolaan sumber daya alam dengan cara edukasi dan partisipasi masyarakat.
 
ya kalau penguasaan kembali itu, aku rasa itu juga baik banget 🙌! mesti banyak korban kelapa sawit dan pertambangan nikel yang mau dibayar denda administratif ini, jadi kita bisa mendapatkan uang untuk negara dan lingkungan. aku senang sekali pemerintah bisa menangani perkara korupsi ini dan akhirnya bisa kembali lahan yang terbuang-buangan itu.

satu lagi, penyerahan Taman Nasional Tesso Nilo ini juga super positif! kalau kita serius dengan perlindungan lingkungan dan keanekaragaman hayati, itu akan membuat generasi mendatang lebih baik. jadi aku senang sekali pemerintah bisa melakukan hal ini.
 
kembali
Top