Iran Nyatakan Siap Berunding dengan AS, Tolak Negosiasi di Bawah Ancaman

Iran, AS Tolak Negosiasi di Bawah Ancaman Militer

Pemerintah Iran terus menegaskan bahwa tidak akan melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) jika Washington melontarkan ancaman militer atau tekanan ekonomi. Hal ini dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam kunjungan resminya ke Turki, Jumat kemarin.

Araghchi menjelaskan bahwa kedaulatan pertahanan negara Iran tidak dapat diganggu gugat dan program persenjataannya tidak akan pernah menjadi subjek negosiasi apa pun. Menurutnya, pengembangan alutsista adalah hak prerogatif Teheran demi keamanan rakyatnya.

Kemudian, Araghchi menegaskan bahwa Iran siap membuka pintu dialog yang adil dan setara dengan AS, namun hal ini harus dilakukan tanpa ancaman militer atau tekanan ekonomi. Ia juga mengatakan bahwa negosiasi tidak dapat dilakukan di bawah bayang-bayang ancaman.

Hal ini dikemukakan dalam tengah retorika keras Presiden AS Donald Trump, yang menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir 2015 pada masa jabatan sebelumnya. Trump kini berupaya menekan Iran untuk menghentikan seluruh aktivitas pengayaan uranium.

Turki telah terlibat dalam upaya diplomatik untuk mencegah konfrontasi militer antara Iran dan AS, serta menawarkan peran Ankara sebagai fasilitator demi mencegah pecahnya konfrontasi bersenjata di kawasan Timur Tengah.
 
ini gampang banget! as if iran siap untuk naik senyum dengan amerika serikat 🀣. tapi kalau washington melontarkan ancaman militer, itu kayak seperti menyarankan iran agar cepat-cepet mau nyerah 😏. araghchi udah bilang jelas, tidak ada yang bisa mengganggu kedaulatan pertahanan iran, terutama kalau program persenjataannya dijadikan subjek negosiasi 🚫. Iran siap membuka dialog, tapi tanpa tekanan ekonomi atau ancaman militer, kayak seperti ingin berdansa sambil tidak ada musuh πŸ’ƒπŸ•Ί.
 
Kalau AS mau berbicara dengan Iran, pasti harus mulu-mulian dulu πŸ™. Tolak negosiasi sambil ancaman militer? Gimana tuh bisa jadi? πŸ€” Iran sudah nggak sabar lagi sama AS, aku pikir Iran udah capek sama tekanan ekonomi ya πŸ˜’. Aku rasa Iran udah punya kekuatan sendiri, nggak butuh AS buat ngawasi. πŸ’ͺ

Dan siapa tahu, kalau AS mau jujur, mungkin bisa ngobrol dengan Iran tentang masalahnya yang benar-benar penting ya 🀝. Jangan kaya-kaya sama tekanan ekonomi dan ancaman militer, itu tidak solusinya πŸ˜‚. Aku rasa Iran udah punya jawaban sendiri, nggak butuh AS buat ngatah-athain masalahnya. πŸ™…β€β™‚οΈ
 
hebu coba liat, kapan-kapan AS mau negosiasi aja, tapi kalau ada ancaman militer atau tekanan ekonomi, mereka jadi keras kepala seperti anak lelaki yang dijeremai πŸ˜‚. Iran benar-benar tidak mau dibawa-bawa, mereka ingin bebas bernegosiasi tanpa hantaran dari luar 🀝. Sama-sama, kalau AS mau bicara, bicara aja tanpa ancaman, ya? πŸ€”
 
Gue pikir sih negosiasi dengan amerika harus dilarang bawah tekanan ekonomi atau ancaman militer, kalau gini gue rasanya sama2 seperti sedang bermain judi... 🀣 dan yang kalah harus bayar dengan harga nyawa rakyatnya. Menteri luar negeri Iran itu jujur banget, Iran tidak mau nggak ngecap di bawah ancaman militer dari amerika. Gue setuju dengan pendapatnya, kalau ada masalah maka solusinya harus dari dialog yang adil dan setara, bukan hanya karena gue kalah... πŸ˜’
 
Aku pikir kalau Amerika jangan sibuk-sibik ngeremongin Iran dengan ancaman militer, mending buat dialog yang seimbang ya 🀝. Iran tidak mau jadi manggut-manggut, tapi juga tidak ingin dipaksa πŸ˜’. Kalau ingin dialogue yang adil, harus buat aja tanpa tekanan ekonomi atau ancaman militer, kayaknya bisa aja πŸ™
 
Gue rasa kalau ancaman militer kayak aja nggak ada efeknya deh, Iran udah jelas ngekspresikan keinginannya, tapi gue rasa AS gak mau terima, kayaknya gue coba bawa bukti bahwa Iran gak bakal menyerah, kan Iran udah punya strategi sendiri untuk mengatasi tekanan AS, dan gue pikir kalau Iran bisa berbagi informasi dengan negara-negara lain di Timur Tengah, kayaknya konflik bisa terpecahkan.
 
Gue rasa nggak nyaman deh sama kebijakan AS ini πŸ€”. Mereka sih selalu cari cara untuk memaksa negara lain melakukan apa aja, tanpa peduli apa yang terjadi pada rakyat itu. Iran kan udah memiliki haknya untuk mengembangkan program persenjataannya sendiri, gue pikir itu penting buat keamanan nasional.

Dan sih, kenapa AS harus selalu cari cara untuk menekan Iran? Gue rasa itu like giliran nggak adil, kalau gue di Indonesia, aku juga tidak akan suka jadi target mereka 🚫. Lho, apa sih yang salah dengan program persenjataan Iran? Mereka buat itu untuk keamanan rakyatnya, kan? Jangan lupa, gue juga khawatir kalau AS-nya itu mau melanggar kesepakatan nuklir 2015, itu bisa bikin konflik di kawasan Timur Tengah makin panas 😬.
 
Wahhh, kalau aja as US jangan ngomong ngompol aja dengerin kekakuan Iran, sih? Mereka udah ngeluh apa? Iran juga punya haknya untuk terlindungi rakyatnya, apalagi kalau bule AS sambil menekan dan ancam. Wadah sapa ga kasih Iran banting-banting aja? Seharusnya jadi dialog yang seimbang aja, bukan aja kalah-kekalahan.
 
Saya pikir ini galon, kalau Amerika gak mau main diplomatik dulu, tapi kemudian balas dengan ancaman militer. Sama aja kayak gini, Iran punya kepentingannya juga, jangan sanya paksa! πŸ€” Nah, saya rasa Iran perlu fokus pada apa yang sebenarnya ingin dicapai, yaitu memperkuat ketahanan ekonominya sendiri. Jangan terlalu bergantung pada perdagangan sama Amerika, deh. Mungkin bisa cari alternative lain, kayaknya lebih stabil. πŸ“ˆ
 
Saya pikir ancaman militer yang dikatakkan oleh Amerika Serikat kepada Iran bukanlah cara yang tepat untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Iran tidak perlu ditakut-takui dengan ancaman seperti itu, karena mereka memiliki hak untuk mempertahankan keamanan dan persenjataannya sendiri. Saya pikir lebih baik jika keduanya bisa berbicara secara langsung dan jujur tentang apa yang mereka inginkan tanpa harus menggunakan taktik-taktik ancaman seperti itu 😊.
 
kembali
Top