Industri Mobil Listrik RI Mulai Masuk Proses Perakitan Karoseri

Industri mobil listrik RI mulai masuk tahap perakitan karoseri, sedangkan beberapa produsen masih berada dalam tahap konstruksi fisik bangunan pabrik. Menurut Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM, Nurul Ichwan, industri kendaraan listrik Indonesia telah memasuki tahap assembling karoseri dan saat ini beberapa produsen mobil listrik masih berada dalam tahap konstruksi fisik bangunan pabrik.

"Yang mereka untuk itu, istilahnya assembling. Assembling itu sudah mulai," kata Nurul Ichwan.

Sementara itu, pemerintah Indonesia berkomitmen mendorong investasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik, terutama pembangunan jaringan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di berbagai wilayah. Ia meyakini bahwa jika infrastruktur pendukung telah memadai, potensi pasar kendaraan listrik yang besar dapat tergarap secara optimal.

"Kami tidak melihat kekhawatiran (investasi) akan berpindah ke Malaysia. Kenapa? Karena dalam konteks ASEAN, sekali dia berproduksi di mana pun di negara ASEAN maka perhitungan dia sebenarnya adalah seberapa efisien produk yang bisa dihasilkan untuk bisa bersaing di dalam pasar ASEAN," paparnya.

Sementara itu, terkait insentif pemerintah bagi industri otomotif, khususnya pada 2026, Nurul menyerahkan kebijakan tersebut kepada Kementerian Keuangan.
 
Gue pikir ini yang harus kita lakukan sekarang, yaitu makin siapkan infrastruktur untuk mobil listrik, jadi kalau suatu hari kita punya banyak pabrik seperti itu, nanti kita bisa jual ke luar negeri juga ya! Kalau mau kompetitif, kita harus siap semua. Tapi, benarkah kalau kita masih banyak lagi perubahan yang harus kita lakukan sebelum mobil listrik bisa menjadi realitas di Indonesia? ๐Ÿค”
 
Kalau gini, aku pikir industri mobil listrik Indonesia udah mulai ngerjain. Assembling karoseri itu belum juga lumayan banyak, tapi setidaknya ada beberapa produsen yang sudah mulai ngerjain. Aku penasaran aja bagaimana caranya pemerintah Indonesia bisa memastikan bahwa infrastruktur pendukung seperti SPKLU sudah lengkap sebelum mobil listrik itu bisa beroperasi dengan optimal.

Aku pikir Malaysia jangan usah dikhawatirkan, karena kalau kita ngerjain sendiri, maka kita bisa lebih efisien dalam menghasilkan produk. Tapi aku juga khawatirin apakah ada biaya yang terlalu tinggi untuk infrastruktur itu? Karena kalau biayanya terlalu mahal, mungkin saja investasi tidak akan banyak datang.

Aku penasaran dengan insentif pemerintah di tahun 2026. Aku harap itu bisa membuat investor lebih percaya diri untuk ngerjain mobil listrik di Indonesia.
 
aku senang banget seebut bahwa industri mobil listrik di RI sudah mulai memasuki tahap assembling karoseri! ini bukan rahasia lagi kalau Indonesia punya potensi besar dalam pengembangan kendaraan listrik. tapi apa yang kita butuhkan lagi? pembangunan jaringan stasiun SPKLU di seluruh negeri, sih! agar kita bisa nggak kewalahan dengan pengisian baterai di jalanan. dan gampangnya aja, kalau pemerintah Indonesia already punya rencana yang matang untuk mendukung industri ini. tapi apa yang diharapkan adalah investor juga ikut berpartisipasi dengan cepat! ๐Ÿš€๐Ÿ’ป
 
Gampang banget aja gini! Industri mobil listrik RI sudah masuk tahap apa lagi? Assembling karoseri kayaknya artinya mereka sudah bisa membuat mobil listrik bareng-bareng, tapi masih ada produsen yang belum paham apa itu konstruksi fisik bangunan pabrik. Wah, seperti gini aja! Mereka harus buat jaringan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di seluruh Indonesia, tapi kira-kira ini bisa dilakukan? Mungkin-mungkin, tapi aku pikir lebih baik kalau kita fokus pada membangun infrastruktur yang baik sebelum melahirkan mobil listrik. Kalau tidak, pasti seperti gini aja! Masih banyak masalah seperti transportasi umum yang belum optimal, jadi kalau kita malas buat stasiun SPKLU, gampang banget aja mobil listrik menjadi tidak populer lagi ๐Ÿš—๐Ÿ˜’
 
Gue suka banget ya kalau Indonesia mulai mengembangkan mobil listrik sendiri! Sekarang kita udah bisa melihat beberapa produsen mobil listrik mulai memasuki tahap assembling karoseri, itu berarti mereka sudah lebih dekat dengan target produksi. Gue rasa ini akan membuat kita bisa memiliki mobil listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Gue pikir kalau pemerintah Indonesia juga benar-benar komitmen dalam mendorong investasi untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik, terutama pembangunan jaringan SPKLU di berbagai wilayah. Jika kita punya infrastruktur pendukung yang memadai, maka kita bisa menjangkau pasar kendaraan listrik yang besar dengan lebih efektif.

Gue juga rasa tidak perlu khawatir kalau investasi akan berpindah ke Malaysia atau negara lain, karena di ASEAN masih banyak potensi untuk mengembangkan industri otomotif. Yang penting adalah kita bisa menyalurkan investasi secara efisien dan membuat produk yang berkualitas untuk bersaing di pasar ASEAN!
 
asalnya aja jadi begitu gampang banget nih untuk membangun mobil listrik? cuma masuk tahap assembling karoseri saja, kalau sekarang udah makin serius dengan konstruksi fisik bangunan pabrik, tapi masih banyak produsen yang belum ada di sana ๐Ÿค”. dan apa yang dimaksud dengan investasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik? kenapa jadi begitu perlu dan tidak bisa nunggu sampai semua siap? ๐Ÿ’ธ.
 
Hei-hei, aku pikir ini benar-benar keren banget! Industri mobil listrik di RI udah mulai bikin karoseri ๐Ÿš—๐Ÿ’ป, itu berarti kita sudah maju dari konstruksi fisik bangunan pabrik ke level assemblin' ya ๐Ÿ˜Ž. Saya rasa ini akan membantu kita meningkatkan kualitas mobil listrik kita dan bisa bersaing dengan produsen lain di ASEAN.

Aku juga senang sekali bahwa pemerintah RI berkomitmen mendorong investasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Itu penting banget karena kalau kita tidak punya infrastruktur yang memadai, mobil listrik kita tidak bisa jadi efektif ๐Ÿš—๐Ÿ’จ.

Dan aku rasa Nurul Ichwan benar-benar bijak ketika dia bilang bahwa jika kita memiliki infrastruktur yang memadai, kita bisa menargetkan pasar kendaraan listrik yang besar di ASEAN ๐ŸŒ. Saya harap pemerintah RI bisa segera menerbitkan insentif bagi industri otomotif kita dan membuatnya lebih mudah untuk berinvestasi ๐Ÿ’ธ๐Ÿš—.
 
๐Ÿค” Gue rasa kalau pemerintah kita masih belum cukup banyak memberikan insentif yang baik untuk pembangunan industri mobil listrik. Tapi kalau bisa membuat infrastruktur yang memadai, maka tidak usaha sama sekali! ๐Ÿš€
 
๐Ÿš—๐Ÿ”‹ aku pikir kalau gak ada industri mobil listrik RI, nanti kita tidak bisa menikmati konsumsi listrik yang lebih efisien di jalan ๐Ÿค“. tapi apa yang penting adalah kita harus memiliki infrastruktur yang cukup untuk mendukung pembangunan ini ๐Ÿ’ก. aku berharap pemerintah bisa memberikan insentif yang tepat bagi produsen mobil listrik agar mereka bisa meningkatkan produksi dan menawarkan harga yang kompetitif ๐Ÿค‘. dan tidak boleh lupa, kita harus memiliki rencana yang jelas untuk membangun jaringan stasiun pengisian listrik umum yang dapat mendukung pertumbuhan industri ini ๐Ÿ’จ
 
Gak bisa tidak terpesona kan dengan kemajuan teknologi mobil listrik di Indonesia! Assembling karoseri sudah mulai, ini artinya kita dekat aja dengan menghasilkan kendaraan listrik yang nyaman dan ramah lingkungan ๐Ÿš—๐Ÿ’š. Saya pikir pemerintah benar-benar bijak dalam mendukung investasi ini, karena jaringan SPKLU yang memadai akan membuat kita lebih siap bersaing di pasar ASEAN, tapi juga makin mudah bagi masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik ๐Ÿ’จ. Saya harap pemerintah terus mendukung industri ini agar Indonesia bisa menjadi salah satu produsen mobil listrik terbesar di Asia! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ’ช
 
Gue pikir ini sangat penting banget ya... industri mobil listrik di Indonesia mulai ngeproduksi karoseri, itu berarti kita sudah semakin dekat untuk memiliki kendaraan listrik yang bisa diproduksi secara massal di tanah air. Kenapa gue senang? Karena akhirnya kita bisa melihat progres yang cepat dalam pengembangan industri ini dan tentu saja hal ini akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat, seperti mengurangi polusi udara dan perubahan iklim. Gue yakin bahwa dengan adanya infrastruktur pendukung yang memadai, industri mobil listrik di Indonesia bisa menjadi daya tarik bagi investor asing dan memberikan kesempatan kerja yang baik untuk rakyat.
 
gak ngerti kenapa semua orang bingung sama-sama penasaran dengan mobil listrik tapi malah ngeluhin biaya bahan bakar dan emisi? sih di Indonesia udah ada banyak teknologi yang bisa mengurangi dampak negatif itu, gue pikir apa salahnya kalau kita fokus bikin produk yang lebih baik bukan ngeluhin aja? ๐Ÿค”

dan wajar juga kalau Malaysia masih memiliki kelebihan dalam hal ini, tapi gue rasa Indonesia harus jujur dengan dirinya sendiri, kita memiliki potensi yang besar untuk membangun industri kendaraan listrik. apa salahnya kita mulai dari sini bukan? ๐Ÿš€
 
Paket bebas cukup nggak mnyebutkan efektivitasnya... kayaknya kita harus nunggu hasilnya ya ๐Ÿค” Nah kalau ada paket bebas, sebaiknya gunanya untuk industri yang benar-benar membutuhkannya, seperti mobil listrik ini. Kita harus nyaman dengarkan konsep dan teknologi apa yang dimiliki oleh produsen ini. Jangan nggak ada konflik dengan pihak lain ya... kalau kita punya teknologi yang bagus, maka kita bisa bersaing di pasar Indonesia dan ASEAN.
 
Aku pikir itu kabar yang bagus sekali! Akhirnya Indonesia mulai memproduksi mobil listrik sendiri ๐Ÿš€. Aku yakin kalau dengan adanya infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan pabrik yang cukup, industri ini bisa berkembang sangat pesat. Kamu lihat, Malaysia dan negara lainnya sudah mulai memproduksi mobil listrik mereka sendiri, jadi Indonesia tidak boleh kalah dengan teknologi yang lebih canggih lagi ๐Ÿค”. Aku harap pemerintah bisa memberikan insentif yang tepat untuk industri ini agar bisa berkembang tanpa ada masalah keuangan. Jadi kalau kita semua kerja sama, aku yakin mobil listrik Indonesia bisa menjadi salah satu yang terbaik di dunia ๐Ÿš—๐Ÿ’ช!
 
Mobil listrik di Indonesia mulai masuk tahap perakitan karoseri ๐Ÿš€! Itu bagus sekali, tapi gini aja, kalau produsen mobil listrik masih banyak yang belum siap bangun pabriknya, apa caranya bisa bersaing dengan mobil listrik dari luar negeri? Perlu ada infrastruktur pendukung yang memadai, seperti stasiun pengisian umum (SPKLU) ๐Ÿš—๐Ÿ’ง.

Kalau kita tidak punya infrastruktur itu, bagaimana kita bisa meningkatkan efisiensi produksi mobil listrik? Mereka katakan ASEAN adalah pasar utama, tapi kalau di ASEAN sendiri masih banyak yang belum siap, gimana caranya bisa bersaing? Perlu ada komitmen lebih dari pemerintah dan produsen untuk meningkatkan infrastruktur pendukung ini ๐Ÿค”.

Tapi, sepertinya kita mulai masuk tahap perakitan karoseri yang bagus! Sekarang kita harus fokus untuk meningkatkan produksi mobil listrik yang lebih efisien dan kompetitif di pasar nasional ๐Ÿ’ช.
 
๐Ÿค” Gue pikir gampang aja makin banyak produksi mobil listrik, tapi ternyata masih banyak hal yang harus diselesaikan seperti infrastruktur SPKLU dan insentif pemerintah. Mungkin kalau kita nggak berhati-hati, maka investasi yang masuk ke Indonesia akan jadi tidak efisien dan berpindah ke negara lain. ๐Ÿš—๐Ÿ’ธ
 
aku pikir gak bisa salah bahwa industri mobil listrik di RI ini masih sangat tergantung pada investasi luar nih ๐Ÿค”. tapi apa itu bedanya kalau mereka berinvestasi di sini atau di Malaysia? ๐ŸŒŽ

apakah kita sebenarnya siap untuk memiliki mobil listrik yang bisa kompeten dengan yang sudah ada di pasar internasional? ๐Ÿš— karenanya, aku pikir penting juga untuk melihat infrastruktur yang ada di sekitar pabrik-pabrik tersebut nih ๐Ÿ’ก. kalau stasiun SPKLU ini masih belum lengkap, apa artinya kita belum siap untuk menerima produk kendaraan listrik yang baik ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ.

dan ya, aku setuju kalau kementerian keuangan harus bertanggung jawab atas insentif-ensentif ini nih ๐Ÿ“Š. tapi, aku harap pemerintah juga tidak lupa untuk melihat bagaimana investasi ini akan dampaknya pada masyarakat kita di akhirnya ๐Ÿค.
 
kalo gue lihat nih Indonesia udah mulai masuk tahap produksi mobil listrik, itu sangat keren banget!! ๐Ÿ™Œ
saya bayangin kalau di tahun 2030 kita udah punya banyak pabrik mobil listrik dan sudah banyak bahan bakar listrik yang tersedia. itu akan membuat transportasi listrik lebih mudah dan cepat kita dapatkan.
saya juga harap govoran Nurul Ichwan benar banget, aku rasa ini kalau tidak ada investasi yang cukup maka bisnis mobil listrik di Indonesia tidak akan bisa berkembang. tapi gue yakin bahwa pemerintah Indonesia udah siap untuk mendukung dan memberikan insentif bagi para investor. ๐Ÿคž
 
kembali
Top