Pemerintah Indonesia punya rencana untuk membeli sebuah hotel di Mekkah, Arab Saudi. Hotel tersebut akan menampung sekitar 24.000 hingga 25.000 jemaah Haji dan umrah. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, pembelian hotel ini bisa membantu mengurangi biaya haji secara signifikan.
"Kami memiliki target agar bisa semurah mungkin karena ujungnya adalah kami ingin mengurangi biaya naik haji bagi para jemaah kita dengan berbagai skenario dan cara," kata Prasetyo.
Selain pembelian hotel, pemerintah juga berencana untuk membangun Kampung Haji di Mekkah. Tanah yang akan digunakan untuk pembangunan ini sudah dimenangkan oleh pemerintah Indonesia melalui bidding. Kemenangan ini berkat diplomasi yang luar biasa dari Presiden Prabowo Subianto dengan pemerintah Arab Saudi.
Pengurangan biaya haji juga dilakukan melalui berbagai skenario lainnya, seperti menambah jadwal penerbangan dan mengurangi waktu tunggu para jemaah. Menurut Prasetyo, total waktu tunggu sekarang ini sudah lebih dari 41 hari, sedangkan Malaysia hanya memiliki kurang lebih 31 hari.
Dengan kemenangan pembelian hotel di Mekkah, pemerintah Indonesia berharap bisa mengubah aturan agar sebuah negara dapat memiliki aset di Mekkah. Ini diharapkan menjadi salah satu kado bagi bangsa Indonesia dan umat Islam.
"Kami memiliki target agar bisa semurah mungkin karena ujungnya adalah kami ingin mengurangi biaya naik haji bagi para jemaah kita dengan berbagai skenario dan cara," kata Prasetyo.
Selain pembelian hotel, pemerintah juga berencana untuk membangun Kampung Haji di Mekkah. Tanah yang akan digunakan untuk pembangunan ini sudah dimenangkan oleh pemerintah Indonesia melalui bidding. Kemenangan ini berkat diplomasi yang luar biasa dari Presiden Prabowo Subianto dengan pemerintah Arab Saudi.
Pengurangan biaya haji juga dilakukan melalui berbagai skenario lainnya, seperti menambah jadwal penerbangan dan mengurangi waktu tunggu para jemaah. Menurut Prasetyo, total waktu tunggu sekarang ini sudah lebih dari 41 hari, sedangkan Malaysia hanya memiliki kurang lebih 31 hari.
Dengan kemenangan pembelian hotel di Mekkah, pemerintah Indonesia berharap bisa mengubah aturan agar sebuah negara dapat memiliki aset di Mekkah. Ini diharapkan menjadi salah satu kado bagi bangsa Indonesia dan umat Islam.