Imparsial Kritik Kehadiran TNI di Ruang Sidang Nadiem

Kehadiran TNI di Ruang Sidang Nadiem Makarim Diperdebatkan

Imparsial serasa kehadiran anggota TNI berseragam di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan saat proses persidangan kasus dugaan korupsi mantan Menteri Diktiristek, Nadiem Makarim, telah menimbulkan perdebatan.

Berdasarkan Pasal 10 Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 5 Tahun 2020 sebagaimana diubah dengan Perma Nomor 6 Tahun 2020, pengamanan persidangan di pengadilan umum dilaksanakan oleh satuan pengamanan internal yang telah bersertifikat. Pelibatan TNI dalam pengamanan persidangan hanya dimungkinkan dalam kondisi tertentu seperti adanya ancaman keamanan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra menegaskan bahwa kehadiran anggota TNI berseragam di ruang persidangan tidak memiliki urgensi dan cenderung melahirkan nuansa intimidatif di ruang persidangan. Sehingga, pelibatan TNI harus memenuhi prinsip imminent threat dan last resort .
 
Wah, apa sih yang terjadi gini?! Kita paham kalau ada kasus korupsi dan penting sekali keamanan, tapi siapa tahu aja gak usah ikut campur sih! Makasih imparsial ngaku sudah jelas soal prinsip, tapi apakah benar-benar TNI harus hadir dengan berseragam seperti itu? Waduh, nuansa intimidasi di ruang persidangan itu ngerasa nggak enak banget...
 
Saya paham kan kalau ada kasus korupsi yang penting seperti ini pasti ada banyak orang yang ingin ikut campur tapi saya rasa pasalnya jangan salah. Saya pikir TNI harus lebih teliti lagi, apa lagi karena Nadiem Makarim adalah mantan Menteri yang terkenal cerdas dan tidak suka ditangguhkan. Saya ingat saat dia menjadi Menteri, dia selalu berusaha maksimal untuk melayani rakyat jadi kalau TNI ikut campur lagi pasti akan menimbulkan banyak kesalahpahaman. Dan saya juga pikir Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra itu sudah salah karena kalau dia bilang begitu, berarti dia tidak ingin TNI ikut campur lagi tapi sebenarnya dia hanya mau malu kalau dia salah.
 
Gak bisa ya, kalau aja TNI langsung masuk gantian jadi pengaman di sidang pengadilan, kayaknya udah berisiko nggak? Saya pikir ada batasan yang harus dipenuhi dulu, bukan kayaknya ada kehadiran TNI sembarangan aja. Mungkin mereka juga harus ngobrol dulu sama direksi pengadilan tentang hal apa aja yang membuat TNI harus masuk gantian.
 
Gue pikir ini bikin kesan nggak jelas banget. TNI di ruang sidang? Apa yang mau dipertahankan? Gue pikir ada yang lebih penting, seperti proses hukum itu sendiri. Tapi, mungkin ini hanya opini gue. Gimana kalau pengamanan itu lebih fokus pada keselamatan orang-orang yang ada di ruang sidang, bukan hanya soal keamanan tinggi?
 
gak paham siapa yang ngerasa gugup kayaknya aja penasaran kenapa tni ada di pengadilan, nggak ada ancaman keamanan tinggi bukan? mungkin karena mantan menteri diktiristek sibuk ngambil selfie dan nggak peduli kayakanya?
 
Gue penasaran kenapa kita selalu butuh kehadiran TNI di tempat-tempat penting seperti pengadilan? Apa keamanan itu kalau tidak ada TNI? Gue tahu, tapi gue pikir itu masalah kekuasaan. Jika kita fokus pada proses demokrasi dan pembicaraan yang jujur, mungkin kita tidak perlu kehadiran TNI untuk "melindungi" kita. Yang penting adalah kita bisa berbicara dengan bebas dan tidak takut ditangkap. Kalau kita benar-benar ingin keamanan, kita harus fokus pada pembangunan ekonomi dan pendidikan. Jangan lupa, kebebasan itu seperti kembang api, kita harus menjaganya agar tidak padam. 🤔💡
 
Gue penasaran apa yang sedang terjadi disini... Tapi mungkin jadi hal biasa aja kan? TNI di ruang sidang, nggak ada kerugian sih, tapi sama-sama nggak perlu ngeremehkan kehadiran mereka. Mungkin mereka hanya berjaga-jaga sih. Gue rasa lebih penting caranya buat menghindari situasi yang tidak terduga, daripada memihak kepada satu pihak atau yang lainnya. Kalau TNI mau nggak ikut, gue bayangin kalau ada kejadian aneh-aneh di ruang sidang...
 
Saya penasaran kenapa aja sih mantan menteri yang nggak basa nggak basa langsung ikut kasusnya kan? Kalau nggak ada bukti, apa kabar dengar kalau mereka bilang sudah bersih dari korupsi? Lalu kapan aja giliran mereka ngerasa aman kan?
 
Maksudnya TNI nggak boleh ikut-ikutan aja, kayaknya ada aturan tertentu kan? Kalau hanya karena ada kasus korupsi sapa-sapa aja harus jadi pengaman? Gimana kalau si Nadiem Makarim terus kalah? Ngeluhin kehadiran TNI berseragam kayak apa? Saya pikir imparsial itu harus fokus di mana-mana, tapi nggak ada aturan yang jelas kayaknya 🤔
 
😒🤔 apa maksudnya sih kehadiran TNI di ruang sidang? 🤷‍♂️ kalau gak ada ancaman keamanan tinggi, kenapa harus bawa pasukan? 🚫💪 seharusnya cukup dengan impar atau pengaman internal yang sudah terbukti ⚠️. kalau suka ngumpul, jangan sampe kalah 😅.
 
Aku penasaran kenapa ada yang kira bahwa TNI berseragam di ruang sidang itu? Nanti siapa yang akan menentukan apakah terjadi kasus keamanan tinggi atau tidak? Aku pikir itu bisa menjadi nuansa drama yang ngerasa seperti film lama, gak sesuai dengan era sekarang. Di tahun 2025 kita sudah punya teknologi canggih buat amankan ruang persidangan, apa lagi TNI harus masuk berseragam? Itu juga bikin orang terkejut, kan?
 
Aku pikir ini salah tempat! Kapan kalau ada ancaman keamanan tinggi sih? Persidangan sudah di ruang sidang, udah ada pengawal yang cukup ya. TNI berseragam di situ tapi nggak ada yang berantaisari, aku rasa ini beda sama aja dengan proses persidangan biasanya. Kalau di proses persidangan biasanya udah ada polisi, hakim, dan pengawal yang lain, TNI hanya tambahan ya... Aku rasa Imparsial mau bilang kenyataan aja, kalau nggak ada ancaman keamanan tinggi, TNI tidak perlu ikut juga.
 
Gue pikir apa yang penting adalah kenyamanan para penindak dan para panitia ya? Kalau ada ancaman keamanan tinggi pasti ada alasan lain gak? Gue rasa ini cerita tentang permainan kalau kita lihat deh... aku sedang cari nasi goreng yang enak di daerah Glodok, kapan aja bisa menemukannya 🍜😁
 
Kalau kita ngomongin tentang keamanan di pengadilan, jadi kalau ada ancaman keamanan tinggi, siapa yang tidak mau dilindungi? 🤔 tapi kalau tidak ada, kayaknya ada nuansa intimidasi, ya... 😅
 
Gak sabar ya, siapa bilang bahwa TNI harus ada di setiap ruang persidangan? Sama-sama aja, kalau tidak ada ancaman keamanan tinggi, kenapa perlu ada sekedar pasukan berseragam? Kalau jadi begitu, pasti akan terasa tidak nyaman sama sekali! Kalau mau nggak takut, kan gede kok?
 
Aku rasa kalau TNI di ruang sidang itu nggak perlu, kalo gini bisa bikin nuansa panas di ruang persidangan. Mau buat apa lagi kehadiran mereka? Biar mantan Menteri Makarim aman aja, tapi kayaknya bisa juga dengan satuan pengaman internal yang lebih sesuai.
 
kembali
Top